Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Esai

Dosa Besar yang Terkandung dalam Sepiring Bebek Goreng Nasi Lemak

Bisa nggak kalau jajanan masa depan akan dikuasai produk yang kesannya hambar? Sepertinya sulit. Saya jawab sendiri biar cepet aja karena makanan seperti bebek goreng nasi lemak itu lebih memanjakan lidah manusia.

Prima Ardiansah oleh Prima Ardiansah
23 Januari 2023
A A
Sepiring Dosa di Balik Nikmatnya Bebek Goreng Nasi Lemak MOJOK.CO

Ilustrasi Sepiring Dosa di Balik Nikmatnya Bebek Goreng Nasi Lemak. (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Sepiring bebek goreng nasi lemak memang nikmat tiada tara. Namun, di dalamnya, terkandung dosa besar yang mengancam manusia.

Beberapa hari lalu, laman Twitter saya dihiasi dengan pemandangan nasi lemak di Surabaya yang lagi viral. Narator di video singkat itu menjelaskan bahwa, “Minyak goreng atau jelantah ini nih yang bikin nasi makin gurih, apalagi dipaduin dengan bebek goreng yang empuk dan berempah kayak gini. Peh makin berlipat-lipat ganda kenikmatannya.”

Sebagai perantau di Surabaya, pendapatnya itu memang valid. Saya juga nggak bakal menolak kalau ditraktir sepiring bebek goreng nasi lemak. Tapi, mari lupakan dulu sudut pandang dunia kuliner dan semua tetek bengek mengenai kelezatan rasa. Mari kita mengungkit bagian yang tidak semua nyaman untuk membahasnya, yaitu dari sudut pandang kesehatan.

Kandungan bahaya di dalam minyak goreng

Belum lama ini, saya membaca dua jurnal mengenai pengaruh minyak yang dipanaskan berulang. Persis seperti minyak yang warnanya mirip oli atau jelantah di mana pedagang bebek goreng nasi lemak menggunakannya. 

Jurnal pertama membahas tikus dan minyak. Tikus tersebut diberi tiga minyak yang mana masing-masing minyak kondisinya berbeda. Ada yang tidak dipanaskan, dipanaskan sekali, hingga yang berulang, dengan kelompok kontrol.

Selama 28 hari percobaan, minyak yang dipanaskan berulang, seperti minyak yang dipakai memasak bebek goreng nasi lemak, memberikan dampak yang dramatis terhadap perubahan jaringan usus, yang menjadikannya abnormal. Bagaimana dengan antioksidan dalam tubuh tikus itu? 

Enzim-enzim antioksidan yang menyerang radikal bebas, terukur naik lebih banyak pada tikus yang diberi makan minyak yang dipanaskan berulang. Artinya, senyawa oksidan seperti radikal bebas beranjak naik sesuai pemanasan berulang minyak tadi. Mari membayangkan manusia mengonsumsi minyak yang sama, yang dipakai untuk menggoreng bebek goreng nasi lemak. 

Jurnal kedua membahas hal yang sama, tapi kali ini menggunakan kelinci. Durasi penelitiannya lebih lama, yaitu 16 minggu. Hasilnya, jaringan hati kelinci mengalami kerusakan setelah banyak terpapar radikal bebas dari minyak yang dipanaskan berulang. Memang, kerusakan akibat radikal bebas tidak hanya terbatas di usus. Ia tidak pilih-pilih, seluruh tubuh kena dampak. 

Baca halaman selanjutnya….

Munculnya radikal bebas

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 23 Januari 2023 oleh

Tags: bebek gorengkolesterollemak jenuhnasi lemaknasi minyakpenyakit jantungsakit jantungSurabaya
Prima Ardiansah

Prima Ardiansah

Dokter internship di RSU Aisyiah Ponorogo dan Puskesmas Jenangan Ponorogo.

Artikel Terkait

Luka perempuan pekerja Surabaya, jadi tulang punggung keluarga gara-gara punya kakak laki-laki tak guna MOJOK.CO
Ragam

Luka Perempuan Pekerja Surabaya: Jadi Tulang Punggung Keluarga, Duit Ludes Dipalak Kakak Laki-laki Nggak Guna

17 Januari 2026
Dracin Disukai Dunia karena di Surabaya Kaos Oblong dan Sandal Jepit Simbol Kekayaan, di Cina Tanda Orang Bangkrut MOJOK.CO
Esai

Dracin Disukai Dunia karena di Surabaya Kaos Oblong dan Sandal Jepit Simbol Kekayaan, di Cina Tanda Orang Bangkrut

14 Januari 2026
Dosen Profesi Nelangsa, Gaji Kalah sama Ngajar Anak SD (Unsplash)
Pojokan

Gelap Masa Depan Dosen, Lulusan S2 Jogja Mending Ngajar Anak SD di Surabaya yang Lebih Menjanjikan dari sisi Gaji

12 Januari 2026
outfit orang Surabaya Utara lebih sederhana ketimbang Surabaya Barat. MOJOK.CO
Ragam

Kaos Oblong, Sarung, dan Motor PCX adalah Simbol Kesederhanaan Sejati Warga Surabaya Utara

8 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Film Suka Duka Tawa mengangkat panggung stand-up comedy. MOJOK.CO

“Suka Duka Tawa”: Getirnya Kehidupan Orang Lucu Mengeksploitasi Cerita Personal di Panggung Komedi demi Mendulang Tawa

13 Januari 2026
Film Semi Jepang Bantu Mahasiswa Culun Lulus dan Kerja di LN (Unsplash)

Berkat Film Semi Jepang, Mahasiswa Culun nan Pemalas Bisa Lulus Kuliah dan Nggak Jadi Beban Keluarga

14 Januari 2026
2016, Tahun Terakhir Gen Z dan Milenial Merasa Berjaya. MOJOK.CO

2016 bagi Milenial dan Gen Z adalah Tahun Kejayaan Terakhir sebelum Dihajar Realitas Hidup

17 Januari 2026
Dosen Profesi Nelangsa, Gaji Kalah sama Ngajar Anak SD (Unsplash)

Gelap Masa Depan Dosen, Lulusan S2 Jogja Mending Ngajar Anak SD di Surabaya yang Lebih Menjanjikan dari sisi Gaji

12 Januari 2026
InJourney salurkan bantuan pascabencana Sumatra. MOJOK.CO

Pascabencana Sumatra, InJourney Kirim 44 Relawan untuk Salurkan Bantuan Logistik, Trauma Healing, hingga Peralatan Usaha UMKM

17 Januari 2026
Mens Rea, Panji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme MOJOK.CO

Mens Rea, Pandji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme

12 Januari 2026

Video Terbaru

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

8 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.