Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Video

Tak Berniat Jadi Penulis, Tapi Hidup Berubah Karena Menulis | Semenjana Eps. 16

Redaksi oleh Redaksi
10 Juni 2025
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Banyak orang merasa ragu untuk menulis karena tidak percaya diri terhadap karya-karyanya sendiri. Namun, pertanyaannya adalah: apakah seseorang yang tidak memiliki cita-cita menjadi seorang penulis bisa menjadi penulis yang terkenal? Setiap tahap kehidupan pasti memiliki tantangan masing-masing.

Dari IPK Pas-pasan ke Penulis Media Massa

Kisah perjalanan hidup saya dimulai ketika akhirnya saya lulus kuliah. IPK saya pas-pasan, dan waktu tempuh kuliah lebih dari tujuh tahun. Setelah lulus, hidup terasa membingungkan dan getir. Dengan IPK seperti itu, saya kesulitan melamar kerja di banyak perusahaan.

Di masa sulit ini, saya teringat kenangan saat SMP hingga lulus SMA. Waktu itu, saya rajin menulis di media massa. Ingatan itu memantik kembali semangat saya untuk menulis. Sejak saat itu, saya mulai berlatih menulis lagi. Setiap hari saya hanya membaca buku dan menulis. Kegiatan ini saya jalani selama 8 bulan.

Setelah saya cukup percaya diri dan yakin, saya mengirimkan karya-karya saya ke media massa dan mendapat respons positif. Sejak saat itu, menulis di media massa menjadi bagian penting dalam hidup saya—bahkan menjadi sumber penghidupan utama selama lebih dari 5 tahun.

Perjalanan saya tidak berhenti sebagai penulis saja. Saya juga mulai meniti karier sebagai peneliti muda, dimulai dari posisi peneliti lapangan. Berkat pengalaman menulis, saya memiliki keunggulan tersendiri dibanding banyak peneliti lain.

Sambil menikmati kehidupan sebagai seorang penulis dan peneliti, saya juga membuka bisnis kecil-kecilan dengan nama Klinik Buku EA, hingga kemudian saya mendirikan Mojok dan Buku Mojok. Semua itu tak lepas dari kerja-kerja penulisan yang pernah saya lakukan sebelumnya.

Menulis Bukan Sekadar Soal Uang

Banyak hal yang saya dapat dari keterampilan menulis, terutama adalah ketertiban berpikir. Sebab, seorang penulis harus berpikir bagaimana menyusun kata demi kata, kalimat demi kalimat, paragraf demi paragraf, hingga terbentuk menjadi sebuah tulisan yang utuh.

Sebuah ide atau gagasan tidak dapat disebut gagasan jika tidak bisa ditulis. Kalau hanya dipikir-pikir tanpa adanya eksekusi, hal itu hanyalah fatamorgana.

Menulis kemudian menjadi laku sehari-hari saya. Saya beruntung terus bisa menulis, berpikir, dan mencari ide yang membuat pikiran saya bekerja dengan baik dan cukup sehat.

Pada akhirnya, menulis kini bukan lagi soal uang, tapi menjadi semacam laku pikiran dan mental saya. Membuat belasan atau bahkan puluhan buku tentang interaksi saya adalah salah satu motivasi terbesar jika saya diberi umur yang panjang.

Tags: kisah inspirasimenulispenulissemenjana

Terpopuler Sepekan

Mie ayam di Jakarta jadi saksi para pekerja berusaha tetap waras meski penuh beban hidup MOJOK.CO

Mie Ayam di Jakarta, Saksi Pekerja Berusaha Waras setelah Berkali-kali Nyaris Gila karena Kerja dan Beban dari Orang Tua

14 Januari 2026
flu.mojok.co

Super Flu yang Muncul di Jogja Memang Lebih Berat dari Flu Biasa, tapi Beda dengan Covid-19

9 Januari 2026
Keluar dari organisasi mahasiswa ekstra kampus (ormek) PMII, dicap pengkhianat tapi lebih sukses MOJOK.CO

Nekat Keluar PMII karena Tak Produktif: Dicap Pengkhianat-Nyaris Dihajar, Tapi Bersyukur Kini “Sukses” dan Tak Jadi Gelandangan Politik

13 Januari 2026
Dracin Disukai Dunia karena di Surabaya Kaos Oblong dan Sandal Jepit Simbol Kekayaan, di Cina Tanda Orang Bangkrut MOJOK.CO

Dracin Disukai Dunia karena di Surabaya Kaos Oblong dan Sandal Jepit Simbol Kekayaan, di Cina Tanda Orang Bangkrut

14 Januari 2026
Olin, wisudawan terbaik Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD) pada 2025. MOJOK.CO

Pengalaman Saya sebagai Katolik Kuliah di UMMAD, Canggung Saat Belajar Kemuhammadiyahan tapi Berhasil Jadi Wisudawan Terbaik

14 Januari 2026
alfamart 24 jam.MOJOK.CO

Alfamart 24 Jam di Jakarta, Saksi Para Pekerja yang Menolak Tidur demi Bertahan Hidup di Ibu Kota

14 Januari 2026

Video Terbaru

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

8 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.