Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Esai

Dilema Camaba yang Merasa Tidak Berhak Menerima KIP Kuliah, tapi Keuangan Orang Tua Tidak Sekuat Itu untuk Membayar Biaya Kuliah

Amelia oleh Amelia
5 Agustus 2024
A A
Solusi bagi Mahasiswa yang Gagal Lolos Seleksi KIP Kuliah MOJOK.CO

Ilustrasi Solusi bagi Mahasiswa yang Gagal Lolos Seleksi KIP Kuliah. (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Berikut 5 jenis beasiswa yang bisa dikejar oleh mahasiswa yang gagal lolos seleksi KIP Kuliah dan sedang cemas karena masalah ekonomi. 

Sebelum berperang, tentunya harus ada persiapan maksimal. Sebelum menentukan keputusan, tentu saja harus ada pertimbangan. Salah satunya menentukan pembiayaan saat kuliah nanti. 

Bagi camaba, dilema itu nyata adanya. Apakah mau memakai KIP Kuliah atau bergantung kepada biaya orang tua? Keduanya tentu saja memiliki konsekuensi, meskipun jelas berbeda. 

Menjalani hari-hari saat kuliah menggunakan KIP Kuliah tentu (bagi sebagian) terasa mudah jika mereka tidak pernah merasakan dilema. Jadi, banyak mahasiswa yang merasa mereka tidak pantas mendapatkan bantuan tersebut. Apalagi alasannya kalau banyak mahasiswa di luar sana yang beneran nggak mampu, butuh, tapi gagal lolos seleksi karena berbagai alasan.

Dilema mahasiswa yang lolos seleksi KIP Kuliah

Bagi mahasiswa di bawah garis kemiskinan, lolos seleksi KIP Kuliah adalah sebuah berkah. Namun, pada kenyataannya, anugerah ini tidak lantas membuat kehidupan mereka “nyaman dan aman”. Mereka juga merasakan dilema, misalnya ketika hidup di tanah rantau.

Bagi mereka yang hidup di tanah rantau, apalagi di kota besar, biaya hidup pasti juga besar. Para penerima beasiswa ini harus bisa berhemat. Apalagi kalau misalnya mereka tidak mendapat kiriman biaya dari orang tua. Mereka harus menghemat dan mengorbankan banyak hal untuk bisa lulus kuliah dan memperbaiki kehidupan di masa depan.

Oleh sebab itu, dilema tidak hanya dirasakan oleh mahasiswa yang gagal lolos KIP Kuliah. Semua orang punya kesulitan sendiri-sendiri dan kadang tidak bisa diperbandingkan. 

Baca halaman selanjutnya: Selalu ada solusi bagi mahasiswa yang gagal.

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 5 Agustus 2024 oleh

Tags: beasiswabeasiswa bankBeasiswa KIP Kuliahbeasiswa unggulankip kuliahKIP Kuliah kuota tambahankipk
Amelia

Amelia

Perempuan yang suka belajar.

Artikel Terkait

Mahasiswa penerima beasiswa KIP Kuliah PTN Surabaya pertama kali makan di restoran All You Can Eat (AYCE): norak, mabuk daging, hingga sedih karena hanya beri kenikmatan sesaat MOJOK.CO
Kuliner

Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya

6 Februari 2026
Didikan bapak penjual es teh antar anak jadi sarjana pertama keluarga dan jadi lulusan terbaik Ilmu Komunikasi UNY lewat beasiswa KIP Kuliah MOJOK.CO
Kampus

Didikan Bapak Penjual Es Teh untuk Anak yang Kuliah di UNY, Jadi Lulusan dengan IPK Tertinggi

29 Desember 2025
Sirilus Siko (24). Jadi kurir JNE di Surabaya, dapat beasiswa kuliah kampus swasta, dan mengejar mimpi menjadi pemain sepak bola amputasi MOJOK.CO
Sosok

Hanya Punya 1 Kaki, Jadi Kurir JNE untuk Hidup Mandiri hingga Bisa Kuliah dan Jadi Atlet Berprestasi

16 Desember 2025
Kisah mahassiwa beasiswa KIP Kuliah Aliya Eka Lestiyanti, ibu meninggal kala ia masih berjuang, sampai akhirnya jadi harapan keluarga usai jadi sarjana cumlaude MOJOK.CO
Kampus

Ibu Meninggal kala Saya Masih Berjuang, Jadi Titik Terendah Hidup tapi Bangkit demi Jadi Sarjana Pertama Keluarga

3 November 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

papua.MOJOK.CO

Tolak Tawaran Kerja di Amerika Demi Mengajar di Pelosok Papua, Berambisi Memajukan Tanah Kelahiran

18 Februari 2026
Lulusan S1 UGM bikin skripsi soal perumahan rakyat di Belanda. MOJOK.CO

Skripsi tentang Perumahan Rakyat di Belanda vs Indonesia bikin Saya Lulus dari UGM dengan Predikat Cumlaude

18 Februari 2026
Kapok dan muak buka bersama (bukber) di restoran atau tempat makan bareng orang kaya. Cerita pelayan iga bakar Jogja jadi korban arogansi MOJOK.CO

Muak Buka Bersama (Bukber) sama Orang Kaya: Minus Empati, Mau Menang Sendiri, dan Suka Mencaci Maki bahkan Meludahi Makanan

20 Februari 2026
Cerita perintis bukan bocil pewaris yang lulus SMK langsung bayar utang keluarga, pecel lele di jogja, omzet pecel lele. MOJOK.CO

Dihina Tetangga dan Teman karena Cuma Kerja Kasar dan Menempati “Kosan Bedeng” di Jogja, padahal Penghasilan Rp30 Juta Sebulan hingga Mampu Kuliahkan Adik

15 Februari 2026
5 tips bagi yang pertama kali mudik naik pesawat dan cara dapat promo tiket murah MOJOK.CO

Tips 5 Persiapan bagi Orang yang Pertama Kali Mudik Naik Pesawat dan Dapat Promo Tiket Murah

18 Februari 2026
Peserta beasiswa LPDP bukan afirmasi tidak diafirmasi

Derita Orang Biasa yang Ingin Daftar LPDP: Dipukul Mundur karena Program Salah Sasaran, padahal Sudah Susah Berjuang

21 Februari 2026

Video Terbaru

Dandangan Kudus: Bukan Sekadar Ramai, Tapi Serius Kelola Sampah dan Lingkungan

Dandangan Kudus: Bukan Sekadar Ramai, Tapi Serius Kelola Sampah dan Lingkungan

16 Februari 2026
Damardjati Supadjar: Ketika Filsafat Tak Hanya Tinggal di Kampus

Damardjati Supadjar: Ketika Filsafat Tak Hanya Tinggal di Kampus

14 Februari 2026
Kiai Faizi: Cara Hidup Merasa Cukup di Dunia yang Terlalu Buru-buru

Kiai Faizi: Cara Hidup Merasa Cukup di Dunia yang Terlalu Buru-buru

10 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.