Arsip Artikel: Aisyah Amira Wakang
771 ArtikelJurnalis Mojok.co asal Surabaya. Pernah menempuh pendidikan di S1 Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Menaruh perhatian pada isu pendidikan, sosial, perkotaan, dan kelompok-kelompok marjinal. Di luar rutinitas liputan mengisi waktu dengan berlari dan menjelajah alam.
Rela Iuran hingga Bawa Beras 1 Kg untuk Amunisi di Laga Futsal Jogja, UM Gagal Jadi Juara Pertama tapi Berhasil Harumkan Nama Kampusnya
Tim futsal putri Universitas Negeri Malang (UM) harus menerima kenyataan pahit bertubi-tubi. Dari yang tak didukung kampus sampai kalah dalam bertanding.
Perjuangan Ibu Belikan Sepatu Futsal, Beri Saya Kegigihan di Bawah Mistar
Sepatu futsal pertama yang dibelikan oleh ibu saat malam-malam, hujan, dan ban bocor, ingatkan atlet UNY ini untuk tetap berjuang.
Suara Hati Buruh: Semoga Gelar Pahlawan kepada Marsinah Bukan Simbol Semata, tapi Kemenangan bagi Kami agar Bebas Bersuara Tanpa Disiksa
Harapan buruh usai Marsinah mendapat gelar pahlawan nasional: tak ada “Marsinah-Marsinah” baru yang disiksa dan dibunuh karena menuntut haknya.
Liga Futsal Kampus Jadi Pintu Pembuka Rio Pangestu untuk Membentangkan Kariernya hingga Kancah Nasional
Kala liga futsal kampus membuka jalan karier Rio Pangestu Putra menjadi atlet sampai tingkat nasional. Penuh liku dan bermakna.
Pertama Kali Dapat Gaji dari Perusahaan di Jakarta, Langsung Belikan Ibu Elektronik Termahal di Hartono agar Warung Kopinya Laris
Seorang anak yang berusaha “menebus” kebaikkan ibunya dari gaji kerja pertama di Jakarta, dengan membelikan hadiah di Hartono.
Rela Patungan demi Ikut Kompetisi Futsal di Jogja, UBAYA Berikan Penampilan Terbaik meski Harus Menerima Kenyataan Pahit
Tim futsal Universitas Surabaya (UBAYA) harus menerima kenyataan pahit meski sudah mencetak 10 gol dalam kompetisi Campus League 2025.
3 Indomaret Unik di Jogja yang Cocok Disinggahi untuk Meromantisasi Hidup, Dijamin bikin Kamu Betah Melamun
Berikut 3 rekomendasi Indomaret di Jogja yang estetik dan cocok untuk melamun. Dijamin bisa bikin “melow” seharian.
Pameran “Petak Umpet Sastra Anak” Mengumpulkan Orang Dewasa yang Rindu dengan Novel Anak Karya Penulis Indonesia
Puluhan karya buku anak dari tahun 70an dipajang dalam Pameran Arsip dan Ilustrasi “Petak Umpet Sastra Anak” di Jogja.