Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Tenang, Masih Ada Aktor Lain yang Lebih Reza Rahadian dari Reza Rahadian Itu Sendiri

Aprilia Kumala oleh Aprilia Kumala
26 Oktober 2019
A A
Tenang, Masih Ada Aktor Lain yang Lebih Reza Rahadian dari Reza Rahadian Itu Sendiri

Tenang, Masih Ada Aktor Lain yang Lebih Reza Rahadian dari Reza Rahadian Itu Sendiri

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Cuma karena Reza Rahadian main di film-film yang di-blow up media, bukan berarti Reza adalah aktor yang LLLL—alias “Lo Lagi Lo Lagi”.

Saya pernah nonton Habibie-Ainun bareng kekasih (sekarang mantan—haha!) dan malah cekikikan saat adegan-adegan tertentu ditampilkan dan membuat beberapa penonton terisak. Tanpa bermaksud menertawakan pengalaman hidup B.J. Habibie dan kemampuan akting Reza Rahadian, kami merasa ada momen-momen tertentu di mana Reza belum “Pak Habibie-Pak Habibie banget” dan malah membuat kami menahan tawa saat tak sengaja saling bertatapan.

Kenapa saya menulis Reza Rahadian di paragraf pertama? Soalnya, baru saja saya melihat sebuah komentar di kolom Instagram Adhisty Zara, member JKT48 yang kemampuan aktingnya sedang jadi perbincangan setelah kemunculannya di film Keluarga Cemara. Berturut-turut, Zara mengumumkan dirinya terlibat dalam sejumlah film nasional sehingga membuat seseorang berkomentar: “the next Reza Rahadian karena muncul di semua film”.

Oh wow. Tunggu sebentar.

Disebutnya nama Reza sontak membuat saya teringat masa-masa saya merasa kebanyakan film di Indonesia dihadirkan dengan mengangkat namanya sebagai tokoh utama. Lihat film komedi, ada Reza. Lihat film cinta, ada Reza. Lihat film biopik, eh ada Reza lagi.

Padahal, Reza Rahadian—atau mungkin Zara JKT48—bisa jadi adalah pemain film yang jadi “korban” media. Artinya, belum tentu mereka benar-benar “tampil di semua film” seperti apa yang kita tuduhkan selama ini.

Dikutip dari wawancaranya bersama The Jakarta Post, Reza menyebutkan jawaban yang cukup masuk akal saat disinggung pertanyaan yang muncul dari sekitar 200 jutaan warga Indonesia: kenapa selalu ada Reza lagi dan lagi di film Indonesia?

Menurut Reza, ada 100 film yang diproduksi di Indonesia dalam satu tahun. Dari jumlah itu, ia hanya berakting dalam 1 hingga 4 film saja. Namun, jelas ia tak bisa mengontrol apa yang media katakan soal filmnya. Ia juga tal bisa mengontrol seberapa luas masyarakat bakal membicarakan filmnya. Dengan kata lain, kalau semua film nasional ini dijlentrehkan, belum tentu nama Reza bakal mendominasi sebagai pemainnya.

Dalam rentang waktu 12 tahun, Reza sudah bermain dalam lebih dari 40 film. Jadi, yah, nggak heran-heran amat kalau namanya begitu kuat dan kokoh menjulang, menjadikan semua film yang dibintanginya diekspos habis-habisan di media, membuatnya tampak seperti aktor yang sifatnya LLLL alias “Lo Lagi Lo Lagi”.

Lagian, kata siapa Reza Rahadian jadi satu-satunya aktor “Lo Lagi Lo Lagi” di Indonesia? Sebuah thread di Twitter mengupas lebih lanjut soal 5 nama aktor lokal yang terbukti lebih Reza Rahadian dari Reza Rahadian itu sendiri.

"Bosen deh, liat film isinya Reza Rahadian melulu!"

