Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Nama Kampung yang Aneh Adalah Cobaan bagi Warganya

Agus Mulyadi oleh Agus Mulyadi
27 Desember 2019
A A
nama daerah nama kampung nama desa tutup blora nama aneh nama lucu nama unik nama viral mojok.co

nama daerah nama kampung nama desa tutup blora nama aneh nama lucu nama unik nama viral mojok.co

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Nama-nama kampung atau daerah bisa bikin ketawa yang mendengar, tapi bikin merah kuping warganya. Warga Kecamatan Bokan Kepulauan (Banggai Laut, Sulawesi Tengah) yang sering disingkat jadi Kecamatan Bokep pasti sangat setuju dengan tulisan ini.

Beberapa waktu yang lewat, saya makan di sebuah warung makan di depan kantor kepala desa di Blora. Konon kantor kepala desa ini sempat viral, sebab memang nama desanya adalah Tutup sehingga ketika dibikin tulisan penanda, jadinya lucu: “Kantor Kepala Desa Tutup”

kepala desa tutup

Kondisi tersebut kemudian menjadi bahan guyonan. “Inilah kantor kepala desa yang nggak pernah buka.” Atau “Kantor lain jam 10 sudah pada buka, tapi kantor kepala desa ini masih saja tutup.”

Karena hal itulah, pihak desa kemudian mengakali tulisan penanda kantornya menjadi “Kantor Kepala Desa Desa Tutup.”

Secara kaidah bahasa, itu adalah bentuk redundansi. Kesia-siaan yang tak perlu. Kalau sudah ada kantor kepala desa, tak perlu lagi ditambahkan “desa”.

Tapi ya gimana. Langkah itu harus diambil semata agar kantor tersebut tak lagi menjadi guyonan.

Saya pikir, hal ini terjadi juga di banyak tempat.

Kalau kalian pernah menonton film Warkop yang “Manusia Enam Juta Dolar”, kalian mungkin sempat tertawa geli dengan nama salah satu daerah dalam di film tersebut, yakni Gang Mayit, Kampung Kurus.

Kita bisa langsung tertawa bahkan hanya dengan tahu nama gang atau nama kampung yang terlihat aneh dan tiada lazim.

Saya sendiri juga pernah mengalami dilema soal nama daerah ini. Nama kampung saya memang agak tiada lazim: Seneng. Ya, seneng. Yang bahasa Indonesianya artinya bahagia.

Mangkanya kalau saya ditanya, dari kampung mana, saya agak kagok. Soalnya begitu saya jawab nama kampung saya, orang yang nanya sering kali malah reseh. “Aku nanya kampung kamu, bukan perasaan kamu.” Atau “Wah, enak ya kampung kamu, mau kena longsor atau kena wabah wereng, tetep saja seneng.”

Lebih ndlogok lagi sebab nama desa saya adalah Banyurojo. Banyu artinya ‘air’, rojo artinya ‘raja’.

Kalau disebut lengkap, jadinya Seneng Banyurojo.

Iklan

Itulah sebabnya nama tim sepak bola kampung saya di jaman kecil dulu adalah Hawaki, yang mana merupakan singkatan dari Happy Water King alias Seneng Banyurojo.

Nama yang kemudian sering membuat lawan kami saat bertanding selalu tertawa terpingkal-pingkal.

Nah, yang paling nggapleki tentu saja yang satu ini.

Di daerah saya, ada desa namanya “Setan”, konon, Setan di sini dibaca seperti kata ketan atau segan. Kalau diucapkan sih tidak aneh. Tapi kalau ditulis, ya pasti bakal merujuk ke setan (dengan e seperti membaca kata lele).

Mangkanya dulu pas foto plang SD kampung tersebut tersebar, “SD Negeri Setan”, langsung saja muncul berbagai guyonan.

“Pantes saja setan sekarang pinter-pinter, ternyata ada sekolahnya!”

Lak yo asuuuu….

