Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Esai

Yang Bisa Dilakukan Doraemon usai Nobita Nikah di ‘Stand by Me Doraemon 2’

Adi Sutakwa oleh Adi Sutakwa
21 Januari 2021
A A
Yang Bisa Dilakukan Doraemon usai Nobita Nikah di ‘Stand by Me Doraemon 2’

Yang Bisa Dilakukan Doraemon usai Nobita Nikah di ‘Stand by Me Doraemon 2’

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Nobita emang akhirnya nikah sama Shizuka di Stand by Me Doraemon 2, terus gimana dong nasib Doraemon? 

Jagat media sosial merayakan trailer Stand By Me Doraemon 2 yang baru saja dirilis, tentu saja alasannya karena dalam cuplikan singkat film yang mestinya tayang 2020 lalu, dimunculkan juga tanggal pasti kapan dilepasnya ke pasaran. Dan dari posternya, semua orang juga sudah tahu, Nobita akan menikah dengan Shizuka.

Akan tetapi, yang belum bisa diketahui semua penggemar Doraemon, bahkan tidak pula bisa diramalkan oleh Mbak You, adalah apa kegiatan Doraemon setelah pernikahan itu?

Sebelum pikiran kita melayang membayangkan bakal ngapain Doraemon setelah Nobita menikah, mari rewind sejenak.

Di Stand By Me tahun 2014, keturunan Nobita dari masa depan, Sewashi, datang memperingatkan agar Nobita bisa menjadi insan yang bertakwa dan berbakti pada orang tua, bangsa, serta rakyat. Tujuannya ya agar tetap bisa nikah sama Shizuka, dan keturunannya tetap lahir di masa depan. What selfish bastard, ini Sewashi mah cuma peduli sama dirinya sendiri.

Dari Stand By Me pertama itu juga kita tahu bahwa Doraemon tidak bisa kembali ke masa depan kalau nggak bisa mengajari Nobita menjadi lebih baik. Padahal di alur ceritanya ya bisa juga ke masa depan tuh, ngerusuhi Nobita dewasa.

Nah, di Stand By Me 2 nanti, dari trailer sudah jelas ditunjukkan bahwa Nobita itu sebenarnya jiper sama Shizuka. Kabur dari ijab kabul, insecure, meromantisasi diri dengan alasan nggak akan bisa membahagiakan Shizuka.

Ya mungkin bener Doraemon berhasil membuat Nobita menjadi lebih baik, lebih peka, lebih bisa rumangsa, meski tetep bego. Wong jelas-jelas sudah ada keturunannya yang sukses di masa depan dan nyamperin dia kok, Nobita kok nggak mikir sampai sana sih. Hadeh.

Ini Nobita kayaknya harus ditontonin film Tenet-nya Christopher Nolan deh, biar bisa belajar konsep temporal pincer. Biar Nobita ngerti istilah what’s happened, happened. Artinya, ya udah sih jalanin aja dulu. Gitu aja kok repot.

Ya udahlah ya, kita semua tahu kok ending-nya di Nobita bakal nikah juga. Entah nikah siri, entah nikah resmi, atau skenario terburuk mamahnya Shizuka nggak setuju… apapun itu pokoknya mah lanjut aja terooos.

Terus balik ke pertanyaan awal tadi, Doraemon ngapain dong setelah Nobita nikah sama Shizuka di Stand By Me 2?

Kembali ke masa depan? Dih, masak iya gitu doang? Nggak seru dong. Ini robot kucing dosanya udah banyak banget lho. Udah rusuhin hidup Nobita dari kecil, sampai mau nikah masih diganggu juga.

Di akhir Stand By Me tujuh tahun lalu, kita semua tahu bahwa Doraemon akhirnya kembali ke timeline cerita sekarang. Selain karena ramuan absurd yang mengabulkan apapun saja yang tidak diminta Nobita, menurut saya kembalinya Doraemon mah karena di masa depan ini robot nggak guna-guna amat.

Ketimbang kembali ke masa sekarang dan mengganggu masa kecil Nobita lagi, saran saya Doraemon mending tobat dan mulai diet OCD, siapa tahu kapan-kapan bakal diundang ke podcast Om Deddy Corbuzier kan?

Iklan

Soalnya, setelah saya pikir ulang matang-matang, semua kenakalan, ketidakmampuan, dan kebodohan Nobita justru disebabkan oleh alat-alat Doraemon. Lagipula, adanya Doraemon di kehidupan Nobita sama sekali tidak membantu segala konflik politik dan kepentingan bangsa Jepang yang lebih mendasar.

Misalnya soal kecenderungan bunuh diri anak muda di Jepang, atau soal betapa malasnya orang Jepang buat nikah, dan kalaupun nikah nggak mau punya anak.