Hhmm. Kalau dicek di Wikipedia, Reza aktif main film sejak 2007-sekarang. Reza sudah membintangi 50 film, dan paling aktif di tahun 2017 (7 film).
Percayalah, ini masih belum ada apa-apanya dibanding 5 orang di "The Big Five". pic.twitter.com/AK1NjJzkXO

— Ing! (@inggaharya) October 24, 2019

Selain itu, nih ya, kenapa orang-orang harus rempong mikirin Reza Rahadian yang “main film terus-terusan”? Coba bandingin sama Andrea Dian yang udah main di lebih dari 88 judul FTV atau Dinda Kirana di lebih dari 119 judul FTV—Reza jelas belum ada apa-apanya.

Tapi, yah, gimana lagi. Reza kalau senyum langsung bikin klepek-klepek, sih—saya juga heran. Kesel.

P.S.: Iya, saya #TimReza.

Iklan

BACA JUGA Berapa Sih Honor Reza Rahadian Setiap Main Film? atau artikel Aprilia Kumala lainnya.

Terakhir diperbarui pada 26 Oktober 2019 oleh

Tags: BJ Habibiefilm biopikReza RahadianZara JKT48
Aprilia Kumala

Aprilia Kumala

Penulis lepas. Pemain tebak-tebakan. Tinggal di Cilegon, jiwa Banyumasan.

Artikel Terkait

Doktor termuda di UGM, Jogja ingin jadi presiden. MOJOK.CO
Sosok

Doktor Termuda UGM Usia 25 Tahun Ingin Jadi Presiden RI, Meneruskan Sepak Terjang BJ Habibie di Bidang Eksakta

6 November 2025
Mengubah Skenario Layangan Putus MOJOK.CO
Esai

Mengubah Skenario Layangan Putus

12 Januari 2022
ilustrasi Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas yang Bajingan mojok.co
Pojokan

Film Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas yang Bajingan

30 November 2021
review film toko barang mantan reza rahadian marsha timothy viva westi drama romantis februari milea suara dari dilan mahasiswa skripsi cowok gondrong
Pojokan

Review Film Toko Barang Mantan: Ketika Reza Rahadian Dipaksa Nyelesein Skripsi

21 Februari 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elit dan Realitas yang Sulit MOJOK.CO

Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elite dan Realitas yang Sulit

10 April 2026
Meninggalkan Hidup Makmur di Desa, Memilih Pindah ke Perumahan demi Ketenangan Jiwa: Sadar Tak Semua Desa Cocok Buat Slow Living MOJOK.CO

Meninggalkan Hidup Makmur di Desa, Memilih Pindah ke Perumahan demi Ketenangan Jiwa: Sadar Tak Semua Desa Cocok Buat Slow Living

8 April 2026
Di umur 30 cuma punya motor Honda Supra X 125 kepala geter. Dihina tapi jadi motor tangguh yang bisa bahagiakan orang tua MOJOK.CO

Kerja Tahunan Cuma Bisa Beli Honda Supra X 125 Kepala Geter di Umur 30, Dihina Anak Gagal tapi Jadi Motor Tangguh Simbol Keluarga Bahagia

8 April 2026
Anak PNS kuliah di PTN top seperti UGM masih menderita karena UKT nggak masuk akal

Derita Jadi Anak PNS: Baru Bahagia Diterima PTN Top, Malah “Disiksa” Beban UKT Tertinggi Selama Kuliah padahal Total Penghasilan Orang Tua Tak Seberapa

4 April 2026
Slow Living di Perumahan Jauh Lebih Nyaman Ketimbang Desa yang Malah Bikin Stres, tapi Harus Rela Dicap Sombong dan Sok Eksklusif MOJOK.CO

Slow Living di Perumahan Jauh Lebih Nyaman Ketimbang Desa yang Malah Bikin Stres, tapi Harus Rela Dicap Sombong dan Sok Eksklusif

9 April 2026
Deles Indah, Bukti Klaten Punya Harga Diri yang Bisa Kalahkan Jogja dan Solo sebagai Tempat Wisata Populer MOJOK.CO

Deles Indah, Bukti Klaten Punya Harga Diri yang Bisa Kalahkan Jogja dan Solo sebagai Tempat Wisata Populer

7 April 2026

Video Terbaru

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.