Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Esai

Untuk Menyelamatkan Wajah Pariwisata Jember, Bisa Diawali dengan Menyelamatkan Wajah Finalis Gus dan Ningnya Terlebih Dahulu

Elmi Auliya Bayu Purna oleh Elmi Auliya Bayu Purna
11 Juli 2024
A A
Jember Wajib Selamatkan Wajah Gus dan Ning demi Pariwisata MOJOK.CO

Ilustrasi Jember Wajib Selamatkan Wajah Gus dan Ning demi Pariwisata. (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Wajah Gus dan Ning perlu diselamatkan dulu setelah “blunder tempe”. Baru ngomongin pariwisata Jember yang katanya perlu diselamatkan juga.

Setiap dua tahun, Paguyuban Gus dan Ning Jember mengadakan pemilihan duta wisata dengan “titel” Gus dan Ning. Paguyuban tersebut berada di bawah naungan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan. Acara tersebut merupakan salah satu bentuk promosi daerah.

Acara ini bukan main-main. Muda-mudi berbakat kabupaten ini akan mengikuti proses pemilihan dan seleksi yang cukup ketat. Maklum, mereka akan menjadi “agen kekinian” bagi sebuah kabupaten.

Proses seleksi Gus dan Ning ini cukup panjang. Mulai dari tes outfit, sampai tes tertulis. Dari ujung rambut sampai ujung kaki harus sesuai kriteria. Intinya, mereka harus “wangi”. Maksudnya, harus segala sempurna. Saya salut banget melihat kegigihan peserta. 

Besarnya antusiasme warga

Tahun ini, panitia pelaksana mempersembahkan tema “Svarga Dwipantara: Spirit of Sadeng”. Artinya bahwa Jember adalah “surga Nusantara” yang menghasilkan putra dan putri terbaiknya dan peduli terhadap kemajuan.

Setelah melewati tahap penyaringan yang panjang, akhirnya terpilihlah 12 finalis. Mereka akan melewati serangkaian kegiatan dan pembekalan. Setelah itu, akan masuk karantina sebelum malam puncak penganugerahan.

Selama itu, konten-konten mengenai kegiatan mereka mulai ramai menghiasi timeline media sosial. Maklum, antusiasme warga cukup besar. Mereka penasaran akan sosok Gus dan Ning yang mewakili Jember.

Keseruan malam puncak penganugerahan Gus dan Ning Jember

Pada 6 Juli 2024, acara puncak Grand Final Pemilihan Gus dan Ning Jember 2024 dimulai dan disiarkan langsung oleh kanal YouTube Pemkab Jember. Video profil finalis membuka acara puncak tersebut. 

Tak luput, mereka memperkenalkan diri masing-masing setelah berjalan dengan anggun di atas catwalk bak supermodel. Sepasang MC menutup sesi ini dengan teriakan penuh gelora. “Boleh kita beri tepuk tangan yang meriah untuk para finalis Gus dan Ning Jember 2024!” Seru sekali.

Di babak lima besar, para finalis menjalani sesi dialog. Para finalis harus menjawab pertanyaan panelis dengan singkat. Maklum, para calon Gus dan Ning ini cuma punya waktu 60 detik untuk menjawab pertanyaan.

Baca halaman selanjutnya: Ning yang blunder seharusnya dilindungi oleh Jember.

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 11 Juli 2024 oleh

Tags: blunder ning jembergus dan ning jember 2024Jemberkabupaten jember
Elmi Auliya Bayu Purna

Elmi Auliya Bayu Purna

Bertani visual di rumah. Mencari kesenangan untuk tidur siang dan berziarah sore bersama segelas teh hangat.

