Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Esai

Sebuah Kampus di Jogja yang Nggak Terkenal Lebih Bisa Menghargai Mahasiswa ketimbang Kampus Besar dan Terkenal ITU

Sayidah Chovivah oleh Sayidah Chovivah
2 April 2025
A A
Kampus di Jogja Ini Nggak Terkenal, tapI Lebih Manusiawi MOJOK.CO

Ilustrasi Kampus di Jogja Ini Nggak Terkenal, tapI Lebih Manusiawi. (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Ada sebuah kampus di Jogja yang kalau saya sebut namanya, reaksi orang pasti, “Hah, di mana?” Nah, itulah kampus saya yang manusiawi.

Tak seperti kampus lain yang mahasiswanya datang dari berbagai daerah, kampus di Jogja ini justru kebanyakan diisi oleh mahasiswa dari Timur. Khususnya NTT. Nah, di situlah saya belajar. Dan dengan begitu, beginilah rasanya kuliah di universitas swasta, kecil, tidak terkenal, dan banyak orang NTT-nya. 

By the way, saya ini pandai berkhusnudzon. Jadi inilah sisi-sisi lain dari kampus di Jogja yang rasa-rasanya tidak pernah dibanggakan oleh mahasiswanya sendiri. 

Barang biasa kalau mahasiswa luar tidak tahu kampus ini

Ketika berkegiatan di luar, ketemu teman baru, tidak heran kalau setelah saya menyebutkan nama kampus saya, mereka menjawab, “Hah, di mana?” Tapi, kalau mereka tahu, justru saya yang histeris, “Hah, tahu kampus itu?” 

Sebuah anugerah ketika ngampus di sini dan ketemu sesama orang Jogja. Apalagi sesama orang Kulon Progo. Semacam ada rasa lega, “Akhirnya manusia ujung kulon yang sebenarnya terdapuk dalam kata “istimewa”-nya Jogja ini, bisa merasakan keistimewaannya. Ya, kuliah!”

Teman-teman dari NTT

Sebagai anak Kulon Progo yang kuliah di sini, saya agak syok melihat diri saya sendiri berdiri di antara orang-orang yang membuat kulit saya tampak lebih terang. Namun, soal rancak, saya kalah banyak. Kenapa kampus di Jogja ini banyak sekali mahasiswa dari NTT? Begitu pikir saya awal kuliah dulu. 

Pasalnya, orang-orang NTT ini punya saudara yang dulunya atau bahkan sekarang, mengenyam pendidikan di kampus ini. Jadi, setiap saudara membawa saudaranya kuliah di sini. Entah kakak kandungnya, entah sepupunya. 

Mungkin, yang menyebabkan adalah kampus di Jogja ini berbasis kesehatan. Kondisi sosial-geografis di sana, menyebabkan mereka berbondong-bondong masuk universitas kesehatan. Tapi itu dulu. Sekarang, universitas ini sudah berkembang membentuk fakultas lain dan orang-orang NTT juga mengenyam pendidikan di fakultas lain itu. 

Soal rasanya punya teman NTT di kampus di Jogja ini seperti apa? Awalnya, ya rada takut. Anak desa seperti saya tiba-tiba berteman dengan suku, menurut saya paling kuat di Indonesia. 

Tapi, ternyata tidak semengerikan itu. Saya selalu siap mengacungkan jempol kepada kampus di Jogja ini. Di sini tidak ada diskriminasi pada orang timur karena mahasiswa di sini memang sangat solid.

Baca halaman selanjutnya: Nggak terkenal, tapi menyenangkan.

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 2 April 2025 oleh

Tags: JogjaKampus di Jogjakampus swastakampus swasta jogjaKuliah di jogjauniversitas di jogjaUniversitas Respati Yogyakarta
Sayidah Chovivah

Sayidah Chovivah

Chovivah, calon penyandang pangkat almarhumah.

Artikel Terkait

Penangkaran merak di Jogja City Mall. MOJOK.CO
Ragam

Merak Bukan Lagi Sekadar Simbol Keagungan, tapi Teman yang Merakyat di Pojokan Mal Jogja

23 Januari 2026
Potensi Sebenarnya Gudeg Jogja Dibunuh oleh Branding Wisata (Unsplash)
Pojokan

Potensi Besar Gudeg Jogja Mati karena Branding Makanan Khas Jogja yang Cuma Dikenal Sebagai Makanan Serba Manis

23 Januari 2026
Warung Bakso Horor di Selatan Jogja MOJOK.CO
Malam Jumat

Warung Bakso Horor di Selatan Jogja: Teror Gaib yang Tak Kunjung dan Belum akan Berhenti

22 Januari 2026
Ilustrasi Mie Ayam di Jogja, Penawar Kesepian dan Siksaan Kemiskinan (Unsplash)
Pojokan

Mahasiswa di Jogja Melawan Kesepian dan Siksaan Kemiskinan dengan Ratusan Mangkuk Mie Ayam

19 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Lupakan Alphard yang Manja, Mobil Terbaik Adalah Daihatsu Sigra MOJOK.CO

Lupakan Alphard yang Manja, Mobil Terbaik Emak-Emak Petarung Adalah Daihatsu Sigra: Muat Sekampung, Iritnya Nggak Ngotak, dan Barokah Dunia Akhirat

20 Januari 2026
Berkah di Balik Hujan Lebat di Istora Senayan, Tukang Ojek Payung Ketiban Rezeki Event Indonesia Masters 2026.MOJOK.CO

Berkah di Balik Hujan Lebat di Istora Senayan, Tukang Ojek Payung Ketiban Rezeki Event Indonesia Masters 2026

22 Januari 2026
Pesan tiket kereta api lebih mudah pakai KAI Access MOJOK.CO

5 Fitur KAI Access yang Memudahkan Perjalanan dengan Kereta Api

23 Januari 2026
Event bulu tangkis Daihatsu Indonesia Masters 2026 di Istora Senayan jadi berkah bagi driver obol Jakarta MOJOK.CO

Berkah di Luar Arena: Ojol Jakarta Terciprat Bahagia dari “Pesta Rakyat” Indonesia Masters 2026 di Istora

20 Januari 2026
Beasiswa LPDP 80 Persen ke STEM: Ketika Negara Ingin Membuat Robot Tanpa Jiwa MOJOK.CO

Beasiswa LPDP 80 Persen ke STEM: Negara Ingin Membuat Robot Tanpa Jiwa?

19 Januari 2026
Potensi Sebenarnya Gudeg Jogja Dibunuh oleh Branding Wisata (Unsplash)

Potensi Besar Gudeg Jogja Mati karena Branding Makanan Khas Jogja yang Cuma Dikenal Sebagai Makanan Serba Manis

23 Januari 2026

Video Terbaru

Zainal Arifin Mochtar Bukan Guru Besar Biasa!

Zainal Arifin Mochtar Bukan Guru Besar Biasa!

21 Januari 2026
Menjemput Air dari Gua Jomblang dan Menata Ulang Hidup di Gendayakan

Menjemput Air dari Gua Jomblang dan Menata Ulang Hidup di Gendayakan

20 Januari 2026
Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

Air dari Perut Bumi: Gua Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayakan

18 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.