Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Esai

Pak Prabowo, Sebenarnya Apa, sih, yang Sampeyan Inginkan? Cuma Sekadar Pengin Jadi Presiden?

Mita Idhatul Khumaidah oleh Mita Idhatul Khumaidah
20 Februari 2025
A A
Prabowo-Gibran.MOJOK.CO

Ilustrasi Prabowo-Subianto (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Jujur saja saya cemas karena Pak Prabowo seperti tidak tahu harus ngapain. Apakah dia itu sekadar ingin jadi presiden saja? 

Pada hari pertamanya menjabat sebagai presiden Amerika Serikat untuk yang kedua kalinya, Donald Trump langsung menerbitkan rangkaian kebijakan yang membikin siapa saja mengernyitkan dahi. Trump kembali mengeluarkan AS dari organisasi kesehatan dunia WHO, menarik AS dari Perjanjian Iklim Paris, mendeklarasikan darurat energi nasional demi menumbuhkan sektor pertambangan, dan menetapkan kartel narkoba di pelbagai negara Amerika Latin sebagai organisasi teroris.

Hanya itu? Tentu saja tidak. Trump kembali memulai perang dagang yang sempat mereda di era Biden. Kali ini dia menyeret Kanada, Meksiko, dan Uni Eropa ke palagan tersebut dengan alasan ketimpangan neraca perdagangan. 

Negara-negara tersebut sedang sibuk menyusun skenario balasan ketika Trump mengumumkan angan-angannya untuk mengakuisisi Terusan Panama dan membeli Greenland dari Denmark. Padahal, Denmark tak pernah berencana menjualnya. 

Trump jelas sinting, dan semua orang tahu itu sejak dia menjabat untuk kali pertama di tahun 2017. Dia menganggap AS layaknya perusahaan dan negara lain sebagai pesaing. 

Dia menerapkan yang lumrahnya akan dilakukan semua CEO perusahaan waras ketika berhadapan dengan kompetitor: “Jika tidak bisa dirangkul, ya remukkan saja.” Namun, mengapa sebagian besar rakyat AS, bisa kembali mendapuk lelaki tua itu untuk memimpin negara sebesar AS?

Jawabannya jelas. Trump punya visi yang lebih menarik ketimbang Kamala Harris. Meski caranya mewujudkan visi itu tak lumrah, Trump ingin menumbuhkan ekonomi AS, menegakkan nasionalisme yang dirasanya mulai pudar, dan mengembalikan signifikansi negaranya di panggung dunia yang mulai tersaingi oleh Cina. Visinya dengan apik dia rangkum dalam kalimat ini: “Make America great again.”

Sepak terjang Donald Trump membuat saya, mau tidak mau, mengalihkan pandangan ke rumah sendiri dan bertanya. Dengan semua kebijakan yang telah dikeluarkan pada 100 hari pertamanya menjabat, apa yang sebenarnya diinginkan oleh Presiden Prabowo? Visi macam apa yang melandasi semua tindakannya?

Dugaan #1: Menciptakan swasembada pangan dan energi

Ini adalah visi klasik yang akan terus diulang oleh siapa saja yang kepingin menjadi presiden Indonesia. Pak Prabowo tercatat pernah melontarkannya ketika mencalonkan diri sebagai presiden di tahun 2019 silam. Saat sudah resmi menjabat, kedua program tersebut dimasukkannya sebagai program prioritas pula.

Gampang untuk memahami alasan Pak Prabowo memprioritaskan swasembada pangan dan energi. Selain karena mungkin masih terkesan oleh pencapaian mantan mertuanya, yang berhasil melakukan swasembada pangan pada dekade ’80-an, dia juga pernah menjabat sebagai ketua umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia pada 2004, jauh sebelum mendirikan Partai Gerindra.

Mempertimbangkan latar belakang seperti yang saya jelaskan di atas, tentu saja Pak Prabowo punya pemahaman yang sedikit lebih unggul. Jika kita membandingkannya dengan calon presiden lain di sektor pertanian. Dia tahu segala kendala yang membikin sektor pertanian Indonesia seperti jalan di tempat. Pak Prabowo juga (seharusnya) punya semua sumber daya untuk mencari tahu solusinya.