Artikel Terkait

SPBU Diserbu Jadi Bukti Buruknya Komunikasi Pemerintah MOJOK.CO
Tajuk

SPBU Diserbu: Isu Stok BBM 20 Hari Bikin Panik Menjadi Wujud Buruknya Komunikasi Pemerintah dan Publik Sulit untuk Percaya

9 Maret 2026
Mila Sejahtera Bus Sialan, 15 Jam Disiksa Berakhir Demam MOJOK.CO
Otomojok

Rangkaian Penderitaan Naik Bus Mila Sejahtera dari Jogja Menuju Jember: Disiksa Selama 15 Jam, Berakhir Demam Tinggi dan Diare. Sialan!

19 Februari 2026
Kenangan lepas perjaka di kawasan prostitusi Stasiun Rambipuji, Jember MOJOK.CO
Ragam

Kenangan Lepas Perjaka di Stasiun Rambipuji Jember, Mencari Kepuasan di Rel Remang dan Semak Berbatu dengan Modal Rp30 Ribu

5 Januari 2026
12 Hari Belajar Bahagia di Perkebunan Kalijompo Jember MOJOK.CO
Esai

12 Hari Tinggal di Perkebunan Kalijompo Jember, Belajar Menjadi Manusia yang Selalu Bersyukur dan Merasa Cukup meski Keterbatasan Ada di Depan Mata

29 September 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Kuliner Dekat Stasiun Tugu Jogja yang Sudah Teruji Lidah Warlok, Layak Dicoba Sebelum atau Sesudah Naik Kereta, Mojok.co

5 Kuliner Sekitar Stasiun Tugu Jogja yang Sudah Teruji Lidah Warlok, Layak Dicoba Sebelum atau Sesudah Naik Kereta

27 Maret 2026
Resign after lebaran karena muak dengan kantor toxic demi work life balance di Jogja MOJOK.CO

Nekat Resign After Lebaran karena Muak Kerja di Kantor Toxic, Pilihan “Ngawur” untuk Cari Happy tapi Stres Tetap Tak Terhindarkan

30 Maret 2026
Kereta eksekutif KAI Jogja ke Jakarta nggak nyaman. MOJOK.CO

Penyesalan Penumpang Kereta Eksekutif: Bayar Mahal untuk Layanan Mewah, Malah Lebih Nyaman Pakai Kereta Gaya Lama

31 Maret 2026
Arman Dhani & Lya Fahmi: Kita Dituntut Sukses, Tapi Tidak Pernah Diajarkan Menghadapi Gagal

Arman Dhani & Lya Fahmi: Kita Dituntut Sukses, Tapi Tidak Pernah Diajarkan Menghadapi Gagal

26 Maret 2026
Membuat ibu sangat menyayangi kucing padal awalnya sangat tak suka. Setelah memelihara malah merawat seperti anak sendiri dan sangat terpukul ketika si anabul mati MOJOK.CO

Ibu Jadi Sayang Kucing padahal Awalnya Benci: Dirawat Seperti Anak Sendiri, Terpukul dan Trauma saat Anabul Mati dalam Dekapan

27 Maret 2026
Ibu hamil kondisi mengandung bayi

Hampir Memiliki Anak Sudah Jadi Anugerah, Ibu Tak Apa Berjuang Mati-matian demi “Buah Hati” yang Belum Tentu Lahir ke Dunia

29 Maret 2026

Video Terbaru

Serat Centhini dan Asal Usul Jamus Kalimasada dalam Tradisi Jawa

Serat Centhini dan Asal Usul Jamus Kalimasada dalam Tradisi Jawa

29 Maret 2026
Klinik Kopi dan Mitos Slow Living yang Ternyata Cuma Ilusi

Klinik Kopi dan Mitos Slow Living yang Ternyata Cuma Ilusi

28 Maret 2026
Arman Dhani & Lya Fahmi: Kita Dituntut Sukses, Tapi Tidak Pernah Diajarkan Menghadapi Gagal

Arman Dhani & Lya Fahmi: Kita Dituntut Sukses, Tapi Tidak Pernah Diajarkan Menghadapi Gagal

26 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.