Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Balbalan

Suporter Arsenal Itu Banyak yang Menyebalkan, Ini 7 Cirinya

Yamadipati Seno oleh Yamadipati Seno
15 Oktober 2018
A A
Polisi Siber Seolah-olah Diam Saat Patrich Wanggai Dirundung Komentar Rasis mojok.co
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Suporter punya banyak rupa, ada yang adem, kritis, dan lebih banyak yang nyinyir. Beberapa fans Arsenal juga begitu. Sudah sampai taraf menyebalkan.

Menjadi suporter Arsenal itu tidak mudah. Periode kelam, antara tahun 2005 hingga 2017 betul-betul menguji mental suporter klub asal London Utara ini. puasa gelar, penjualan pemain bintang untuk menutup biaya pembangunan stadion, hingga rezim pelatih yang stagnan. Untuk satu dan lain hal, suporter Arsenal sama merananya dengan suporter Liverpool. Ehem.

Biasanya, suporter Arsenal yang bisa bertahan melewati “musim dingin tanpa ujung” itu, adalah mereka-mereka yang bermental baja. Kuat menghadapi hinaan-hinaan suporter klub lain seperti Manchester United, Manchester City, Chelsea, dan klub-klub di luar Liga Inggris seperti Real Madrid atau Barcelona. Maklum, di periode yang sama, klub-klub tersebut silih berganti meraih piala. Arsenal? Posisi empat di klasemen akhir pun sudah disyukuri.

Namun, meski sudah melewati masa-masa kelam yang sukses mengasah mental, tetap saja banyak suporter Arsenal yang begitu menyebalkan. Mungkin mereka ini lahir dari muntahan semut rangrang. Kamu tidak percaya? Berikut 7 cirinya.

1. Menggangap fans City dan Chelsea sebagai “suporter karbitan”.

Istilah karbitan merujuk kepada penggunaan karbit untuk mempercepat proses pematangan buah. Dari luar nampak matang, tetapi dalamnya masih mentah. Di sepak bola, istilah ini disematkan kepada suporter pendukung kesebelasan yang menangan saja. Ia akan dengan cepat berpindah mendukung klub lain yang lebih sering menang.

Fans Arsenal yang mendaku diri paling kuat mentalnya, sering menganggap suporter Manchester City atau Chelsea sebagai karbitan. Bagaimana tidak, sebelum “uang minyak” dan “duit arab” masuk, habitat City dan Chelsea jauh dari papan atas. Glory hunter, mereka menyebutya. Sebetulnya ini tidak sehat. Preferensi klub adalah ranah pribadi.

2. Penonton layar kaca.

Ketika Arsenal terpuruk, biasanya sering, fans yang merasa sudah mendukung klub ini sejak lama menjadi mudah gelisah. Terutama ketika ada fans The Gunners lainnya yang mengkritik kebijakan klub atau cara main di lapangan. Orang-orang kritis yang kritikannya sangat logis ini akan diserang dan dikata-katain hanya “penonton layar kaca”.

Maksudnya, di Indonesia cuma bisa nonton dari televisi, berbeda dengan fans di Inggris yang bisa berkontribusi kepada klub secara langsung. Misalnya dengan membeli jersey asli atau tiket pertandingan. Ya kalau kritikan tidak boleh, mending main petak umpet saja. Fun and sans…

3. Memandang sebelah mata mereka yang beli jersey KW.

Masih berkaitan dengan nomor dua, fans Arsenal yang serba benar ini mudah mengkritik mereka yang membeli jersey KW. Saya pernah bikin kuis di sebuah grup Arsenal di Facebook berhadiah jersey grade ORI. Maksudnya sih KW, tetapi kualitasnya bagus. sambutannya bagus dan kuis tersebut ramai.

Namun, ada beberapa akun yang menyerang kuis tersebut. Kata mereka, beli jersey KW itu tidak terpuji. Kalau cinta beneran, ya beli yang orisinal, membantu keuangan klub secara langsung. Itu ciri suporter sejati. Saya lantas membatin. “Ketimbang nyinyir, ya mbok kamu sediain jersey ori buat kuis ini.”

4. Enggak nobar, bukan suporter Arsenal sejati.

Saya suka aktivitas nonton bareng. Bukan hanya bisa nonton pertandingan Arsenal di layar yang lebar. Bertemu dengan teman-teman suporter selalu menyenangkan. Namun, tidak semua orang bisa meluangkan waktu datang nobar, apalagi ketika pertandingan yang tayang dini hari waktu Indonesia.

Mereka yang tidak bisa datang ini, sering disebut sebagai suporter palsu. Hanya mau enak nonton di rumah. Tidak merasakan perjuangan klub secara langsung. Lha gimana, kalau memang mainnya dini hari dan punya bengek atau gampang masuk angin, ya lebih enak nonton di rumah. Kesehatan adalah yang utama.

5. Memplesetkan nama klub.

Media sosial adalah ranah yang liar, terutama kalau suporter sepak bola sudah berdebat. Debat sih biasa saja, namun kalau sudah menjurus ke saling memaki, suasana langsung runyam. Salah satu kebiasaan fans Arsenal yang menyebalkan adalah memplesetkan nama klub. Dan ini sungguh norak.

Misalnya, Chelsea jadi Celeng, Man U jadi Munyuk, ManCity jadi ManSitukus, dan lain-lain. Sudah norak, orang yang biasa memaki seperti ini juga bebal. Sudah diingatkan berkali-kali masih juga suka begitu. Bagi mereka, debat soal ide adalah sesuatu yang terlalu kompleks untuk otak mereka yang kecil. Kamu salah satunya?

