Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Masalah Netflix vs Telkom Bakal Abadi Selama Johnny G. Plate Masih Nggak Paham Konsep Streaming

Ajeng Rizka oleh Ajeng Rizka
27 Desember 2019
A A
telkom netflix blokir menkominfo johnny g. plate mojok.co

telkom netflix blokir menkominfo johnny g. plate mojok.co

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Gara-gara kasus Netflix vs Telkom, saya jadi yakin Menkominfo Johnny G. Plate belum nonton Stranger Things. Karena kalau sudah, beliau paham betul Demogorgon nggak ada di bioskop apalagi di televisi.

Isu soal pemblokiran Netflix oleh Telkom mencuat sesudah penutupan situs streaming film bajakan sejuta umat, IndoXXI. Pasalnya, ada golongan penonton IndoXXI yang memilih mengakses film bajakan sebagai alternatif dari pemblokiran Netflix oleh Telkom.

Sejak layanan streaming asal California ini masuk Indonesia, Netflix dan Telkom memang tidak pernah akur. Pengguna setia produk-produk Telkom pasti merasakan kegamangan layaknya anak broken home, ayah Netflix, ibu Telkom, mereka tidak bisa bersatu karena egonya masing-masing.

Kegamangan, atau lebih tepat disebut perang, ini meruncing ketika beberapa hari lalu pengakses IndoXXI akan mendapati pengumuman di web itu bahwa mereka akan menutup layanan per 1 Januari 2020 (walau diragukan apakah IndoXXI ini benar-benar akan sirna dari jagat internet Indonesia).

Terlepas dari sudah adanya laporan bahwa IndoXXI sudah bikin web kloningan baru, pamitnya situs ini membuat sebagian orang panik dan khawatir kalau di kemudian hari mereka tidak bisa jadi insan berbudaya lagi. Sebab, (1) tidak semua kota di Indonesia punya bioskop, dan (2) tidak semua film baru ada di bioskop. Celah itulah yang selama ini diisi oleh akses streaming atau download ilegal di Indonesia.

Kalau masalahnya adalah film dibajak, pengguna atau calon pengguna Netflix bersedia kok bayar langganan. Tapi kan pengguna yang memakai jasa internet dan seluler dari Telkom tetap saja terganjal karena Netflix diblokir.

Di situlah Kominfo diseret untuk terlibat.

Tapi alih-alih memberi solusi yang memuaskan semua pihak, pernyataan Menkominfo Johnny G. Plate malah bikin frustrasi. Politisi NasDem ini malah mengisyaratkan bahwa dirinya nggak paham konsep layanan streaming. Hadeh boomer.

Tanda itu terlihat ketika Johnny menjawab keluhan soal blokir di layanan Telkom, yang kalau didengar Christoper Nolan, mungkin doi bakal nangis.

“Kalau mau nonton secara legal di bioskop juga banyak. Di televisi juga banyak di mana-mana juga banyak.”

Netflix punya show mereka sendiri, Pak!

Sebagai pengguna IndiHome, saya nggak hanya merasa sebagai anak broken home, tapi anak yang menghadapi mediator perceraian yang belum pernah menikah. Ini kementerian apa fidget spinner sih? Kok sama-sama nggak ada gunanya.

Sejak empat tahun lalu masyarakat sudah tahu pemblokiran ini masalah business-to-business antara Telkom dan Netflix. Meskipun sempat beralasan bahwa Netflix banyak memuat konten yang “tidak diperbolehkan di negeri ini”, kita tahu sama tahu Netflix haram di layanan Telkom karena Telkom punya HOOQ dan iFlix.

Tapi gimana ya, HOOQ dan Iflix kan cuma tempat nonton film, sementara Netflix punya konten orisinal sendiri. Ketimbang Telkom bikin restriksi, mbok ya itu HOOQ suruh memperbaiki kualitas, gitu.

Iklan

Saya jadi iba kepada admin Twitter Netflix Indonesia yang sering dibombardir pertanyaan, “Apakah Netflix sudah bisa diakses lewat Telkomsel, Min?”

Sejak dulu jawabannya sama terus, mengimbau netizen buat sabar dulu. Urusan bisnis begini memang sering memakan banyak korban, padahal secara regulasi seharusnya sudah jelas. Mungkin kalau adminnya akhirnya meledak, dia bakal ngamuk-ngamuk bermodal UU 5/1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat.

BACA JUGA Semoga Kekominfo Nggak Beneran Ngelaporin PornHub ke Polri atau artikel lainnya di POJOKAN.

Terakhir diperbarui pada 27 Desember 2019 oleh

Tags: hooqiflixjohnny g platemenkominfoNetflixtelkom
Ajeng Rizka

Ajeng Rizka

Penulis, penonton, dan buruh media.

Artikel Terkait

“Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah”: KDRT Tidak Selalu Datang dari Kekerasan, tapi Juga Lewat Ketidakpedulian .MOJOK.CO
Seni

“Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah”: KDRT Tidak Selalu Datang dari Kekerasan, tapi Juga Lewat Ketidakpedulian 

11 Januari 2026
ratu-ratu queens.MOJOK.CO
Seni

Ratu-Ratu Queens The Series: Ketika Empat Perempuan Membangun “Rumah” di Negeri Orang

21 Oktober 2025
Netfix Hadirkan Losmen Bu Broto: Wulan Guritno Hadir dengan  Cinta yang Pelik MOJOK.CO
Hiburan

Netflix Hadirkan Losmen Bu Broto: Wulan Guritno Datang dengan Cinta yang Pelik

7 Juni 2025
Netflix dan JAFF Membibit Talenta Perfilman Indonesia Melalui REEL LIFE Film Camp.MOJOK.CO
Seni

Netflix dan JAFF Membibit Talenta Perfilman Indonesia Melalui REEL LIFE Film Camp

3 Desember 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Saya Memutuskan Kuliah di Jogja Bukan Hanya untuk Cari Ilmu, tapi Juga Lari dari Rumah

Saya Memutuskan Kuliah di Jogja Bukan Hanya untuk Cari Ilmu, tapi Juga Lari dari Rumah

12 Januari 2026
Mens Rea, Panji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme MOJOK.CO

Mens Rea, Pandji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme

12 Januari 2026
Dracin Disukai Dunia karena di Surabaya Kaos Oblong dan Sandal Jepit Simbol Kekayaan, di Cina Tanda Orang Bangkrut MOJOK.CO

Dracin Disukai Dunia karena di Surabaya Kaos Oblong dan Sandal Jepit Simbol Kekayaan, di Cina Tanda Orang Bangkrut

14 Januari 2026
Bencana AI untuk Mahasiswa, UMKM, dan Pekerja Digital: Harga RAM Makin Nggak Ngotak MOJOK.CO

Bencana AI untuk Mahasiswa, UMKM, dan Pekerja Digital karena Harga RAM Makin Nggak Masuk Akal

16 Januari 2026
nongkrong di kafe, jakarta selatan.MOJOK.CO

Nongkrong Sendirian di Kafe Menjadi “Budaya” Baru Anak Muda Jaksel Untuk Menjaga Kewarasan

14 Januari 2026
Jombang itu kota serba nanggung MOJOK.CO

Jombang Kota Serba Nanggung yang Bikin Perantau Bingung: Menggoda karena Tenteram, Tapi Terlalu Seret buat Hidup

12 Januari 2026

Video Terbaru

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

8 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.