Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Esai Kolom

Niat Baik Jokowi Hadir Sebagai Saksi di Acara Pernikahan Atta Halilintar-Aurel Hermansyah

Agus Mulyadi oleh Agus Mulyadi
7 April 2021
A A
atta halilintar
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Kehadiran Presiden Jokowi sebagai saksi dalam pernikahan Atta Halilintar dengan Aurel Hermansyah beberapa waktu yang lalu tentu saja mengundang banyak kritik dari berbagai elemen masyarakat.

Kondisi pandemi yang masih rewel, ditambah bencana alam yang sedang sangat intens terjadi di banyak daerah, serta diperparah dengan unggahan agenda “tak penting” tersebut di akun Instagram resmi Sekretaris Negara. Hal tersebut masih ditambah dengan fakta bahwa Jokowi tidak datang dalam sidang uji materi Perpu corona, sidang gugatan warga Samarinda ke PTUN, sampai yang paling dahsyat, aksi solidaritas yang sudah berjalan belasan tahun di depan istana negara: aksi Kamisan. Pas.

Sebagai warga negara dengan prasangka baik dan luhur, saya bukannya mau menyalahkan Jokowi atas keputusannya hadir sebagai saksi dalam acara pernikahan Atta Halilintar dan Aurel, namun kalau mau melihat dari sudut pandang yang lebih jernih, apa yang dilakukan oleh Jokowi sebenarnya merupakan bentuk kepeduliannya kepada generasi muda.

Wait. Kepedulian kepada generasi muda? Di mana nyambungnya?

Gini… gini… Kita harus mengakui bahwa pernikahan adalah sesuatu yang sangat spesial bagi para manten. Tak hanya itu, ia juga menjadi sebuah kebanggaan tersendiri bagi keluarga manten. Mangkanya, keluarga manten biasanya akan berusaha menyelenggarakan resepsi semewah dan sebagus mungkin. Kalau perlu sampai harus hutang puluhan atau ratusan juta ke bank, semata demi bisa pamer kepada segenap tamu yang hadir.

Nah, selain kemewahan, jabatan tamu yang hadir pun menjadi parameter kebanggaan resepsi pernikahan seseorang. Manten di sebuah kampung, misalnya, akan merasa bangga jika resepsi pernikahannya dihadiri oleh pejabat atau tokoh besar. Bisa Kapolsek, Dandim, Sekda, atau kiai besar.

Nah, kalau kehadiran pejabat setingkat daerah saja bisa membuat keluarga mempelai bangga setengah mati, apalagi pejabat setingkat negara, lebih-lebih seorang presiden. Pasti jauh lebih buangga.

Sayangnya, kebanggaan jenis itu selama ini hanya bisa dirasakan oleh manten yang berasal dari kalangan pejabat negara.

Nah, hadirnya Jokowi menjadi saksi bagi Atta Halilintar ini tentu merupakan sebuah gebrakan kultural tersendiri. Jokowi membuktikan bahwa Atta, yang bukan anak dari pejabat negara, tetap punya kesempatan untuk menghadirkan seorang presiden dalam pernikahannya. Rahasianya tentu saja satu: prestasi. Dalam hal ini, prestasi Atta tentu nggak main-main, ia merupakan Youtuber dengan subscriber terbanyak se-Asia tenggara.

Jumlah subscriber Youtube Atta Halilintar mencapai 27 juta. Kalau dibandingkan dengan jumlah penduduk Indonesia yang 27 juta, itu artinya, 1 dari 10 penduduk Indonesia adalah subscribernya Atta Halilintar.

Itu prestasi yang tak main-main, prestasi yang tentu saja sangat cukup untuk menarik minat seorang seorang presiden.

Dengan hadir sebagai saksi dalam pernikahan Atta dan Aurel, Jokowi seakan ingin mengatakan kepada seluruh muda-mudi Indonesia, bahwa mereka punya kesempatan yang sama untuk menghadirkan Jokowi ke dalam acara pernikahan mereka, asalkan mereka punya prestasi yang cukup untuk dipertimbangkan.

Jokowi bukan hanya bisa datang di acara pernikahan anak pejabat negara atau tokoh besar, namun juga bisa hadir di acara pernikahan anak muda biasa saja namun punya prestasi.

Nah, seiring berjalannya waktu, menjadi Youtuber kini memang bisa dianggap sebagai pencapaian yang tak kalah dengan pencapaian intelektual. Berdasarkan hasil survei dari Lego, Youtuber hampir selalu masuk dalam lima besar cita-cita anak usia 8-12 tahun di banyak negara-negara di dunia.

