Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Balbalan

Odion Ighalo dan Omong Kosong Manchester United

Rizky Prasetya oleh Rizky Prasetya
15 Februari 2020
A A
manchester united mu odion ighalo ole gunnar solksjaer transfer musim dingin chelsea liga inggris mojok.co

manchester united mu odion ighalo ole gunnar solksjaer transfer musim dingin chelsea liga inggris mojok.co

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Menggantungkan semua hal kepada keberuntungan adalah langkah yang kurang bijak. Manchester United dan Ole seakan menggantungkan semua kepada keberuntungan hingga detik ini, dan belum ada tanda mereka akan sadar.

Odion Ighalo berpeluang dimasukkan dalam skuat Manchester United ketika bersua Chelsea. Setelah melewati masa karantina selama 14 hari, Ighalo diperkirakan akan menjadi pelapis di laga tersebut. Semua mata akan mengarah ke Ighalo, meski dia bukan pemain besar. Orang akan bertanya-tanya seperti apa kualitas Ighalo, transfer panik Manchester United.

Semua pemain yang dibidik MU gagal mendarat di Old Trafford di transfer musim dingin yang sudah berakhir. Erling Haaland, Cavani, menolak Manchester United. Belum kering air mata penolakan, Haaland meneteskan air jeruk di luka MU dengan mencetak banyak gol. Tapi tentu saja kita tahu bahwa jika Haaland mendarat di Old Trafford, bukan gol yang dia dapat namun jepretan kamera yang menyilaukan.

Tidak ada yang tahu apa yang ada di benak Ole, para scout, dan Woodward soal alasan kenapa Ighalo menjadi bidikan mereka. Siapa pun setuju kualitas Bruno Fernandes, tapi Ighalo? Dari membidik striker top Eropa, ujungnya mereka mendaratkan pemain dari Shanghai Shenhua, tentu ada yang salah di sini.

Apakah Manchester United sial? Jelas. Apakah mereka kurang beruntung? Tidak juga. Bentar, kenapa ada kata sial dan beruntung?

Begini, Ighalo adalah tanda kesialan Manchester United. Nasib mereka begitu jelek hingga tak ada nama besar yang mau bermain untuk mereka. Ambil contoh Haaland. Haaland mungkin memilih tim yang tidak punya sejarah sebesar MU dan juga kekuatan finansial yang sama, namun pilihan Haaland tepat. Dia bermain dengan pemain yang tahu sistem dan terkenal akan permainan mereka. Setidaknya, dibandingkan Wan Bissaka, Achraf Hakimi jauh lebih reliable.

Tapi bukan berarti karena nasib MU yang sial maka MU kurang beruntung, kita tidak bisa menerapkan logika seperti itu kepada MU. Kau pantas bernasib baik kalau memang kau berjuang untuk menjadi lebih baik. Kalau melihat sesumbar Woodward, kita akan berpikir bahwa Manchester United benar-benar berjuang untuk menjadi lebih baik, tapi apakah benar begitu?

Ada kabar di mana MU memantau 15 ribu pemain dan dari 15 ribu pemain itu nama Daniel James, Harry Maguire, dan Aaron Wan Bissaka lah yang akhirnya mereka beli, tapi nama Maguire mengganggu pikiran saya.

Katakanlah Maguire adalah pilihan utama Ole. Maguire adalah bek yang sudah dicari Ole sesuai apa yang dia dan tim butuhkan. Dengan logika seperti ini, maka harusnya performa Maguire terjaga. Alih-alih memberi rasa aman, Maguire justru bermain macam pemain tarkam. Dari tembok Inggris yang membawa negaranya ke semifinal Piala Dunia menjadi pemain yang bertingkah ajaib di lapangan.

Jelas bahwa sebenarnya usaha MU untuk berubah lebih baik hanyalah mencoba menggoda pemain dengan uang yang amat besar. Dibanding Liverpool, metode MU terlihat amat cupu. MU jelas tidak belajar sama sekali dari pengalaman proyek Los Galacticos Real Madrid yang tidak berhasil. Kalau pun proyek Galacticos dianggap berhasil, itu hanya jilid 2 dan mereka butuh waktu lama untuk mampu mendominasi Eropa.

Menggelontor uang dengan jumlah besar memang diperlukan untuk membangun skuat yang hebat. Tapi bukan berarti membeli pemain dengan harga mahal berarti skuat akan menjadi bagus. Lihat bagaimana Barcelona menggelontorkan uang 300 juta euro lebih untuk 3 pemain, yaitu Coutinho, Griezmann, dan Dembele. Di antara ketiga pemain itu, hanya Griezmann yang bisa dibilang lumayan. Itu untuk sekelas Barcelona yang punya pemain dengan kualitas yang rata, lha MU?

