Arsip Artikel: Aisyah Amira Wakang
771 ArtikelJurnalis Mojok.co asal Surabaya. Pernah menempuh pendidikan di S1 Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Menaruh perhatian pada isu pendidikan, sosial, perkotaan, dan kelompok-kelompok marjinal. Di luar rutinitas liputan mengisi waktu dengan berlari dan menjelajah alam.
Olahraga Jadi Alasan Hidup Pemuda Asal Madura Ini usai Ayah dan Ibu Tiada, hingga Raih Gelar Doktor Termuda di Unesa dengan IPK Sempurna
Pemuda asal Sampang, Madura ini raih gelar doktor termuda di Unesa tapi tak bisa sombong ke orang tua yang sudah tiada.
Perjalanan ke Bromo Nyaris bikin Kecewa karena Kabut Tebal, tapi Terselamatkan berkat Keramahan Warganya
Saya sempat kecewa karena tak bisa melihat sunrise di Bromo akibat kabut tebal, tapi terobati oleh kebaikan warganya.
Tak Tega Lihat Ibu Sakit-sakitan, Akhirnya Belikan Sepatu Mahal dari Hasil Gaji UMR Jogja agar Ibu Lekas Sembuh
Seorang pemuda asal Klaten tak tega melihat ibunya sakit-sakitan, hingga membiasakan keluarganya berolahraga dan membelikan ibunya sepatu mahal meski gajinya sebatas UMR Jogja.
Pengalaman Sial “Backpacker” ke Papandayan, Belum Sampai Gunung Sudah Diusir Pengurus Masjid karena Dikira Gelandangan
Pengalaman backpacker sendirian dari Jogja ke Garut tak selalu menyenangkan. Perempuan ini harus sial dulu sebelum tuntas mendaki ke Gunung Papandayan.
Menolak Kerja di Dubai yang Bergaji Puluhan Juta demi Temani Ibu yang Sedang Sakit dan Bertahan dengan Gaji UMR Jogja
Demi ibunya yang baru saja didiagnosis penyakit diabetes, Hanif harus menolak tawaran kerja di luar negeri dan tetap tinggal di Jogja.
Driver Ojol di Malang Pertama Kali Dapat Pesanan Bersihin Makam dan Nyekar di Pusara Orang Kristen, Doa Pakai Al-Fatihah
Cerita nekat driver ojol di Malang yang dapat pesanan ziarah ke Makam Londo Sukun, kuburan umat Kristen hingga bacakan Al-Fatihah.
Komikus Era 80-an Akui Sulitnya Membuat Karya di Masa Kini, bahkan Harus Mengamati Lewat Drakor untuk Kembangkan Cerita Anak
Tantangan yang harus dihadapi penulis buku cerita anak di masa kini, sulitnya mengembangkan cerita hingga terkikisnya budaya bangsa.
Rogoh Kantong Pribadi Sampai Ratusan Juta demi Bikin Kafe Bergaya Retro di Tengah Permukiman Padat Kota Semarang
Anak-anak muda di Kafe Gethe Semarang tak sekadar nongkrong, tapi belajar soal sejarah kotanya dari buku dan barang-barang antik.