Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Begini Kalau Nomor Urut Capres Prabowo 1, Jokowi 2, dan Sebaliknya

Aprilia Kumala oleh Aprilia Kumala
21 September 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Jumat (21/9) malam, KPU bakal adakan pengambilan nomor urut capres untuk Prabowo-Sandiaga dan Jokowi-Ma’ruf Amin. Kira-kira, apa analisis nomor urut bagi kedua pasangan ini?

Kamis (20/9) malam, pasangan capres-cawapres Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno resmi ditetapkan KPU sebagai ‘petarung’ di Pilpres 2019 mendatang. Disebutkan, kedua pasangan bakal mendapatkan nomor urut capres malam ini, Jumat (21/9).

Nah, karena ada dua pasangan resmi, nomor urut capres yang disediakan tentu saja nomor 1 dan 2. Pertanyaannya, siapa yang kira-kira akan mendapat nomor 1, sementara yang satunya mendapat nomor 2?

“Saya berharap kalau nggak (dapat) nomor satu, (ya) nomor dua,” kata Prabowo, saat ditanyai soal harapan nomor urut yang bakal didapat. Sebelum kita semua menjawab “YAIYALAAAAAAAH!” bersama-sama, sepertinya akan lebih efektif jika kita membuat analisis soal nomor urut capres 2019 ini: apa yang akan terjadi kalau Prabowo dapat nomor 1, lalu Jokowi nomor 2? Apa pula yang akan terjadi jika sebaliknya?

Ya sudah, yuk, check it out aja, Bebski~

Kalau Prabowo-Sandiaga Nomor 1, Jokowi-Ma’ruf Amin Nomor 2

Nomor 1 bagi Prabowo bukanlah hal yang asing. Di Pilpres 2014, beliau mendapat nomor urut capres 1 saat berpasangan dengan Hatta Rajasa.

Jika dalam Pilpres 2019 nanti Prabowo-Sandiaga mendapatkan nomor urut 1, besar kemungkinan Sandiaga bakal menjadi maskot pasangan mereka. Bukan apa-apa, nama “Uno” sebagai nama belakangnya sendiri melambangkan angka 1 dalam bahasa Spanyol. Bukan tidak mungkin, Sandi akan menciptakan jargon khusus untuk dirinya sendiri, semacam:

“Sandiaga Uno, numero uno!”

Kecocokan nomor 1 juga menjadi milik Prabowo Subianto. Lewat nomor urut ini, bisa saja Prabowo memaknainya sebagai suatu pelajaran, seperti: “Coba ah, 1 kali lagi jadi capres….”.

Lalu, bagaimana dengan pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin yang mendapat nomor 2?

Nomor 2 bagi Jokowi sebenarnya memiliki makna yang cukup jelas: 2 periode kepemimpinan. Konon, pendukung Jokowi pun sudah mempersiapkan beberapa jargon dan tagar, seperti “Jokowi 2 Periode” jika memang ia berjodoh (kembali) dengan nomor 2.

Tapi sebenarnya, Saudara-Saudara, nomor 2 ini juga mencerminkan sisi humanis Jokowi: bercucu 2.

Ya, ya, ya, Jokowi, seperti yang kita semua tahu, adalah seorang kakek dari 2 cucu yang menggemaskan—tapi nggak bisa kita kepoin karena mereka nggak dibuatin akun khusus di Instagram kayak anak-anak artis—bernama Jan Ethes Srinarendra dan Sedah Mirah Nasution.

Iklan

Untuk itu, jargon branding Jokowi yang tak kalah inovatif dengan nomor 2 kelak adalah: “2 cucu, 2 periode!”

Kalau Jokowi-Ma’ruf Amin Nomor 1, Prabowo-Sandiaga Nomor 2

Berbeda dengan Sandiaga yang memiliki unsur “nomor 1” dalam namanya, cawapres di pasangan ini, Ma’ruf Amin, tidak bernama Uno dan—biar lebih Arabic—tidak pula bernama Wahid. Tapi setidaknya, ia punya kelebihan yang tak terbantahkan: menjadi pasangan Jokowi, orang nomor 1 di Indonesia saat ini.

Sering diledek sebagai cawapres “sepuh”, Ma’ruf Amin pun bisa membuat jargon sendiri, semacam:

“Tertua nomor 1, bersama orang nomor 1.”