Iklan

6. Mendoakan pemain Arsenal cedera.

Saya pernah hampir lepas kendali ketika ada sebauh akun yang mendoakan pemain Arsenal cedera. Saat itu Olivier Giroud, yang sekarang bermain untuk Chelsea, tengah berada dalam performa buruk. Mungkin karena stok ejekan untuk Giroud sudah habis, orang ini lalu berseloroh semoga si pemain cedera dan pelatih memakai pemain lain.

Mendoakan pemain, atau manusia pada umumnya, celaka, sungguh tidak manusiawi. Dan saya yakin orang seperti ini populasinya sangat banyak. Mungkin sebaiknya orang-orang barbar seperti ini tidak diberi keistimewaan bisa menggunakan media sosial.

7. Maunya langsung instan.

Ketika Arsene Wenger akhirnya mundur dan digantikan Unai Emery, banyak fans berharap perubahan langsung terjadi. Ini fans yang potensial menjadi racun.

Perubahan tidak bisa terjadi dalam sekejap mata. Pep Guardiola butuh satu musim untuk sukses bersam City. Jurgen Klopp, sudah tiga tahun melatih Liverpool, juga masih belum mendapatkan piala. Semuanya butuh waktu.

Semakin menyedihkan ketika di dalam proses perubahan itu, ketika Arsenal yang dilatih Emery kalah dua kali berturut-turut, banyak orang yang langsung minta si pelatih mundur. Ketika kini mencatatkan sembilan kemenangan beruntun, mereka yang paling keras bersorak kegirangan.

Itulah 7 ciri fans Arsenal yang menyebalkan. Oya, saya rasa, kata “Arsenal” bisa diganti dengan klub kesayangan kamu sendiri. Yakin, yang model begini pasti ada di semua klub. Model-model buaya rawa yang mencaplok klubnya sendiri ketika lengah.

Terakhir diperbarui pada 15 Oktober 2018 oleh

Tags: Arsenalliga inggrisSuporter
Yamadipati Seno

Yamadipati Seno

Redaktur Mojok. Koki di @arsenalskitchen.

Artikel Terkait

Harry Maguire Bek Dungu Manchester United Anti Bullying MOJOK.CO
Esai

Harry Maguire, Bek Dungu Milik Manchester United yang Mengajari Kita Makna Ketahanan Mental dan Cara Melawan Bullying

20 Oktober 2025
Untung Mohamed Salah Nggak Jadi Buruh di Indonesia MOJOK.CO
Esai

Beda Nasib Mohamed Salah dan Pekerja di Indonesia saat Menyuarakan Hak: Menghasilkan Ketimpangan yang Dinormalisasi

6 Januari 2025
Rokok Ilegal identik dengan Liga Inggris, yang Legal Liga Italia MOJOK.CO
Esai

Kenapa, ya, Rokok Legal Identik dengan klub Liga Italia, sementara Rokok Ilegal Lebih Dekat dengan klub Liga Inggris?

9 November 2024
Vidio vs Rp18 Triliun Live Streaming Ilegal Jelang Liga Inggris MOJOK.CO
Esai

Vidio Wajib Cemas. Menjelang Liga Inggris, Keuntungan Live Streaming Ilegal Mencapai Rp18 Triliun!

9 Agustus 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Culture shock mahasiswa Kalimantan dengan budaya guyub Jawa di Jogja

Culture Shock Mahasiswa Kalimantan di Jawa: “Dipaksa” Srawung, Berakhir Tidak Keluar Kos dan Pindah Kontrakan karena Tak Nyaman

26 Februari 2026
Yang paling berat dari mudik lebaran ke kampung halaman bukan pertanyaan kapan nikah atau dibandingkan di momen halal bihalal reuni keluarga, tapi menyadari orang tua makin renta dan apa yang terjadi setelahnya MOJOK.CO

Hal Paling Berat dari Mudik Bukan Pertanyaan atau Dibandingkan di Reuni Keluarga, Tapi Ortu Makin Renta dan Situasi Setelahnya

27 Februari 2026
Bertahun-tahun Jadi User Motor Matic, Memilih Beralih ke Honda Revo yang Nggak “Good Looking” demi Selamatkan Dompet dan Nyawa MOJOK.CO

Bertahun-tahun Jadi User Motor Matic, Memilih Beralih ke Honda Revo yang Nggak “Good Looking” demi Selamatkan Dompet dan Nyawa

24 Februari 2026
Honda Supra X 125

Maunya Motor Matic, tapi Terpaksa Pakai Supra buat Kuliah di Fakultas “Elite” di UGM demi Menyenangkan Ayah

24 Februari 2026
Innova Reborn Terlahir Jadi Mobilnya Orang Bodoh dan Pemalas (Wikimedia Commons)

Bapak Rela Jual Tanah demi Membeli Innova Reborn Setelah Tahu Bahwa Reborn Bukan Sekadar Mobil Terbaik 2025, tapi Investasi yang Nggak Bisa Rugi

25 Februari 2026
Meninggalkan Honda BeAT yang Tangguh Menaklukkan Jogja-Semarang demi Gengsi Pindah ke Vespa, Berujung Sia-sia karena Tak Sesuai Ekspektasi MOJOK.CO

Meninggalkan Honda BeAT yang Tangguh Menaklukkan Jogja-Semarang demi Gengsi Pindah ke Vespa, Berujung Sia-sia karena Tak Sesuai Ekspektasi

26 Februari 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

25 Februari 2026
Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

23 Februari 2026
Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

21 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.