Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Esai

Lima Cara Merokok yang Super Nikmat

Puthut EA oleh Puthut EA
1 Oktober 2014
A A
Lima Cara Merokok yang Super Nikmat

Lima Cara Merokok yang Super Nikmat

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Apakah Anda berpikir bahwa merokok setelah makan itu nikmat? Ya, Anda tidak salah. Apakah Anda berpendapat bahwa merokok dengan ditemani secangkir kopi hitam atau teh poci adalah cara yang nikmat? Ya, Anda tidak keliru.

Tapi Mojok Dot Co Institute berhasil merangkum hasil penelitian dengan memperhatikan bagaimana para perokok menikmati asap tembakau yang lebih afdol. Berikut urutan lima cara merokok yang paling nikmat.

Urutan kelima ditempati oleh para perokok jomblo yang merokok ketika berakhir pekan dengan sesama jomblo. Akhir pekan menimbulkan dilema akut bagi orang-orang jomblo. Di satu sisi mereka libur dari pekerjaan yang melelahkan. Di sisi yang lain, mereka merasa galau karena harus menerima realitas bahwa jodoh adalah misteri yang tak kunjung tersibak. Maka salah satu yang bisa mereka lakukan adalah ngobrol bareng dengan sesama jomblo, saling curhat, kalau perlu sambil berbagi airmata dan penderitaan.

Di saat seperti itu, berbagi dan mengisap rokok membantu meringankan beban batin yang teraniaya. Anda tidak percaya? Coba tanya Gita Wiryawan. Sebetulnya Anda bisa juga bertanya ke Arman Dhani. Ia sering mengalami fase-fase dilematis seperti itu, tapi karena Dhani tidak merokok maka tidak valid untuk kasus ini.

Posisi keempat ditempati oleh para penulis yang karya mereka berhasil dimuat di mojok.co. Selain merasa memenangi kompetisi dari sekian naskah yang masuk ke meja redaksi, mereka juga merasa bangga karena tulisan mereka dibaca oleh khalayak yang lebih luas. Merokok terasa nikmat betul. Anda harus bertanya ke Iqbal Aji Daryono untuk memastikan hal ini. Seharusnya sih bisa juga Anda tanya ke Thowaf Zuharon. Tapi jawabannya pasti akan berbelit-belit dan diperumit supaya terlihat ngintelektuil.

Menduduki rangking ketiga adalah mereka yang menang judi. Apapun jenis judi yang mereka mainkan, apakah main samgong, play station, judi togel sampai judi sepakbola, kalau mereka menang maka mengisap rokok menambah derajat kepuasan kemenangan. Eddward Panjoel Kennedy boleh ditanya soal ini. Jangan tanya Nody Arizona. Selain tidak pernah melakukan aktivitas judi, ia juga tidak paham mengenai sepakbola.

Bertahta di urutan kedua adalah perokok yang berhasil nembak gebetan dan diterima. Dada mengembung dan kebahagiaan memuncak. Begitu sampai di rumah atau kamar kos, membuat kopi lalu merokok sambil mengenang adegan yang barusan terjadi, kenikmatannya seakan tiada tara. Anda tidak mungkin menanyakan hal ini pada Agus Mulyadi. Selain tidak merokok, pasti ia belum punya pengalaman tembakannya diterima oleh si gebetan.

Sampailah kita di puncak kenikmatan mengisap asap tembakau yang dicampur cengkeh alias rokok kretek.. Kira-kira ditempati aktivitas atau situasi seperti apakah? Hm… penasaran?

Sedot dulu rokok Anda. Ternyata merokok yang paling nikmat pada akhirnya kembali ke hal yang sederhana: isap dalam-dalam dan kemudian jangan lupa untuk diembuskan… Eits, jangan marah dulu. Jangan tegang dong.

Ini yang benar: Saat Anda diterima dengan baik oleh calon mertua! Kalau tidak percaya, bertanyalah ke orang yang paling tepat: Puthut EA.

Salam kebal-kebul.

 

Terakhir diperbarui pada 25 September 2025 oleh

Tags: jomblonikmat
Puthut EA

Puthut EA

Kepala Suku Mojok. Anak kesayangan Tuhan.

Artikel Terkait

Dating apps jadi pelarian menemukan pasangan untuk memulai hubungan baru
Lipsus

Mencari Kasih Sayang Semu di Dating Apps, Pelarian dari Kesepian dan Rasa Minder usai Sering Dikecewakan di Dunia Nyata

13 Februari 2026
Salah Kalau Gue Jomblo?
Uneg-uneg

Salah Kalau Gue Jomblo?

22 Januari 2023
Menguak Cara Berpikir Khoirul Anam, Pembuat Foto Unik yang Menikah dengan Rice Cooker
Liputan

Menguak Cara Berpikir Khoirul Anam, Pembuat Foto Unik yang Menikah dengan Rice Cooker 

16 Oktober 2021
Esai

Kulamar Engkau Setelah Taaruf atau Pacaran Enaknya?

28 Juli 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

kuliah s2.MOJOK.CO

Penyesalan Lanjut S2 Cuma karena Pelarian dan FOMO: Nganggur dan Dicap Overqualified, Sudah Kerja pun Gaji Setara Lulusan SMA

5 April 2026
Innova Reborn: Mobil Keluarga yang Paling Punya Adab (Wikimedia Commons)

Ketika Bapak Semakin Ngotot Membeli Innova Reborn untuk Jadi Mobil Keluarga, Anak-anaknya Khawatir Hidup di Desa Jadi Cibiran Tetangga

4 April 2026
User kereta api (KA) ekonomi naik bus Sumber Selamat: sebenarnya kursi lebih nyaman, tapi ogah tersiksa lebih lama MOJOK.CO

User Kereta Ekonomi Naik Bus Sumber Selamat karena Tak Ada Pilihan: Kursi Lebih Nyaman, Tapi Dibuat Hampir Pingsan

2 April 2026
Warga Desa Sebenarnya Muak dengan Orang Kota yang Datang Buat Sok Slow Living: Arogan, Tak Membaur, Anggap Warga Asli Cuma “Figuran” MOJOK.CO

Tiga Kali Gagal Seleksi CPNS, Pas Sudah Diterima Jadi ASN Malah Tersiksa karena Makan “Gaji Buta”

7 April 2026
Ambisi beli mobil sebelum usia 30. Setelah terbeli Suzuki Ertiga tetap tidak bisa senangkan orang tua dan jadi pembelian sia-sia MOJOK.CO

Ambisi Beli Mobil Keluarga sebelum Usia 30, Setelah Kebeli Tetap Gagal Senangkan Ortu dan Jadi Pembelian Sia-sia

3 April 2026
KA Eksekutif, Kereta eksekutif KAI Jogja ke Jakarta nggak nyaman. MOJOK.CO

Backpackeran Naik KA Eksekutif Jogja-Jakarta Demi Menyembuhkan Luka, Malah Dibuat Kesal dengan Kelakuan Norak Penumpangnya

1 April 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026
Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

2 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.