Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Cara Diet Out of The Box dan Mitos Keliru Soal Mie Instan

Yamadipati Seno oleh Yamadipati Seno
28 September 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Mitos mie instan bikin gemuk sudah awet bertahan sejak zaman dahulu. Namun, tahukah kamu, cara diet dengan makan mie instan saja bisa jadi pilihan unik.

Bagi beberapa orang, punya tubuh ideal adalah sebuah impian. Untuk mewujudkan impian itu, investasi besar dilakukan, ya soal waktu, tenaga, dan biaya. Mulai dari pergi ke pusat kebugaran, menyewa personal trainer, patuh dengan cara diet yang sebetulnya menyiksa dirinya, bahkan mengorbankan waktu dengan hanya memikirkan soal bentuk tubuh yang ideal.

Semuanya dilakukan demi estetika tubuh. Jangan salah, bukan hanya perempuan saja. Laki-laki pun ada yang melakukan segala cara demi mendapatkan perut kotak-kotak seperti roti sobek rasa keju cokelat selang-seling. Kalau perempuan, beragam cara diet dicoba untuk menghasilkan bokong yang curvy, montok, perut yang setipis triplek, dan tiada gelambir di lengan adalah impian.

Selain berolahraga mati-matian dan mengikuti banyak cara diet, mereka juga menghindari mengonsumsi makanan yang menurut mereka “punya risiko tinggi”, yang kaya lemak, karbohidrat tinggi, dan lain sebagainya.

Ada satu menu makanan, yang kalau dibisikkan ke telingan para pencari kesempurnaan tubuh, mereka akan langsung menggelinjang dan memasang tampang setengah jijik. Menu makanan yang saya maksud adalah mie instan. Betul, makanan ramah anak kos dan tanggal tua itu.

Bahkan, ada sebuah mitos yang seperti sudah terpatri di dalam sanubari mereka. Sudah seperti seorang muslim yang mengharamkan babi. Mitos yang saya maksud adalah mie instan bakal bikin gemuk. Mitos ini sudah diturunkan sejak zaman dulu. Mungkin sudah sejak zaman Sultan Agung menyerang Sunda Kelapa.

Apalagi ketika para pencari kesempurnaan tubuh ini melihat ada orang yang makan mie instan dengan lauk nasi putih hangat dengan asap yang mengepul dan telur ceplok setengah matang ditambah irisan 3 lombok. Melihat itu, orang-orang ini mungkin bakal langsung pergi ke Masjid untuk berwudu dan bertobat kepada Allah karena mata mereka terpapar pemandangan yang tidak senonoh.

Nah, sebetulnya, ini kabar gembira untuk anah kos yang mesra dengan tanggal tua, yaitu mie instan itu tidak bikin gemuk. Asal, ada syaratnya, yaitu dimakan dengan cara benar. Jadi, lengkapi mie instan kamu dengan menu-menu pendamping, seperti sayuran dan sumber protein lainnya. Ini menurut Guru Besar Departemen Gizi Masyarakat FEMA Institute Pertanian Bogor, Prof. Dr. Ir. Hardiansyah, MS, yaaa. Jadi bukan menurut saya.

Syarat kedua, nah kalau ini menurut saya, hati-hati dengan ungkapan “satu kurang, dua kebanyakan” ketika mau makan mie instan. Tahan hasrat kamu yang tiba-tiba bisa tidak terkontrol ketika melihat bungkus Indomie Goreng yang putih dan seksi itu. Makan dengan porsi yang aman dan ditemaki sayuran. Wajib, nih hukumnya.

Nah, tahukah kamu, mie instan juga bisa dijadikan salah satu menu di cara diet yang out of the box. Karena namanya out of the box, makanya cara diet ini memang tidak biasa. mungkin kamu perlu konsultasi dulu dengan ahli kesehatan sebelum mencobanya.

Jadi, ada beberapa orang, bahkan para artis, yang mencoba cara diet dengan hanya makan satu porsi mie instan per hari selama beberapa waktu. Kang Ha Neul, artis dari Korea Selatan, hanya makan satu porsi ramen setiap hari. Hasilnya, ia berhasil menurunkan berat badan hingga delapan kilogram!

