Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Balbalan

Salam Damai dari PSIM Yogyakarta dan PSS Sleman

Yamadipati Seno oleh Yamadipati Seno
24 Juli 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Akun Twitter resmi PSIM Yogyakarta dan PSS Sleman saling menyapa dengan mesra. Sebuah contoh dan pesan damai yang manis untuk kedua suporter.

Selasa Kliwon, 24 Juli 2018, siang hari sekitar pukul 12.00, akun Twitter resmi PSIM Yogyakarta menyapa akun Twitter PSS Sleman. Salam yang begitu hangat, “Oi @PSSleman :)” adalah kalimat sapa yang dilontarkan akun Twitter PSIM. Sekitar lima jam kemudian, akun Twitter PSS Sleman membalas menggunakan gif tangan melambai bertuliskan “Haloo, Hola, Hello, Olla, Hai, Salute.”

Menyaksikan dua akun resmi Twitter PSIM dan PSS saling menyapa adalah usaha untuk menyiram bergalon-galon air segar ke halaman kering yang sudah lama dibiarkan. Seperti yang kamu semua tahu, Kamis 26 Juli 2018, kedua tim akan saling bertemu dalam lanjutan Liga 2 Wilayah Timur di Stadion Sultan Agung, Bantul. Dan seperti yang kamu tahu juga, suporter kedua tim sudah lama punya hubungan yang “tegang”.

Hari ini juga, Selasa 24 Juli 2018, Polda DIY menggelar pertemuan dengan perwakilan suporter PSIM dan PSS di Ballroom Hotel Merapi Merbabu. Jelas, tujuan usaha mulia Polda DIY ini adalah supaya pertandingan kedua tim dari Daerah Istimewa Yogyakarta ini berjalan lancar tanpa bentrokan dan peristiwa-peristiwa yang tidak diinginkan.

Kapolda DIY, Bigjend Pol Ahmad Dofiri berharap kedua suporter mampu menjaga kondusifitas pertandingan menjelang laga yang akan sepak mula Kamis mendatang. “Pertemuan ini menjadi langkah ikhtiar untuk bersikap saling bersahabat, kita ini saudara satu daerah, sama-sama warga Yogyakarta,” ungkap Kapolda seperti diberitakan oleh tribunnews.com.

“TNI dan Polri tidak bisa menjamin keamanan tapi masing-masing individu suporterlah yang bisa menjamin itu. Oleh karena itu, mari sama-sama menghargai meskipun besa kesebelasan yang kita dukung. Mari kita bersama untuk bersikap saling bersahabat dan memupuk sifat paseduluran itu, harusnya ada di benak masing-masing, tanpa itu semua sopo sek jamin (siapa yang menjamin), tambahnya.

Jika membaca balasan banyak akun di salam damai dari akun Twitter PSIM, kamu akan mendapati bahwa damai itu bukan mimpi yang kosong.

Misalnya, akun @doniermawan2 membalas dengan sebuah foto dengan tulisan: “Jangan kalian saling membenci, saling mengasut, saling membelakangi, jadilah kalian hamba Allah yang bersaudara (HR Bukhari).”

Di bawahnya lagi, akun @Misbafathur juga membagikan foto dengan caption: “Guyup rukun nggeh lur, ampun rusuh ndak ngisin2i kasultanan yogyakarta #DIYadem.” Akun @BM_Sadhar menimpali dengan “Jawil jawil manja”.

Kehidupan dan perkembangan sepak bola di sebuah wilayah, akan semakin lestari ketika klub-klub di dalamnya memelihara rasa damai. Dan untuk soal ini, lebih tepatnya kedua suporter yang terlibat. Rasa damai itu sudah lama tidak kita rasakan. Salam damai dari kedua akun Twitter resmi bisa menjadi gerbang menuju hidup penuh senyum bahagia dari Utara dan Kota Yogyakarta.

Terakhir diperbarui pada 24 Juli 2018 oleh

Tags: bcsBrajamustiderby diyliga 2 indonesiapolda diyPSIM Yogyakartapss sleman
Yamadipati Seno

Yamadipati Seno

Redaktur Mojok. Koki di @arsenalskitchen.

Artikel Terkait

Sriwijaya FC, Tim Bola “Mainan” Politisi yang Dikelola seperti Toko Kelontong, Tapi Saya Tak Malu Pernah “Dibaptis” Jadi Fansnya.MOJOK.CO
Catatan

Sriwijaya FC, Tim Bola “Mainan” Politisi yang Dikelola seperti Toko Kelontong, Tapi Saya Tak Malu Pernah “Dibaptis” Jadi Fansnya

5 Februari 2026
Polisi gelontorkan uang banyak untuk gas air mata yang digunakan dalam demo. MOJOK.CO
Aktual

Saat Duit Rakyat Hanya Dipakai buat Membeli Gas Air Mata Kadaluwarsa oleh Polisi

31 Agustus 2025
Warga Sleman ditangkap Polda DIY. MOJOK.CO
Aktual

Kesialan Seorang Warga di Sleman yang Tertangkap Polisi karena Mencuri BBM, Padahal Sudah Untung Puluhan Juta

13 Maret 2025
Anggota Polda DIY ditetapkan tersangka penganiayaan Darso. MOJOK.CO
Aktual

Polda DIY Bakal Gelar Sidang Etik untuk Anggotanya yang Ditetapkan sebagai Tersangka Penganiayaan

28 Februari 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Innova Reborn: Mobil Keluarga yang Paling Punya Adab (Wikimedia Commons)

Ketika Bapak Semakin Ngotot Membeli Innova Reborn untuk Jadi Mobil Keluarga, Anak-anaknya Khawatir Hidup di Desa Jadi Cibiran Tetangga

4 April 2026
Mencintai Musik Underground di Madura: Merayakan Distorsi di Tengah Kepungan Dangdut MOJOK.CO

Mencintai Musik Underground di Madura: Merayakan Distorsi di Tengah Kepungan Dangdut dan Tagihan Shopee PayLater

3 April 2026
Gen Z mana bisa slow living, harus side hustle

Slow Living Cuma Mitos, Gen Z dengan Gaji “Imut” Terpaksa Harus Hustle Hingga 59 Tahun demi Bertahan Hidup

8 April 2026
Jurusan Antropologi Unair selamatkan saya usai ditolak UGM. MOJOK.CO

Ditolak UGM Jalur Undangan, Antropologi Unair Selamatkan Saya untuk Tetap Kuliah di Kampus Bergengsi dan Kerja di Bali

6 April 2026
Slow living di desa, jakarta.MOJOK.CO

Warga Desa Sebenarnya Muak dengan Orang Kota yang Datang Buat Sok Slow Living: Arogan, Tak Membaur, Anggap Warga Asli Cuma “Figuran”

7 April 2026
Punya rumah besar di desa jadi simbol kaya tapi terasa hampa MOJOK.CO

Punya Rumah Besar di Desa: Simbol Kaya tapi Percuma, Terasa Hampa dan Malah Iri sama Kehidupan di Rumah Kecil-Sekadarnya

2 April 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026
Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

2 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.