Lebih dari itu, budaya dan kebiasaan di Jepang juga makin tambah ruwet soal betapa working class di sana, terlalu workaholic, dan too absorbed to work. Doraemon dan Nobita harusnya lebih peka dengan isu-isu nasional Jepang yang penting dan genting semacam itu.

Lagipula, ketimbang balik ke Nobita universe di film Stand By Me, dengan semua alat dari masa depan itu, Doraemon kan bisa ke Boruto universe aja. Gantiin Kyuubi tuh yang bentar lagi mati. Toh sejak dulu Doraemon sudah disebut-sebut sebagai musang ketimbang kucing.

Atau ke One Piece universe, dokter kapal yang juga selalu disebut musang, sesama musang gadungan bisa saling curhat dari hati ke hati to? Menceritakan sejarah panjang perundungan selama jadi tokoh manga dan anime, misalnya

Apapun yang akan dilakukan Doraemon setelah Nobita menikah, para jomblowan dan jomblowati di Indonesia mestinya bisa menangkap satu pesan bijak penting dari setengah abad merek dagang yang satu ini.

Jadi cowok ceroboh, nggak atletis, nggak kaya-kaya amat, itu semua nggak apa-apa, yang penting hoki lu gede, kayak Nobita. Sementara jadi cewek cantik, ideal, pinter, bening, kinclong, dan glowing juga jangan sombong-sombong amat…

…siapa tahu jodoh lu kayak Nobita.

BACA JUGA Teori Nobita Skizofren dan Doraemon Cuma Teman Khayalan dan tulisan Adi Sutakwa lainnya.

Terakhir diperbarui pada 21 Januari 2021 oleh

Tags: deddy corbuzierdoraemonNobitaShizukastand by me doraemon 2
Adi Sutakwa

Adi Sutakwa

Your dark, bittersweet, and twisted ending with salty flavour.

Artikel Terkait

Selamat tinggal Doraemon di RCTI. MOJOK.CO
Catatan

Doraemon dan RCTI Akhirnya Berpisah, Terima Kasih Telah Temani “Inner Child” Saya yang Terluka

7 Januari 2026
letkol tituler mojok.co
Politik

Sosiolog UGM Minta Penjelasan Prabowo Soal Letkol Tituler Deddy Corbuzier

15 Desember 2022
deddy corbuzier letko tituler mojok.co
Kilas

Diangkat Jadi Letkol Tituler, Bagaimana Nasib Youtube Close The Door Deddy Corbuzier?

13 Desember 2022
Deddy Corbuzier Harus Mendengar Istrinya: Jangan Kepo Urusan Rahim! MOJOK.CO
Esai

Deddy Corbuzier Harus Mendengar Istrinya: Jangan Kepo Urusan Rahim!

21 November 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Surat Wasiat dari Siswa di NTT Itu Tak Hanya Ditujukan untuk Sang Ibu, tapi Bagi Kita yang Gagal Melindungi Korban Kekerasan Anak. MOJOK.CO

Surat Wasiat Siswa di NTT Tak Hanya bikin Trauma Ibu, tapi Dosa Kita Semua yang Gagal Melindungi Korban Kekerasan Anak

7 Februari 2026
Toko musik analog, Dcell Jogja Store. MOJOK.CO

Juru Selamat “Walkman” di Bantul yang Menolak Punah Musik Analog

2 Februari 2026
Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

31 Januari 2026
Sesi mengerikan kehidupan di desa: orang tua nelangsa karena masih hidup tapi anak-anak (ahli waris) sudah berebut pembagian warisan MOJOK.CO

Nelangsa Orang Tua di Desa: Diabaikan Anak di Masa Renta tapi Warisan Diperebutkan, Ortu Sehat Didoakan Cepat Meninggal

3 Februari 2026
Umur 23 tahun belum mencapai apa-apa: dicap gagal dan tertinggal, tapi tertinggal ternyata bisa dinikmati dan tak buruk-buruk amat MOJOK.CO

Umur 23 Belum Mencapai Apa-apa: Dicap Gagal dan Tertinggal, Tapi Tertinggal Ternyata Bisa Dinikmati karena Tak Buruk-buruk Amat

2 Februari 2026
4 jenis orang/pengendara yang harus dilarang nyetir motor di jalan raya dan dipersulit bikin SIM. Biang kecelakaan lalu lintas MOJOK.CO

4 Jenis Orang yang Harus Dilarang Nyetir Motor di Jalan Raya: Top Level Ngawur dan Tak Tahu Aturan, Biang Nyawa Melayang

2 Februari 2026

Video Terbaru

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

4 Februari 2026
Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

3 Februari 2026
Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

31 Januari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.