Sektor swasembada energi memang layak menjadi prioritas. Sudah sejak lama Indonesia menjadi negara pengimpor minyak bumi. Sementara itu, negara ini belum menggarap sumber daya energi bersih secara serius. 

Ketergantungan Indonesia pada impor minyak membikin APBN boncos. Katanya sampai sekitar Rp200 triliun per tahun. Sementara itu, subsidi energi menguras kas negara hingga Rp334 triliun hanya pada 2024 saja.

Baca halaman selanjutnya: Paham nggak sih kerja presiden?

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 20 Februari 2025 oleh

Tags: efisiensi anggaran prabowogibrankabinet gemukmakan bergizi gratisOrde Barupemangkasan anggaranprabowoSoeharto
Mita Idhatul Khumaidah

Mita Idhatul Khumaidah

Staf pengajar dan pelapak daring paruh waktu, ibu rumah tangga penuh waktu.

Artikel Terkait

Mens Rea, Panji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme MOJOK.CO
Esai

Mens Rea, Pandji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme

12 Januari 2026
Nasib buruh usai Marsinah jadi pahlawan nasional. MOJOK.CO
Ragam

Suara Hati Buruh: Semoga Gelar Pahlawan kepada Marsinah Bukan Simbol Semata, tapi Kemenangan bagi Kami agar Bebas Bersuara Tanpa Disiksa

12 November 2025
Kami Berdoa Setiap Hari agar Soeharto Jadi Pahlawan Nasional MOJOK.CO
Ragam

Kami Berdoa Setiap Hari agar Soeharto Jadi Pahlawan Nasional. Sejarawan: Pragmatis dan Keliru

11 November 2025
Suara Marsinah dari Dalam Kubur: 'Lucu! Aku Disandingkan dengan Pemimpin Rezim yang Membunuhku'.MOJOK.CO
Ragam

Suara Marsinah dari Dalam Kubur: ‘Lucu! Aku Disandingkan dengan Pemimpin Rezim yang Membunuhku’

10 November 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mahasiswa penerima beasiswa KIP Kuliah PTN Surabaya pertama kali makan di restoran All You Can Eat (AYCE): norak, mabuk daging, hingga sedih karena hanya beri kenikmatan sesaat MOJOK.CO

Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya

6 Februari 2026
Sarjana pegasuh anak, panti asuhan Muhammadiyah di Surabaya. MOJOK.CO

Lulusan Sarjana Nekat Jadi Pengasuh Anak karena Susah Dapat Kerja, Kini Malah Dapat Upah 450 Ribu per Jam

5 Februari 2026
Rekomendasi penginapan di Lasem, Rembang. MOJOK.CO

5 Penginapan di Lasem: Dari Megahnya Bangunan Tionghoa hingga Sunyinya Pengunjung

3 Februari 2026
Umur 23 tahun belum mencapai apa-apa: dicap gagal dan tertinggal, tapi tertinggal ternyata bisa dinikmati dan tak buruk-buruk amat MOJOK.CO

Umur 23 Belum Mencapai Apa-apa: Dicap Gagal dan Tertinggal, Tapi Tertinggal Ternyata Bisa Dinikmati karena Tak Buruk-buruk Amat

2 Februari 2026
self reward.mojok.co

Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan

6 Februari 2026
Surat Wasiat dari Siswa di NTT Itu Tak Hanya Ditujukan untuk Sang Ibu, tapi Bagi Kita yang Gagal Melindungi Korban Kekerasan Anak. MOJOK.CO

Surat Wasiat Siswa di NTT Tak Hanya bikin Trauma Ibu, tapi Dosa Kita Semua yang Gagal Melindungi Korban Kekerasan Anak

7 Februari 2026

Video Terbaru

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

4 Februari 2026
Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

3 Februari 2026
Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

31 Januari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.