Selain Kang Ha Neul, ada seorang Youtuber blasteran Indonesia-Korea bernama Ben Budiman yang juga hanya mengonsumsi mie instan sebagai pilihan cara diet. Jadi, selama satu minggu, Ben hanya makan empat bungkus Indomie Goreng per harinya. Setelah satu minggu menjalankan cara diet ini, berat badan Ben turun tiga kilogram!

Selama satu minggu menjalani cara diet ini, Ben dua kali pergi ke pusat kebugaran. Memang, apa saja cara diet yang kamu pilih, olahraga secukupnya jangan sampai ditinggal.

Terakhir, cara diet ini memang bisa terlihat ekstrem di mata orang banyak. Apalagi dengan mitos bahwa mie instan bisa bikin gemuk. Sekali lagi, sebelum mencoba cara diet out of the box ini, konsultasi dulu dengan ahli kesehatan, ya! Siapa tahu kamu tidak cocok dengan cara diet ini.

Terakhir diperbarui pada 28 September 2018 oleh

Tags: cara dietdietdiet mie instangimIndomieIndomie GorengMie Instanmitos mie instantubuh ideal
Yamadipati Seno

Yamadipati Seno

Redaktur Mojok. Koki di @arsenalskitchen.

Artikel Terkait

Unesa selamatkan mahasiswa Surabaya yang ditolak IPB dan Unair di Jurusan Ilmu Gizi. MOJOK.CO
Kampus

Ditolak Unair 2 Kali, Unesa Selamatkan Saya Jadi Sarjana Ilmu Gizi dengan Karier yang Mentereng

1 Oktober 2025
warmindo unggul dari warteg.MOJOK.CO
Kuliner

3 Alasan Sederhana Orang Memilih Makan di Warmindo daripada Warteg, Padahal Lauknya Kalah Lengkap

29 Juni 2024
warmindo tertua jogja menolak jadi warteg.MOJOK.CO
Kuliner

Warmindo Generasi Tertua di Jogja yang 42 Tahun Menolak Jualan Lauk Kayak Warteg, Setia dengan Burjo dan Indomie

23 Juni 2024
indomie di warmindo semarang.MOJOK.CO
Ragam

Kolaborasi Indomie dan Warmindo yang Mengubah Dunia Kuliner Mahasiswa, Anak Kos Melarat di Semarang Bisa Makan Gratis Sebulan

19 Juni 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Luka perempuan pekerja Surabaya, jadi tulang punggung keluarga gara-gara punya kakak laki-laki tak guna MOJOK.CO

Luka Perempuan Pekerja Surabaya: Jadi Tulang Punggung Keluarga, Duit Ludes Dipalak Kakak Laki-laki Nggak Guna

17 Januari 2026
Dosen Profesi Nelangsa, Gaji Kalah sama Ngajar Anak SD (Unsplash)

Gelap Masa Depan Dosen, Lulusan S2 Jogja Mending Ngajar Anak SD di Surabaya yang Lebih Menjanjikan dari sisi Gaji

12 Januari 2026
Mitsubishi L300: Simbol Maskulinitas, Pemutar Ekonomi Bangsa MOJOK.CO

Mitsubishi L300: Simbol Maskulinitas Abadi yang Menolak Fitur Keselamatan demi Memutar Ekonomi Bangsa

13 Januari 2026
Kisah Wisudawan Terbaik ITB, Berhasil Selesaikan S2 dari Ketertarikan Menyusuri Kampung Tua di Pulau Jawa. MOJOK.CO

Kisah Wisudawan Terbaik ITB, Berhasil Selesaikan Kuliah S2 dari Ketertarikan Menyusuri Kampung Tua di Pulau Jawa

12 Januari 2026
alfamart 24 jam.MOJOK.CO

Alfamart 24 Jam di Jakarta, Saksi Para Pekerja yang Menolak Tidur demi Bertahan Hidup di Ibu Kota

14 Januari 2026
Keluar dari organisasi mahasiswa ekstra kampus (ormek) PMII, dicap pengkhianat tapi lebih sukses MOJOK.CO

Nekat Keluar PMII karena Tak Produktif: Dicap Pengkhianat-Nyaris Dihajar, Tapi Bersyukur Kini “Sukses” dan Tak Jadi Gelandangan Politik

13 Januari 2026

Video Terbaru

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

8 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.