Menjadi Muslim Pintar bersama Palu Arit
Jangankan mengobati luka, melihat simbol palu arit saja kita masih parno. Di situ kadang saya merasa pintar, seperti PKS Piyungan.
Baca selengkapnyaDetailsJangankan mengobati luka, melihat simbol palu arit saja kita masih parno. Di situ kadang saya merasa pintar, seperti PKS Piyungan.
Baca selengkapnyaDetailsAnindya Kusuma Putri butuh syair kesejukan, bukan hinaan, apalagi airmata nasional. Ia mesti dikuatkan, foto kaos palu-arit yang dipakainya itu...
Baca selengkapnyaDetailsMari hijrah ke Facebook, sebuah hijrah yang kaffah.
Baca selengkapnyaDetailsSudah sesat, menyesatkan.
Baca selengkapnyaDetailsKemarin twitter ramai dengan sengketa Krishna Pabichara dan Dwitasari. Puisi “Suatu Malam Ketika Aku Merindumu” milik Krishna dipakai tanpa ijin...
Baca selengkapnyaDetailsBeberapa alasan mengapa Lion Air adalah maskapai penerbangan terbaik dunia-akhirat.
Baca selengkapnyaDetailsDi tengah hiruk-pikuk relawan yang cerewet dan partai yang suka nitip pesanan, maka menjomblo adalah sebaik-baik pilihan yang bisa diambil...
Baca selengkapnyaDetailsTuhan maha mendengar dan Dia mempersilakan siapa saja berdoa kapan saja, dari mana saja dan di mana saja termasuk di...
Baca selengkapnyaDetailsBeberapa buku yang mesti dipajang di rak buku Anda, beberapa perlu dibaca, beberapa yang lain mungkin cukup buat gaya-gayaan atau...
Baca selengkapnyaDetails
PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta
55581
[email protected]
+62-851-6282-0147
© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.