Arsip Artikel: Shofiatunnisa Azizah
114 ArtikelKontributor aktif media opini dan satir di Terminal Mojok.
Pilih Tinggalkan Kerja Kantoran ke “Side Hustle” demi Merawat Anak, Kini Kantongi Rp425 Juta per Bulan dan Lebih Dekat dengan Keluarga
Gaji pekerjaan kantoran tak seberapa, pekerja pilih side hustle yang lebih menjanjikan.
Tak Cukup Satu Gaji, Gen Z Rela “Side Hustle” dan Kehilangan Kehidupan demi Rasa Aman dan Puas Punya Pekerjaan Sesuai Keinginan
Gen Z hari ini tidak cukup dengan satu pekerjaan, dua sampai tiga side hustle pun disikat.
Pekerja Jakarta Resign Pasca-THR Bukan karena Gaji, tapi Muak dan Mati Rasa akibat Karier Mandek dan Rekan Kerja “Toxic”
Alasan resign pekerja Jakarta bukan cuma karena gaji, mundur setelah terima THR bisa disebabkan mati rasa bekerja.
Dihina karena Hanya Anak Petani dari Pelosok Desa, Kini Berhasil Jadi Lulusan Terbaik S2 UIN Semarang berkat Doa Ayah
Berasal dari keluarga sederhana di pelosok desa, kuliah sebelumnya hanya mimpi. Kini, malah jadi wisudawan terbaik S2 di UIN.
Hampir Memiliki Anak Sudah Jadi Anugerah, Ibu Tak Apa Berjuang Mati-matian demi “Buah Hati” yang Belum Tentu Lahir ke Dunia
Kemarin (28/3/2026) siang, panggilan video yang masuk dari ibu berbeda. Tidak ada wajah ibu, bapak, adik, atau kucing yang memenuhi layar, melainkan adik sepupu, yang merupakan anak adiknya ibu, yang menangis sambil berjalan gelisah ke sana ke mari. Ternyata, ada kabar buruk mengenai kehamilan yang dinanti-nantikan. “Adik bayinya nggak ada,” katanya tidak terlalu jelas. Umurnya […]
Dibanding Stasiun Lempuyangan, Saya Lebih Pilih Stasiun Tugu Jogja yang Mahal dan Ramai asal Tak Harus Menahan Emosi Menunggu Jemputan
Ara (saya) (23) sudah tinggal di Jogja selama lebih dari empat tahun. Selama itu juga, Ara sudah hilir-mudik menggunakan transportasi kereta api Indonesia (KAI). Namun baginya, Stasiun Tugu Jogja masih akan menjadi pemenangnya soal persinggahan kereta api, dibandingkan Stasiun Lempuyangan. Lebih suka naik kereta api dari Stasiun Tugu Jogja, fasilitas nyaman dan lokasi strategis Dalam […]
‘Na Willa’, Merangkul Inner Child dan Kebutuhan akan Film Anak dari Muaknya Komodifikasi Ketakutan
Lebaran ini, film anak berjudul Na Willa meramaikan bioskop Indonesia. Mengisi ruang-ruang bioskop bersama film Lebaran yang kerap didominasi film horor, Na Willa menjadi angin segar sekaligus sebenar-benarnya pilihan film keluarga—bisa membawa anggota keluarga segala usia untuk menyaksikannya bersama, untuk menghidupkan suasana hangat bersama anak-anak dan inner child para dewasa yang mati suri. *** Peringatan: […]
Memelihara Kucing Membuat Saya Menjadi Manusia: Tak Saling Bicara, tapi Lebih Memahami ketimbang Sesama Manusia
Memelihara kucing sebagai hewan yang lebih manusiawi.