Sementara itu, bagi Jokowi sendiri, nomor 1 bisa dimaknai dengan santai sebagai pemahaman bahwa ia bakal memenangkan posisi presiden 1 kali lagi—yhaaa, sekali lagi, kalau menang, Bosque~

Kini, mari beralih ke pasangan Prabowo-Sandiaga yang (ceritanya) dapat nomor 2~

Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria menyebutkan bahwa pihaknya bakal diuntungkan jika Prabowo mendapat nomor urut 2. Pasalnya, Partai Gerindra—partai “kampung halaman” Prabowo—mendapatkan nomor urut 2 pula, sehingga diyakini bakal memberi efek elektoral yang baik untuk Prabowo-Sandiaga.

Selain itu, nomor 2 juga bakal menjadi kunci yang baik untuk menggambarkan jubir timses Prabowo-Sandiaga yang jumlahnya 2 kali lipat lebih banyak dari kubu Jokowi. Per Kamis (20/9), jubir Prabowo dilaporkan berjumlah 17, sedangkan jubir Jokowi hanya berisi 8 orang.

Artinya, jargon yang bisa muncul dari keadaan yang menunjukkan lebih banyak jubir ini adalah:

“Pilih nomor 2: bisa dua kali lipat bicara lebih dari tetangga!”

Hehe~

Update: Baca hasil pengundian nomor urut capres resmi dari KPU di sini, ya, Beb.

Terakhir diperbarui pada 21 September 2018 oleh

Tags: cawapresJokowi-Ma'ruf Aminkpunomor urut capresPilpres 2019Prabowo-Sandiaga Uno
Aprilia Kumala

Aprilia Kumala

Penulis lepas. Pemain tebak-tebakan. Tinggal di Cilegon, jiwa Banyumasan.

Artikel Terkait

kpps bantul.MOJOK.CO
Ragam

Curhat Petugas KPPS Bantul, Gaji Sehari Lumayan tapi Hadapi Saksi Galak dan Tekanan di TPS Lebih Menantang  

11 Februari 2024
mahfud MD.MOJOK.CO
Aktual

Jubir Timnas AMIN Kritik Pernyataan Mahfud MD Soal Korupsi, Bias Gender dan Merendahkan Perempuan

22 Desember 2023
Rantis Maung, Spesifikasi Tunggangan Prabowo Gibran ke KPU (foto kompas.com:Nirmala Maulana A)
Politik

Rantis Maung Mengantar Prabowo dan Gibran ke KPU, Ini Spesifikasi Kendaraan Buatan Pindad Itu

25 Oktober 2023
Mahfud MD, Profil dan Karier Cemerlang yang Sudah Diramalkan MOJOK.CO
Kotak Suara

Profil Mahfud MD dan Karier Cemerlang yang Sudah Diramalkan

19 Oktober 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ilustrasi naik bus, bus sumber alam.MOJOK.CO

Sumber Alam, Bus Sederhana Andalan “Orang Biasa” di Jalur Selatan yang Tak Mengejar Kecepatan, melainkan Kenangan

13 Januari 2026
Motor Honda Vario 150 2026, motor tahan banting MOJOK.CO

Honda Vario 150 2016 Motor Tahan Banting: Beli Ngasal tapi Tak Menyesal, Tetap Gahar usai 10 Tahun Lebih Saya Hajar di Jalanan sampai Tak Tega Menjual

15 Januari 2026
Kisah Wisudawan Terbaik ITB, Berhasil Selesaikan S2 dari Ketertarikan Menyusuri Kampung Tua di Pulau Jawa. MOJOK.CO

Kisah Wisudawan Terbaik ITB, Berhasil Selesaikan Kuliah S2 dari Ketertarikan Menyusuri Kampung Tua di Pulau Jawa

12 Januari 2026
Mie ayam di Jakarta jadi saksi para pekerja berusaha tetap waras meski penuh beban hidup MOJOK.CO

Mie Ayam di Jakarta, Saksi Pekerja Berusaha Waras setelah Berkali-kali Nyaris Gila karena Kerja dan Beban dari Orang Tua

14 Januari 2026
Sewakan kos bebas ke teman sesama mahasiswa Malang yang ingin enak-enak tapi tak punya modal MOJOK.CO

Mahasiswa Malang Sewakan Kos ke Teman buat Mesum Tanpa Modal, Dibayar Sebungkus Rokok dan Jaga Citra Alim

14 Januari 2026
Jombang itu kota serba nanggung MOJOK.CO

Jombang Kota Serba Nanggung yang Bikin Perantau Bingung: Menggoda karena Tenteram, Tapi Terlalu Seret buat Hidup

12 Januari 2026

Video Terbaru

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

8 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.