Iklan

Jokowi tampaknya paham betul dengan potensi tersebut. Ia ingin mendorong anak-anak muda Indonesia agar bisa berkarya sebagai Youtuber yang sukses dengan subscriber yang banyak. Jokowi ingin menjadikan dirinya sebagai standar kesuksesan Youtuber, yang selama ini hanya dinilai dari Youtube Play Button yang sudah didapat serta pernah diundang ke podcastnya Deddy Corbuzier.

Kalau sudah begitu, maka sudah selayaknya kita untuk berhenti mengejek Jokowi atas keputusannya hadir sebagai saksi di acara pernikahannya Atta Halilintar dan Aurel. Kita harus mulai mengapresiasi Jokowi atas keputusannya tersebut.

Tak banyak presiden yang punya pertimbangan brilian sampai sejauh itu dalam memajukan kultur Youtube di negaranya.

Perkara tafsir saya ternyata salah, biarlah itu menjadi urusan saya.

BACA JUGA Kondangan Atta Aurel dan ‘Rabun Dekat’ Jokowi sama Aksi Kamisan dan tulisan AGUS MULYADI lainnya. 

Terakhir diperbarui pada 23 Mei 2021 oleh

Tags: atta halilintaraureljokowi
Agus Mulyadi

Agus Mulyadi

Blogger, penulis partikelir, dan juragan di @akalbuku. Host di program #MojokMentok.

Artikel Terkait

Kereta Cepat Whoosh DOSA Jokowi Paling Besar Tak Termaafkan MOJOK.CO
Esai

Whoosh Adalah Proyek Kereta Cepat yang Sudah Busuk Sebelum Mulai, Jadi Dosa Besar Jokowi yang Tidak Bisa Saya Maafkan

17 Oktober 2025
Sialnya Warga Banjarsari Solo: Dekat Rumah Jokowi, tapi Jadi Langganan Banjir Gara-gara Proyek Jokowi.MOJOK.CO
Aktual

Sialnya Warga Banjarsari Solo: Dekat Rumah Jokowi, tapi Jadi Langganan Banjir Gara-gara Proyek Jokowi

7 Maret 2025
3 Rupa Nasionalisme yang Mewarnai Indonesia Hari Ini MOJOK.CO
Esai

3 Rupa Nasionalisme yang Mewarnai Indonesia Hari Ini

26 Februari 2025
Afnan Malay: Membedah Hubungan Prabowo-Jokowi Setelah Pemilu dan Janji Program MBG
Video

Afnan Malay: Membedah Hubungan Prabowo-Jokowi Setelah Pemilu dan Janji Program MBG

18 Februari 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ilustrasi naik bus, bus sumber alam.MOJOK.CO

Sumber Alam, Bus Sederhana Andalan “Orang Biasa” di Jalur Selatan yang Tak Mengejar Kecepatan, melainkan Kenangan

13 Januari 2026
Penjual kue putu di Jogja. MOJOK.CO

Kegigihan Gunawan Jualan Kue Putu di Kota-kota Besar selama 51 Tahun agar Keluarga Hidup Sejahtera di Desa

14 Januari 2026
Kisah Wisudawan Terbaik ITB, Berhasil Selesaikan S2 dari Ketertarikan Menyusuri Kampung Tua di Pulau Jawa. MOJOK.CO

Kisah Wisudawan Terbaik ITB, Berhasil Selesaikan Kuliah S2 dari Ketertarikan Menyusuri Kampung Tua di Pulau Jawa

12 Januari 2026
Dracin Disukai Dunia karena di Surabaya Kaos Oblong dan Sandal Jepit Simbol Kekayaan, di Cina Tanda Orang Bangkrut MOJOK.CO

Dracin Disukai Dunia karena di Surabaya Kaos Oblong dan Sandal Jepit Simbol Kekayaan, di Cina Tanda Orang Bangkrut

14 Januari 2026
Olin, wisudawan terbaik Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD) pada 2025. MOJOK.CO

Pengalaman Saya sebagai Katolik Kuliah di UMMAD, Canggung Saat Belajar Kemuhammadiyahan tapi Berhasil Jadi Wisudawan Terbaik

14 Januari 2026
nongkrong di kafe, jakarta selatan.MOJOK.CO

Nongkrong Sendirian di Kafe Menjadi “Budaya” Baru Anak Muda Jaksel Untuk Menjaga Kewarasan

14 Januari 2026

Video Terbaru

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

8 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.