Manchester United seperti tidak punya pikiran apa pun ketika mau membeli pemain dan juga dalam permainan. Mereka seakan mengambil semua pemain yang ada dan memainkannya berharap bahwa mereka akan membawa hasil. Mereka mengincar Maddison, Grealish, Sancho, dan Messi tanpa tahu sebenarnya mereka mau apa dari pemain tersebut.

Saya berani bilang seperti itu karena Ighalo adalah contoh bahwa Manchester United tidak tahu apa yang mereka butuhkan. Semua orang optimis kalau Ighalo akan mencetak gol, tapi itu adalah hal yang mereka juga bilang saat Lukaku, Sanchez, dan Di Maria mendarat ke MU. Bagaimana bisa sebuah tim berkata bahwa mereka berusaha lebih baik tanpa tahu langkah apa yang sebenarnya mereka sedang lakukan?

Keberuntungan itu dilatih dan diraih, bukan diberikan. Gol kemenangan di menit akhir tidak datang dari keberuntungan, tapi datang dari determinasi pemain dan taktik yang sudah dilatih ribuan kali. Nasib sial datang jika kau berusaha, tapi kalau kau tidak berusaha, lalu yang kau maksud kesialan itu apa?

Iklan

BACA JUGA Inter Milan vs AC Milan, Yang Nyata dan Yang Abstrak dan tulisan menarik lainnya dari Rizky Prasetya.

Terakhir diperbarui pada 15 Februari 2020 oleh

Tags: ighaloManchester UnitedMUodion ighalooleole gunnar solksjaer
Rizky Prasetya

Rizky Prasetya

Redaktur Mojok. Hobi main game dan suka nulis otomotif.

Artikel Terkait

Harry Maguire Bek Dungu Manchester United Anti Bullying MOJOK.CO
Esai

Harry Maguire, Bek Dungu Milik Manchester United yang Mengajari Kita Makna Ketahanan Mental dan Cara Melawan Bullying

20 Oktober 2025
Kpk Kok Korupsi? Mending Jadi Badut Sebulan 20jt!
Video

KPK Kok Korupsi? Mending Jadi Badut Sebulan 20jt!

20 Juli 2023
‘Tuhan’ harus dilibatkan dalam pemilu!
Video

‘Tuhan’ harus dilibatkan dalam pemilu!

13 Juli 2023
andre onana mojok.co
Olah Raga

Kota Depok Jadi Bagian dari Perjalanan Karier Andre Onana, Calon Kiper Baru MU

12 Juli 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 makanan khas Jawa Timur (Jatim). Beri kesempatan kaum pas-pasan cicipi kuliner terbaik/terenak dunia MOJOK.CO

5 Makanan Khas Jawa Timur yang Beri Kesempatan Orang Pas-pasan Nikmati Kuliner Terenak Dunia, Di Harga Murah Pula

1 Maret 2026
Perbandingan pengguna iPhone vs Android (Infinix dan Samsung)

8 Tahun Pakai iPhone, Ternyata Saya Dibutakan Gengsi padahal Android Lebih Praktis dan Nyaman

25 Februari 2026
Mekanisme beasiswa LPDP untuk kuliah di luar negeri masih silang sengkarut, awardee cemas jadi "WNI" MOJOK.CO

Mekanisme dalam Beasiswa LPDP (Masih) Silang Sengkarut: Awardee Cemas Jadi WNI, Negara Punya PR yang Harus Diberesi

23 Februari 2026
Takjil bingka dari Kalimantan

Seloyang Bingka di Jogja: Takjil dari Kalimantan yang Menahan Saya agar Tetap “Hidup” di Perantauan

23 Februari 2026
KIP Kuliah di Jogja.MOJOK.CO

Ironi Penerima KIP Kuliah di Jogja: Uang Beasiswa Habis Buat Bayar Utang Keluarga, Rela Makan Rp20 Ribu per Hari Demi Tak Putus Kuliah

27 Februari 2026
User bus ekonomi Sumber selamat pertama kali makan di kantin kereta api. Termakan ekspektasi sendiri MOJOK.CO

User Bus Sumber Selamat Pertama Kali Makan di Kantin Kereta, Niat buat Gaya dan Berekspektasi Tinggi malah Berakhir Meratapi

25 Februari 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

25 Februari 2026
Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

23 Februari 2026
Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

21 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.