Dengan berbagai kisah ndlogok soal nama kampung ini, sampai sekarang saya merasa, betapa tabah dan besarnya hati warga desa “Cawet” (alias celana dalam) di Kecamatan Watukumpul, Pemalang sana.

Nggak kebayang mereka kalau ditanya tempat tinggal.

“Kamu tinggal di mana?”

“Di Cawet.”

“Aku nanya kamu, bukan kontolmu.”

BACA JUGA Pergantian Nama Daerah di Indonesia Nggak Sesimpel Ganti Nama Facebook atau esai AGUS MULYADI lainnya.

Terakhir diperbarui pada 27 Desember 2019 oleh

Tags: bloramagelangnama daerahnama lucu
Agus Mulyadi

Agus Mulyadi

Blogger, penulis partikelir, dan juragan di @akalbuku. Host di program #MojokMentok.

Artikel Terkait

Waisak 2026 di Candi Borobudur Magelang jadi momentum bagi sebuah keluarga Buddha asal Temanggung untuk meluruhkan ego diri MOJOK.CO
Eksplor

Waisak di Borobudur untuk Meluruhkan Ego Diri, Menerima Kesadaran atas Renungan “Hidup untuk Apa di Dunia Fana?”

31 Mei 2026
Arca Unfinished Buddha yang ada di Candi Borobudur. MOJOK.CO
Kilas

Ketika Patung “Cacat” Buddha di Lapangan Kenari Borobudur Justru Jadi Pusat Spiritual dan Magnet Doa Saat Waisak

27 Mei 2026
Melihat semarak event lari Tidar Borobudur 10K yang diikuti 8000 pelari, Magelang punya potensi jadi jujukan sport tourisme MOJOK.CO
Kilas

Rute Lari Sejuk dan Nyaman di Magelang, Jadi Destinasi Sport Tourism seperti Tidar Borobudur 10K yang Diminati Banyak Orang

24 Mei 2026
Gaji Jakarta 12 Juta Bikin Gila, 3 Juta di Magelang Hidup Waras MOJOK.CO
Cuan

Daripada Menyiksa Diri Hidup di Jakarta dengan Gaji 12 Juta Sampai Setengah Gila, Pindah ke Magelang dan Hidup Waras Cukup dengan Gaji 3 Juta

16 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Curhat dan ziarah di makam ibu, tempat terbaik pulang tanpa penghakiman MOJOK.CO

Curhat di Makam Ibu Dianggap Lebay dan Sia-sia, Tapi Jadi Tempat Pulang Terbaik yang Penuh Makna dan Rasa Lega

5 Juni 2026
In this economy: momen para laki-laki merasa gagal sebagai anak dan suami karena masalah keuangan (sulit ekonomi) MOJOK.CO

In This Economy: Momen Para Laki-laki Merasa Gagal sebagai Anak dan Suami, Gaji Numpang Lewat tapi Bingung Mau Kerja Model Gimana Lagi

1 Juni 2026
Riset, Peneliti, Guru Besar Abal-Abal.MOJOK.CO

Sekte “Pemuja Kargo” di Ekosistem Kampus Indonesia yang Mencetak Peneliti Palsu dan Ilmuwan Abal-Abal

3 Juni 2026
Peserta nyentrik gowes ke Klaten untuk ikut KLIC Fest 2026. MOJOK.CO

“Onthelis” dari Nusantara Rela Gowes Berhari-hari dengan Sepeda Tua Guna Misi Kebudayaan yang Memukau Para Bule

3 Juni 2026
Pengalaman Merusak Astrea Grand Jadi Motor Racing Kampung MOJOK.CO

Pengalaman Saya “Merusak” Astrea Grand Milik Bapak Menjadi Motor Racing Kampung: Jebakan Menyenangkan dari Motor Honda yang Menjerat Saya Sampai Tua

2 Juni 2026
ilustrasi sepeda klaten.MOJOK.CO

Belajar Makna “Paseduluran” dari Penjual Onthel Lawas yang Sudah Tiga Dekade Hidup dari Pit Kebo

2 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.