Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Video

Gugun El Guyanie : Awalnya Soal Skripsi, Berakhir Membongkar Dinasti

Redaksi oleh Redaksi
28 Oktober 2025
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Episode Putcast kali ini kedatangan Gugun El Guyanie, Seorang ahli hukum tata negara dan hukum islam yang dikenal dengan pandangan progresifnya soal demokrasi indonesia.

Obrolan dimulai dari cerita masa perkuliahan, pengalaman menjadi mahasiswa hukum, sampai lika-liku menyusun skripsi hingga disertasi sampai sat ini

Namun perlahan, pembicaraan itu bergerak ke arah yang lebih serius dan lebih dalam dari sekedar keluasan mahasiswa. Gugun mulai membedah praktik politik di Indonesia yang menurutnya semakin jauh dari nilai demokrasi.

Ia mengungkap sisi gelap Pilkada yang jarang dibicarakan mulai dari akar feodalisme politik yang masih mengakar kuat, budaya uang bensin yang sampai sekarang seakan masih menjadi tradisi, hingga partai politik yang makin hari makin kelihatan sebagai sistem kendali orang dalam alih-alih lokomotif aspirasi rakyat.

Baginya demokrasi Indonesia tampak hanya sebagai ritual lima tahunan-event yang kelihatan meriah di permukaan, namun menyisakan ruang gelap dibalik layar dari transaksi politik, dinasti kekuasaan, hingga rakyat yang hanya dijadikan objek bukan subjek.

Dalam obrolan Gugun  El Guyanie tidak hanya mengkritik, tapi juga mengajak kita mempertanyakan benarkan rakyat masih punya fungsi ketika uang, kedekatan keluarga adalah modal penentu utama dalam politik. Tak hanya itu ia juga menentang cara kita selama ini memahami demokrasi, menurutnya persoalan politik bukan hanya masalah sistem, tetapi masalah pola budaya dan pola pikir masyarakat.

Sering kali kebanyakan dari kita menghormati kekuasaan biaknya mempertanyakan. Kita cenderung menerima pelicin sebagai tanda terima kasih, bukan sebagian dari praktek money politik yang merusak masa depan.

Simak kisah lengkapnya di episode terbaru putcast dan siapa tahu pola pikirmu akan berubah, buka lagi menjadi penonton tetapi juga menjadi pengontrol.

Terakhir diperbarui pada 7 Desember 2025 oleh

Tags: #percumalaporpolisiGugun El Guyaniepolitik
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Republik dan Bayang Penjajahan yang Tak Usai
Video

Republik dan Bayang Penjajahan yang Tak Usai

25 Oktober 2025
Kotak Pandora Politik Terbuka: Gus Romy Ungkap Krisis di PPP
Video

Kotak Pandora Politik Terbuka: Gus Romy Ungkap Krisis di PPP

20 Mei 2025
Dwifungsi ABRI dan Ambisi Kuasa di Luar Barak
Video

Dwifungsi ABRI dan Ambisi Kuasa di Luar Barak

10 Mei 2025
Dinamika Politik di Masjid Istiqlal dan Fenomena Muslim Tanpa Masjid
Video

Dinamika Politik di Masjid Istiqlal dan Fenomena Muslim Tanpa Masjid

30 Maret 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

MY Lawson, aplikasi membership yang beri ragam keuntungan ke pengguna MOJOK.CO

Sensasi Pakai MY LAWSON: Aplikasi Membership Lawson yang Beri Ragam Keuntungan Ekslusif buat Pelanggan

10 Januari 2026
Jombang itu kota serba nanggung MOJOK.CO

Jombang Kota Serba Nanggung yang Bikin Perantau Bingung: Menggoda karena Tenteram, Tapi Terlalu Seret buat Hidup

12 Januari 2026
Film Semi Jepang Bantu Mahasiswa Culun Lulus dan Kerja di LN (Unsplash)

Berkat Film Semi Jepang, Mahasiswa Culun nan Pemalas Bisa Lulus Kuliah dan Nggak Jadi Beban Keluarga

14 Januari 2026
Sisi Gelap Bisnis Es Teh Jumbo, Tak Cuan Bisnis Melayang MOJOK.CO

Dua Kisah Bisnis Cuan, Sisi Gelap Bisnis Es Teh Jumbo yang Membuat Penjualnya Menderita dan Tips Memulai Sebuah Bisnis

15 Januari 2026
Dosen Profesi Nelangsa, Gaji Kalah sama Ngajar Anak SD (Unsplash)

Gelap Masa Depan Dosen, Lulusan S2 Jogja Mending Ngajar Anak SD di Surabaya yang Lebih Menjanjikan dari sisi Gaji

12 Januari 2026
Sewakan kos bebas ke teman sesama mahasiswa Malang yang ingin enak-enak tapi tak punya modal MOJOK.CO

Mahasiswa Malang Sewakan Kos ke Teman buat Mesum Tanpa Modal, Dibayar Sebungkus Rokok dan Jaga Citra Alim

14 Januari 2026

Video Terbaru

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

8 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.