Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Corak Curhat

Wuri atau Prawiro, Sebuah Pilihan yang Membingungkan

Agus Mulyadi oleh Agus Mulyadi
18 Agustus 2018
A A
Wuri atau Prawiro, Sebuah Pilihan yang Membingungkan

Wuri atau Prawiro, Sebuah Pilihan yang Membingungkan

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Curhat

Dear, Gus Mul yang baik hatinya.

Langsung saja, yes…

Jadi begini, Gus. Saya sedang jatuh cinta dengan seseorang. Sebut saja namanya Wuri. Wuri ini adalah kawan saya satu fakultas, tapi beda jurusan.

Wuri bukan orang yang cantik, namun entah kenapa, ia punya sesuatu yang, susah untuk dijelaskan, yang mampu membuat saya begitu tertarik dengannya.

Kami berdua sebelumnya tidak terlalu kenal di lingkungan kampus, kami justru akrab saat kami sama-sama ikut semacam komunitas nonton film gitu.

Pertemuan yang sebenarnya tak terlalu sering itu ternyata cukup membuat saya penasaran akan sosok si Wuri ini. Saya mulai tertarik untuk mencari tahu lebih dalam tentang Wuri. Pencarian saya berakhir pada satu kesimpulan: saya suka sama dia.

Nah, di sinilah masalahnya.

Belakangan, baru saya tahu, kalau salah seorang kawan dekat saya, sebut saya namanya Prawiro, ternyata juga suka sama Wuri.

Prawiro ini bahkan dengan blak-blakan cerita sama saya tentang betapa dia begitu tergila-gila dengan Wuri.

Saya dan Prawiro adalah kawan yang boleh dibilang cukup gantet. Kami satu SMA, satu kampus, satu organisasi, bahkan satu kosan. Kedekatan itulah yang kemudian membuat saya agak ragu dengan langkah saya untuk mendekati Wuri lebih jauh.

Nah, menurut Mas Gus Mul, kira-kira langkah apa yang harus saya lakukan? Apakah saya harus bilang sama Prawiro kalau saya juga suka sama Wuri?

~Bahar

 

Jawab

Dear, Bahar.

Iklan

Ini persoalan yang cukup pelik dan dilematis. Ada pergolakan batin untuk memilih antara teman atau perempuan. Dua pilihan yang sama-sama sulit. Tapi begini, Bahar. Hubungan pertemanan yang baik adalah pertemanan yang jujur. Dan hubungan asmara yang baik adalah hubungan yang tidak disertai rasa tidak enak.

Dalam hal ini, saya menyarankan Anda untuk jujur. Sebab apa? Sebab ada dua pertimbangan atas kejujuran ini. Pertama, kalau anda tak jujur dengan tidak bilang sedari awal kalau Anda suka sama Wuri, maka kalau kebetulan Prawiro memergoki Anda sedang mbribik Wuri, niscaya dia akan menganggap Anda sebagai teman yang suka makan teman. Teman yang bedebah. Teman yang tidak tahu diri. Beda ceritanya kalau Anda jujur sedari awal. Dia akan maklum.

Kedua, kalau anda tak jujur sedari awal, dan ndilalah Anda berhasil jadian sama Wuri, maka Anda akan menyakiti Prawiro dengan sakit yang teramat sakit. Beda ceritanya kalau Anda bilang sejak awal. Prawiro memang akan tetap sakit, tapi setidaknya, tidak bakal sakit banget, sebab dia sudah menyiapkan diri.

Bilang terus terang pada Prawiro. Katakan bahwa Anda sudah menyukai Wuri sejak lama. Kalau memang salah satu dari kalian tak ada yang mau mengalah, maka buat kesepakatan untuk bertanding secara sehat tanpa harus mengorbankan persahabatan yang sudah lama dipupuk.

Kuatkan mental, ingat baik-baik lirik lagu “Meraih Bintang”-nya Via Vallen yang jadi theme song Asian Games 2018 itu: Kalau menang berprestasi, kalau kalah jangan frustasi. Kalah menang solidaritas, Kita galang sportifitas.

Cinta memang hal yang berharga, namun kejujuran adalah hal yang utama.

Oh, ya, btw. Perlu Anda ingat juga, bahwa usaha untuk memperebutkan Wuri bisa jadi bukanlah pertandingan, namun perlombaan.

Lho, apa bedanya?

Beda. Pertandingan adalah kompetisi antara dua pihak, pesertanya cuma dua. Sedangkan perlombaan adalah kompetisi bersama, pesertanya banyak.

Waspadalah. Waspadalah…

Terakhir diperbarui pada 6 Oktober 2018 oleh

Tags: curhatkawanpacar
Agus Mulyadi

Agus Mulyadi

Blogger, penulis partikelir, dan juragan di @akalbuku. Host di program #MojokMentok.

Artikel Terkait

Seorang Gadis Terjerat Pinjol Demi Memenuhi Kebutuhan Pacarnya yang konyol MOJOK.CO
Kilas

Seorang Gadis Terjerat Pinjol Demi Memenuhi Kebutuhan Pacarnya yang konyol

1 Januari 2024
Punya Pacar yang Lagi Skripsian itu Nggak Enak, Beneran Nyusahin! MOJOK.CO
Kilas

Punya Pacar yang Lagi Skripsian Itu Nggak Enak, Beneran Nyusahin!

19 Desember 2023
menulis nama pacar di skripsi. MOJOK.CO
Liputan

Mereka Tidak Menyesal Menulis Nama Pacar di Skripsi Meski Berakhir Putus

27 Agustus 2023
 Pengalaman Saya Curhat ke Nomor Layanan Berhenti Merokok. MOJOK.CO
Liputan

Pengalaman Saya Curhat ke Nomor Layanan Berhenti Merokok

24 Juni 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

gen z kerja merantau beban mental dan finansial.mojok.co

Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial

6 Februari 2026
Balai Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sumatera Selatan menjadikan peringatan Hari Ulang Tahun ke-42 sebagai momentum strategis untuk memperkuat ekosistem pendidikan yang inklusif dan kolaboratif MOJOK.CO

BPMP Sumsel Bangun Ekosistem Pendidikan Inklusif Melalui Festival Pendidikan

7 Februari 2026
Hidup setelah resign dan menikah. MOJOK.CO

Dihujat ‘Salah Pilih Suami’ usai Menikah karena Terlanjur Resign dari Pramugari, Kini Jadi Pedagang Kopi Keliling

3 Februari 2026
Mahasiswa Muslim Kuliah di UKSW Salatiga: Kampus Kristen yang Nggak Perlu Ngomongin Toleransi MOJOK.CO

Mahasiswa Muslim Kuliah di UKSW Salatiga: Kampus Kristen Kok Nggak Ngomongin Toleransi

2 Februari 2026
Umur 23 tahun belum mencapai apa-apa: dicap gagal dan tertinggal, tapi tertinggal ternyata bisa dinikmati dan tak buruk-buruk amat MOJOK.CO

Umur 23 Belum Mencapai Apa-apa: Dicap Gagal dan Tertinggal, Tapi Tertinggal Ternyata Bisa Dinikmati karena Tak Buruk-buruk Amat

2 Februari 2026
bencana.MOJOK.CO

Mitos dan Pamali adalah Sains Tingkat Tinggi yang Dikemas dalam Kearifan Lokal, Bisa Menjadi Peringatan Dini Bencana

4 Februari 2026

Video Terbaru

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

4 Februari 2026
Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

3 Februari 2026
Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

31 Januari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.