Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Esai

Pengalaman Tinggal di Bogor dan Jogja: Dua Kota yang Paling Bisa Bikin Warganya Cemas dan Stres

Melia Fathika Rochmah oleh Melia Fathika Rochmah
19 Januari 2024
A A
Jogja dan Bogor Paling Bisa Bikin Warganya Stres Menderita MOJOK.CO

Ilustrasi Jogja dan Bogor Paling Bisa Bikin Warganya Stres Menderita. (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Jogja dan Bogor punya caranya masing-masing untuk membuat warganya cemas dan stres. Udah, mending jangan tinggal di sana, sih. Bikin stres!

Hampir setengah tahun saya tidak menginjakkan kaki ke tanah kelahiran tercinta, Kulon Progo. Saat turun dari tangga bus, saya langsung menghirup dalam-dalam udara yang nggak segar-segar amat ini. Namun, masih mendingan, sih, ketimbang Bogor, kota tempat saya merantau saat ini. 

Ada beberapa perbedaan antara tinggal di Bogor dengan di Kulon Progo atau Jogja secara umum. Namun, meski berbeda, kedua kota ini merupakan sebuah daerah yang paling bisa membuat warganya cemas dan stres. Izinkan saya menjelaskannya secara singkat.

Lalu lintas di Bogor adalah sumber stres terbesar bagi warganya

Salah satu hal yang langsung menyapa mata saya adalah perihal lalu lintas. Bogor jauh lebih parah ketimbang Kulon Progo dan Jogja pada umumnya. Misalnya, di Bogor, silakan kamu mengunjungi yang namanya Jalan Raya Dramaga.

Angkot di sana melimpah dengan klakson yang selalu menyala setiap menit. Seketika ingatan saya malah melayang ke beberapa hari sebelum kepulangan ke Jogja. 

“Biiip… biiip… biiip!”

Begitulah suara klakson angkot ketika kendaraan itu mendekati saya yang hendak menyeberangi di Jalan Raya Dramaga. Begitu sampai di dekat saya, sopir angkot itu kembali memencet klaksonnya berkali-kali. Kayaknya si sopir mikir saya hendak naik angkot, padahal tidak.

Saya merespons dengan mengibaskan tangan. Sebuah isyarat tidak mau naik. Begitu melihat saya enggan naik, si sopir langsung melajukan angkotnya dan tidak lupa sambil membunyikan kembali klaksonnya, menarik perhatian calon penumpang lainnya. Begitulah Bogor yang semrawut bikin stres. Untuk soal ini, Jogja masih mending.

Baca halaman selanjutnya: 2 kota yang menjadi sumber stres para warganya.

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 20 Januari 2024 oleh

Tags: angkot bogorbogorbogor kota angkotJogjaklitihklitih jogja
Melia Fathika Rochmah

Melia Fathika Rochmah

Asli Kulon Progo, tinggal dan merantau di Bogor.

Artikel Terkait

Ada potensi anomali ketika wisata Jogja diserbu 8,2 juta wisatawan. Daya beli rendah, tapi ada ancaman masalah MOJOK.CO
Urban

Anomali Wisata Jogja saat Diserbu 8,2 Juta Wisatawan: Daya Beli Tak Mesti Tinggi, Tapi Masalah Membayangi

19 Maret 2026
Mahasiswa UGM hidup nomaden sambil kuliah di Jogja demi gelar sarjana
Edumojok

Mahasiswa UGM Kena DO dan Tinggal Nomaden karena Kendala Ekonomi, Kini Raih Gelar Sarjana Berkat “Menumpang” di Kos Teman

17 Maret 2026
burjo atau warmindo bikin rindu anak rantau dari Jogja ke Jakarta. MOJOK.CO
Urban

Anak Rantau di Jogja Menyesal ke Jakarta, Tak Ada Burjo atau Warmindo sebagai Penyelamat Karjimut Bertahan Hidup

16 Maret 2026
Kuliner khas Minang, rendang, di rumah makan Padang di Jogja rasanya berubah jadi kuliner Jawa
Kuliner

Nasi Padang Versi Jogja “Aneh” di Lidah, Makan Rendang Tanpa Cita Rasa Gurih dan Asin karena Dominasi Kuliner Manis Jawa

16 Maret 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mudik Lebaran mepet dari Jogja dengan kereta demi kumpul keluarga

Mahasiswa UGM Rela Kejar Mudik di Hari Lebaran demi Kumpul Keluarga, Lewatkan “War” Tiket karena Jadwal Kuliah

19 Maret 2026
Rela utang bank buat beli mobil keluarga Suzuki Ertiga demi puaskan mertua. Ujungnya ribet dan sia-sia karena ekspektasi. MOJOK.CO

Rela Utang Bank buat Beli Mobil Ertiga demi Puaskan Ekspektasi Mertua, Malah Jadi Ribet dan Berujung Sia-sia

20 Maret 2026
Mudik Gratis dari BUMN 2026. MOJOK.CO

Mudik Gratis BUMN 2026: Hemat Rp600 Ribu dari Jakarta-Solo Tanpa Pusing Dana THR Berkurang

18 Maret 2026
Belajar Tentang Sejarah Ekonomi Komunis China dari Duanju, Drama Vertikal yang Nagih MOJOK.CO

Belajar Sejarah Ekonomi Komunis China Lewat Kamerad Chang dan Duanju yang Bikin Nagih

16 Maret 2026
meminjam uang, lebaran.MOJOK.CO

Ujian Pemudik Lajang: Jadi Sasaran Pinjam Uang karena Belum Nikah dan Dianggap Tak Ada Tanggungan, Giliran Nolak Dicap Pelit

21 Maret 2026
Stasiun Pasar Senen Jakarta Pusat merampas senyum perantau asal Jogja MOJOK.CO

Stasiun Pasar Senen Saksi Perantau Jogja “Ampun-ampun” Dihajar dan Dirampas Jakarta, Tapi Terlalu Cemas Resign buat Balik Jogja

15 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.