MOJOK.COAdalah kesempatan langka klub divisi Championship seperti Manchester United ketemu Liverpool. Apalagi, United punya 7 kekuatan yang bakal sulitkan The Reds.

Saya tidak setuju apabila laga Liga Inggris antara Liverpool melawan Manchester United bukan big match lagi. Saya rasa ini bentuk pelecehan. Sebuah penghinaan yang teramat sangat besar bagi Manchester United.

Bagi klub-klub seperti Manchester United, Fulham, Derby County, Preston, QPR, dan Stoke City, kesempatan melawan klub papan atas adalah big match yang sudah ditunggu. Stadion-stadion mereka pasti akan penuh ketika menjamu tim calon juara Liga Inggris 2055 seperti Liverpool ini. Kapan lagi tim dari divisi Championship ketemu dari klub Premier League.

Oleh sebab itu, tolong hentikan tuduhan kalau laga Manchester United vs Liverpool bukan lagi big match. Bagaimana dengan Arsenal kamu bertanya? Ingat lagi, kemarin Arsenal berhasil menahan imbang United dengan susah payah.

Kita kasih apresiasi untuk Arsenal yang bisa bertahan dengan baik ketika melawan United. Karena ketika melawan tim yang lebih jago, yaitu Watford, Arsenal gagal menang. Ya maklum, mental tim semenjana memang langsung bertahan ketika berhasil bikin gol duluan. Level mereka sudah meningkat, lebih baik dari klub-klub Liga Kampina.

Oke, kembali ke big match antara Manchester United vs Liverpool. Untuk pertandingan penting ini, saran saya adalah Liverpool tidak boleh jemawa. Manchester United punya 7 kekuatan yang bakal bikin laga ini jadi sulit untuk The Reds. Apa saja 7 kekuatan yang dimaksud itu?

1. Pertahanan kokoh dari serangan bola mati.

Manchester United punya dua bek tengah paling tangguh saat ini. Mereka punya Virgil van Dijk dan Dejan Lovren. Nama terakhir adalah bek tengah yang mendaku sebagai yang terbaik di dunia. Biar cepet kita setuju saja.

Ingat, pelapis mereka saja masih ada nama-nama Joe Gomez dan Joel Matip. Keempat bek tengah ini adalah barisan bek tengah tangguh. Penerus bek legendaris mereka: Kolo Toure.

Baca juga:  Hari Tenang, Liverpool dan Mohamed Salah Menyatukan Pendukung Jokowi dan Prabowo

2. Jago bikin gol lewat bola mati.

Kuat menahan serangan bola mati lawan, Manchester United juga jago ketika gantian menyerang. Bek tengah mereka, Virgil van Dijk, jago menyambut umpan sepak pojok.

Fans Manchester United masih ingat ketika Trent Alexander-Arnold melakukan sepak pojok cepat ketika melawan Barcelona? Bola datar itu disambut Divock Origi dengan tembakan sekali sentuh. Jago banget.

3. Jago menyelesaikan peluang.

Saat ini, Manchester United punya trio penyerang paling serasi di dunia. Mereka adalah Mo Salah, Sadio Mane, dan Roberto Firmino. Ketiganya punya teknik penyelesaikan peluang di atas rata-rata. Bandingkan dengan lini depan Liverpool yang hanya diisi Marcus Rashford.

Ehh, jangan meremehkan dulu. Bulan September yang lalu, Rashford baru saja menyabet gelar pencetak gol terbaik bagi Liverpool. Sebuah gol cantik, yang dicetak lewat titik penalti. Bulan September yang lalu, Liverpool memang cuma bikin satu gol. Ya dari kaki Rashford dan lewat titik penalti itu. Cantik sekali golnya. Bola ditendang pakai kaki dan masuk gawang. Proses gol yang langka.

4. Manchester United jago nyerang dari sisi lapangan.

Selain trio penyerang paling serasi di dunia, Manchester United juga punya dua bek sayap paling produktif saat ini. Mereka adalah Trent Alexander-Arnold sebagai bek kanan dan Andrew Robertson sebagai bek kiri. Keduanya jago mengirim umpan silang dari sisi lapangan. Akurasi umpan silang mereka sudah seakurat umpan silang kevin De Bruyne, gelandang serang Manchester City.

5. Jago bikin peluang lewat umpan terobosan.

Manchester United punya sosok penyerang tengah bernama Firmino. Dia adalah salah satu false 9 terbaik di dunia. Selain bikin gol, Firmino juga jago turun ke bawah untuk ambil bola atau memancing naik pertahanan lawan. Ruang kosong yang ia tinggalkan akan dimanfaatkan Mo Salah dan Sadio Mane.

Baca juga:  Jika Manchester United Jadi Dibeli Arab Saudi

Ketika tercipta ruang dan dimaknfaatkan salah satu dari Salah dan Mane, Manchester United sering mengirim umpan-umpan terobosan ke kotak penalti. selain Firmino, masih ada Jordan Henderson dan Naby Keita yang jago kasih umpan terobosan. Maka, selain kuat di sisi lapangan, United juga jago bikin gol langsung dari tengah.

6. Jago bikin peluang.

Manchester United adalah salah satu dari sedikit klub yang patuh dengan ide gegenpressing. Sebuah ide yang membuat para pemain sangat disiplin untuk langsung merebut bola secepat mungkin ketika penguasaan hilang.

Oleh sebab itu, United sangat sering mendapatkan kembali penguasaan bola di wilayah lawan. Semakin dekat dengan gawang lawan, persentase terciptanya peluang semakin besar. Maka, United lebih sering bikin peluang ketimbang lawan. Tidak akan ada gol tanpa peluang, dong.

7. Jago bola-bola atas.

Kekuatan United yang satu ini masih ada hubungannya dengan kekuatan bertahan maupun menyerang menggunakan bola mati. Bedanya, jago bola-bola terlihat dari rata-rata umpang silang yang menjadi gol.

Trio striker yang sangat padu, ditambah dua bek sayap paling produktif saat ini. Tidak heran kalau United cukup sering bikin gol lewat bola-bola atas.

Nah, itulah 7 kekuatan yang bakal bikin susah hidup Liverpool di Old Traffford nanti. Apalagi jika Liverpool masih mengandalkan “pesugihan titik putih” dari wasit. Kan selama ini dikenal sebuah ujaran berbunyi “Wasite Liverpool!” untuk menggambarkan betapa seringnya Liverpool dibantu wasit. Coba tanya fans Arsenal pasti masih sakit hati sampai sekarang.

BACA JUGA Anthony Martial Membantu Manchester United Mengukur Gawang atau artikel Yamadipati Seno lainnya.



Tirto.ID
Loading...

No more articles