Arsip Artikel: Aisyah Amira Wakang
771 ArtikelJurnalis Mojok.co asal Surabaya. Pernah menempuh pendidikan di S1 Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Menaruh perhatian pada isu pendidikan, sosial, perkotaan, dan kelompok-kelompok marjinal. Di luar rutinitas liputan mengisi waktu dengan berlari dan menjelajah alam.
Tumbuh di Desa dengan Tradisi Keagamaan yang Kental, Saya Justru Menemukan Kedamaian di Muhammadiyah dengan Rasionalitasnya
Pengalaman spiritual membuat para pemuda desa ini menemukan kedamaian di Muhammadiyah, meski selama ini lahir di lingkungan NU yang kental.
Seporsi Kemenangan usai Ayah Tiada: Jualan Tiramisu di Saparua sejak Remaja agar Bisa Sekolah hingga Tembus SBM ITB
Pantang menyerah usai kepergian ayah saat SMP, Kimi putuskan jualan kue untuk biaya sekolah hingga kuliah di ITB.
Penyesalan Saya Menerima Tawaran Bridesmaid dari Mantan Sahabat, Peran Paling Tak Berguna dalam Sebuah Pernikahan
Menerima permintaan mantan sahabat sebagai bridesmaid adalah keputusan yang paling saya sesali.
10 Tahun Persahabatan Berujung Cut Off Mengajari Saya Satu Hal: Kita Bukan Jahat, tapi Memang Sudah Tak Sejalan
Hubungan persahabatan yang renggang dan berujung cut off bisa menyebabkan duka, tapi akan berdampak bagus jika dihadapi dengan baik.
Pekan Budaya Difabel 2026: Saat Anak-anak Terbebas dari Stigma lewat Seni dan Terapi di Ruang Inklusif
Pekan Budaya Difabel 2026 berikan layanan terapi, seni, edukasi, dan pendampingan keluarga untuk mendukung tumbuh kembang anak-anak difabel.
Geliat TPA Troketon: Berpacu dengan Waktu Menjinakkan Bau Sampah dan Air Lindi Jadi Tempat yang Ramah Lingkungan
Warga di sekitar TPA Troketon Klaten memprotes pengelolaan sampah yang dinilai belum maksimal. Begini solusi Pemkab Klaten.
Lulusan SMK Pernah Kerja Jadi Cleaning Service dengan Upah Rp20 per Jam, Kini Buka Usaha Sendiri hingga Hasilkan Omzet Rp70 Juta
Lulus SMK pilih kerja di Go-Clean. Setelah perusahaan itu bangkrut, malah bangun bisnis sendiri dengan pengalaman yang ada hingga raih omzet Rp70 juta per bulan.
Laboratorium Alam De Britto: Pondok Perenungan Manusia agar Tak Kehilangan Hati Nurani di Tengah “Bahaya” AI
Laboratorium Alam SMA Kolese De Britto sebagai ruang pembelajaran berbasis alam untuk membentuk karakter siswa di tengah bahaya AI.