Arsip Artikel: Aisyah Amira Wakang
828 ArtikelJurnalis Mojok.co asal Surabaya. Pernah menempuh pendidikan di S1 Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Menaruh perhatian pada isu pendidikan, sosial, perkotaan, dan kelompok-kelompok marjinal. Di luar rutinitas liputan mengisi waktu dengan berlari dan menjelajah alam.
Dari Dulu Nggak Percaya ITB Kampus Terbaik, Masuk Jurusan Teknik Perminyakan UPN Veteran Yogyakarta adalah Keputusan Tepat
Sejak awal Allan (23) sudah membulatkan tekad kuliah di Jurusan Teknik Perminyakan UPN Veteran Yogyakarta, alih-alih memilih ITB.
Kuliah S2 Cuman Bikin Mental Breakdown, Nggak Kuat Diajak Diskusi yang Berat-berat sampai Revisi Tesis Berulang Kali
Tekanan mental dari dosen pembimbing yang membuat tesisnya direvisi berkali-kali, akhirnya bikin mahasiswa ini menyerah kuliah S2.
Memahami Alasan Orang Memutus (Cut off) Hubungan Persahabatan agar Hidupnya Bahagia
Kisah Eun Jung dan Sang Yeon dalam drakor berjudul “You and Everything Else” adalah realita persahabatan cinta dan benci di dunia nyata.
Penyesalan Saya “Yapping” sebagai Mahasiswa Ilmu Komunikasi Unair kepada Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur
Maaf, Jurusan Ilmu Komunikasi di UPN Veteran Jawa Timur memang jauh lebih unggul dan membanggakan ketimbang Unair.
Keluarga Melarat bikin Hidup Pas-pasan Selama Kuliah di ISI Jogja, meski Dapat Beasiswa KIP tapi Hanya Cukup untuk Biaya Nugas
Seorang mahasiswa penerima beasiswa KIP Kuliah mengaku tetap harus kerja banting tulang agar bertahan di perantauan.
Mimpi Kuliah ke Luar Negeri sempat Terkubur karena Gagal Berkali-kali dapat Beasiswa, Akhirnya Lolos berkat Pelajaran Berharga
4 pelajaran berharga usai 3 kali gagal tes beasiswa kuliah LPDP. Hampir menyerah, tapi akhirnya bangkit sebab keinginan mulia.
Jalan-jalan ke Pantai Watu Kodok Jogja Jadi Tak Menyenangkan karena “Orang yang Mencurigakan”
Pengalaman saya pergi ke Pantai Watu Kodok, Gunungkidul, Jogja terasa tidak nyaman karena orang yang mencurigakan.
Pertama Kali ke Angkringan Pendopo Ndalem Jogja Malu-maluin karena Tak Bisa Meracik Teh, Beruntung Penjualnya “Pangerten”
Menikmati teh rempah di Pendopo Ndalem Pakuningratan Jogja rasanya bak bangsawan. Tak perlu takut bokek karena harganya yang murah.