MOJOK.COTiap orang punya kebebasan memilih hal yang mereka suka. Mojok Institute juga punya kebebasan menebak karakter orang berdasarkan media online yang mereka baca.

Tentu saja sebagai kaum pembaca lini masa, kita adalah jiwa-jiwa yang bebas. Kaum-kaum penghuni Instagram, Twitter, dan Facebook kadang nggak perlu nonton tv. Mereka sudah otomatis dapat informasi terbaru.

Seseorang bahkan bisa begitu bangganya ketika mengetaui berita terbaru lebih cepat dari kawan lainnya. Perasaan itu begitu indah, serasa menjelma jadi manusia paling update semuka bumi. Tapi tahan dulu kebanggaan kalian yang konyol itu, sekarang kita menebak karakter orang berdasarkan media online yang mereka baca. Coba cek, karaktermu kayak apa.

Menebak Karakter #1 Orang yang baca Mojok.co

Mylov, kami bangga dengan kalian. Kalian adalah generasi-generasi hebat yang meski nggak berguna, kalian tetap ingin kelihatan intelek. Walau ingin kelihatan intelek, kalian sekaligus ingin kelihatan rebel. Impelementasi sempurna dari “Sedikit nakal, banyak akal.”

Maka kalian memilih Mojok.co sebagai media online kebanggaan umat. Meski komentar kalian kadang juga nggak jelas dan nggak sesuai konteks, kami tetap bangga karena setidaknya kalian peduli dengan isu sosial. Tidak apa jika kepedulian itu berarti dilakukan sambil rebahan.

Orang yang baca Mojok.co sudah pasti orang yang nggak ngurus soal hitungan mandi dan asyik masyuk pada keributan muda-mudi dan politik negeri. Sambil terkekeh kalian akan berkata, “Bodoh sekali mereka yang mulia!” ketika menyaksikan perdebatan maha goblok tanpa ujung.

Menebak Karakter #2 Orang yang baca Tirto.id

Data adalah yang utama. Pokoknya orang yang baca Tirto adalah mereka yang suka dengan sajian fakta dari data. Bukan fakta dari asumsi-asumsi penulisnya. Orang-orang ini kebanyakan suka baca buku sejarah, ngurusin politik dengan serius, dan skeptis sama pemerintah.

Kalau kalian adalah pembaca Tirto yang betah mantengin web mereka sampai berjam-jam. Selamat. Bisa jadi kalian orang yang begitu berambisi terhadap keadilan di negeri ini. Walau sulit, berusahalah, Kisanak. Sayangnya pembaca Tirto tetaplah pembaca oportunis yang lebih suka gratisan. Pokok’e moco berita yo kudu grateees modal kuota. Iklan? Ngggaaak!

Baca juga:  Lulus S2 Jurusan Filsafat Harus Siap Nganggur karena Dianggap Cuma Bisa Mikir

Menebak Karakter #3 Orang yang baca Asumsi.co

Sebagai generasi yang peduli literasi, kalian suka banget menyimak bagaimana asumsi menyajikan data. Kritik juga harus disampaikan dengan argumen sekuat mungkin. Pembaca loyal Asumsi patut diacungi jempol karena mereka juga resah dengan model bisnis media online di Indonesia, sehingga setidaknya mereka mendukung aksi filantropinya Asumsi.

Orang-orang ini juga tipikal manusia yang punya banyak kuota. Sesekali mereka bakal nonton Asumsi Distrik Dea Anugrah dan membeli kausnya.

Menebak Karakter #4 Orang yang baca CNN, Kompas.com, Detik.com, dan CNBC

Keempatnya patut digabungkan karena pembaca media online tersebut punya karakter yang hampir mirip. Ya sebelah dua puluh tujuh lah.

Orang yang baca CNN, Kompas, Detik, dan CNBC adalah mereka yang menuntut informasi secara to the point. Langsung aja ke intinya lah, ra kesuwen. Mereka ini nggak peduli dengan gimmick atau opini-opini lain yang melatarbelakangi isu sosial berkembang. Pokoknya informasi ya informasi. Biasanya mereka adalah orang-orang sibuk yang juga nggak sempat menganalisis framing berita. Informasi yang terserap kebanyakan seputar 5W dan 1H.

Nggak enaknya, mereka adalah orang yang kaku dan susah diajak bercanda. Spanneng mulu bos, bawaannya!

Menebak Karakter #5 Orang yang baca Hipwee, Brilio, dan IDN Times

Orang-orang ini cukup piawai untuk nggak terpancing clickbait. Mereka suka dengan judul berita unik, lucu, menggemaskan tapi nggak menipu. Mereka mungkin nggak hobi-hobi amat baca buku, tapi suka scroll-scroll lihat artikel bergambar. Biar nggak boring, katanya.

Sayangnya mereka ini tipikal mudah galau dan baperan. Kalau habis putus, cari cara buat move on di internet, kalau kangen cari motivasi penguat LDR di internet. Mereka memaknai betul arti pertemuan, perpisahan, dan menyatunya dua jiwa alias menikah. Sambil sesekali terpancing ribut soal kehidupan artis dan dunia entertaiment, orang-orang ini juga berusaha hidup dengan kreatif mengikuti tips-tips dari media online kesayangan. Politik dan sains urusan agak belakangan lah.

Baca juga:  5 Cara Tampil Menarik Walau Bukan Perempuan Cantik

Menebak Karakter #6 Orang yang baca Vice

Pembaca Vice adalah orang yang menghargai tulisan-tulisan panjang. Mereka ini tipikal orang sabar yang hari-harinya nggak kemrungsung. Mereka tahu betul kalau media online yang besar dan lahir di Indonesia itu tricky dan banyak zonknya. Maka mereka pilih aman untuk baca Vice.

Jangan salah, mereka juga anak muda yang peduli pada bangsa. Kebanyakan dari mereka juga punya banyak kuota buat nontonin channel YouTubenya Vice. Meski sesekali receh, orang-orang yang baca Vice bisa serius banget kalau membahas isu sosial dan politik. Argumen-argumennya lengkap dan menyeluruh. Silakan cari keributan di kolom komentar Vice dan kalian akan memahami sendiri gairah berdebat dengan orang-orang edgy.

Menebak Karakter #7 Orang yang baca Tribunnews

Dengan tanpa menyesal saya sampaikan bahwa kalian adalah tipikal orang dengan pengetahuan minim tentang permediaonline-an di Indonesia. Kalau kalian tahu, ngapain sengaja ngeklik Tribunnews? Oh, mungkin karena nggak ada media lain yang memberitakan hal yang kalian cari.

Mereka adalah orang dengan karakter pantang menyerang yang walau disakiti berulang kali mereka bisa bangkit lagi. Dikecewakan oleh judul yang heboh dan paginasi yang menyayat hati, tapi masih aja terpagut pada laman Tribunnews. Tidak apa kawan, kalian ini tipikal yang tangguh. Netizen Indonesia pada umumnya.

Aduh karakter media online di Indonesia ternyata banyak banget ya. Masih banyak yang belum disebutin, tapi besok-besok aja deh. Pokoknya kalian tebak-tebak aja sendiri karakter mereka dan validasikan dengan kondisi sekitar. Selamat berselancar!

BACA JUGA Kondisi Terkini Jogja buat yang Kangen dengan Kota Penuh Kerinduan Ini atau artikel lainnya di POJOKAN.