Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Tukang Parkir di Jogja Sejatinya Masih Perlu Evaluasi

Redaksi oleh Redaksi
15 November 2023
A A
Tukang Parkir di Jogja Sejatinya Masih Perlu Evaluasi MOJOK.CO

Ilustrasi Tukang Parkir di Jogja Sejatinya Masih Perlu Evaluasi. (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Saya baru saja membaca tulisan di kanal Uneg-uneg mengenai tukang parkir di Jogja yang katanya worth it dan bekerja secara benar selayaknya tukang parkir yang diidam-idamkan oleh masyarakat. Kalau berdasarkan tolok ukur membantu mengeluarkan kendaraan dan mengarahkan kendaraan menghadap arah jalan pulang, itu benar adanya dan saya setuju. Namun, percayalah kalau masih ada tukang parkir di Jogja yang kelakuannya itu negatif.

Pernah suatu waktu di resto cepat saji di daerah Kota Jogja, saya memarkirkan motor dan makan di tempat selama kurang lebih setengah jam. Setelahnya, ketika hendak keluar untuk mengambil motor dan pulang, ternyata tangan saya tidak cukup panjang untuk menjangkau helm yang menggantung di kaca spion. Di sinilah tukang parkir kemudian membantu saya mengeluarkan motor terlebih dahulu.

Namun, entah karena hal apa, helm saya tiba-tiba jatuh dengan keras di aspal berbatu. Sayangnya, tukang parkir tersebut tidak buru-buru mengambilnya dan mengembalikan kepada saya dengan permintaan maaf.

Berikut dengan pemberian uang parkir dua ribu saya kepada tukang parkirnya tidak disambut senyum atau ucapan “terima kasih”. Belum lagi malah ketiga temannya, yang juga merupakan tukang parkir malah tertawa dan senyum-senyum sendiri entah untuk alasan apa. 

Nyaman? Jelas, tidak. Kemudian kejadian menyebalkan itu ditutup dengan dentuman tangan tukang parkir yang menonjok plang tanda keluar. Duh, kalau lagi capek, kesal atau marah, mending nggak usah bekerja, deh, Pak!

Tukang parkir di Jogja, tolong jangan urusi urusan pribadi orang lain

Beberapa bulan sebelumnya, dengan kejadian yang lebih parah, teman laki-laki saya justru mendapatkan body shamming dari tukang parkir wanita di resto cepat saji juga. Tanpa pernah kenal dan berbicara dengan teman saya, tukang parkir itu malah memberikan komentar bernada negatif dan berakhir membuat hati satu lingkar pertemanan kami dongkol kepadanya.

Ya, bayangkan saja, hati siapa yang tidak tercabik-cabik mendapatkan body shamming di ranah publik? Akhirnya, kami mengambil keputusan untuk kemudian berhenti ke resto cepat saji itu ketika kami merencanakan agenda pergi bersama, selamanya!

Jadi, tolong, dong tukang parkir ini, tuh cukup lakukan pekerjaannya saja dengan benar. Toh, setiap motor yang keluar-masuk juga membayar untuk penjagaan. Nggak perlu, deh mengurusi urusan pribadi orang lain yang bahkan nggak mengenal satu sama lain, huh, ngerasa kurang kerjaan banget ‘kah?”

Cindy Gunawan Kasihan, Bantul [email protected]

BACA JUGA Tukang Parkir di Jabodetabek Harus Study Tour ke Jogja  dan keluh kesah lain dari pembaca Mojok di UNEG-UNEG

Keluh kesah dan tanggapan Uneg-uneg  bisa dikirim di sini.

Terakhir diperbarui pada 15 November 2023 oleh

Tags: Jogjaparkirsurat pembacatukang parkiruneg-uneg
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Diancam Pihak Resto karena Telat Antar Makanan Lebih Mudah Diterima daripada Gagal Jadi Sarjana Hukum UGM MOJOK.CO
Edumojok

Perjuangan Ojol sambil Kuliah: Pernah Diancam Pihak Resto karena Telat Antar Makanan, Kini Lulus Jadi Sarjana Hukum UGM

5 Februari 2026
Asriadi Cahyadi pemilik Dcell Jogja Store, toko musik analog. MOJOK.CO
Sosok

Saat Musik Analog Bukan Lagi Barang Jadul yang Bikin Malu, tapi Pintu Menuju Kenangan Masa Lalu bagi Pemuda di Jogja

4 Februari 2026
Tak Mau Jadi Beban Orang Tua, Mahasiswa Psikologi UGM Pilih Kuliah Sambil Ngojol untuk Bayar UKT MOJOK.CO
Edumojok

Tak Mau Jadi Beban Orang Tua, Mahasiswa Psikologi UGM Pilih Kuliah Sambil Ngojol untuk Bayar UKT

2 Februari 2026
Toko musik analog, Dcell Jogja Store. MOJOK.CO
Bidikan

Juru Selamat “Walkman” di Bantul yang Menolak Punah Musik Analog

2 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Surat Wasiat dari Siswa di NTT Itu Tak Hanya Ditujukan untuk Sang Ibu, tapi Bagi Kita yang Gagal Melindungi Korban Kekerasan Anak. MOJOK.CO

Surat Wasiat Siswa di NTT Tak Hanya bikin Trauma Ibu, tapi Dosa Kita Semua yang Gagal Melindungi Korban Kekerasan Anak

7 Februari 2026
Masturbasi di KRL dan TransJakarta: Maskulinitas Kota dan Tubuh yang Terjepit di Ruang Publik MOJOK.CO

Masturbasi di KRL dan TransJakarta: Maskulinitas Kota dan Tubuh yang Terjepit di Ruang Publik

4 Februari 2026
Lolos Unair lewat jalur golden ticket tanpa SNBP. MOJOK.CO

Tak Menyesal Ikuti Saran dari Guru BK, Berhasil Masuk Fakultas Top Unair Lewat Golden Ticket Tanpa Perlu “War” SNBP

7 Februari 2026
Sarjana pegasuh anak, panti asuhan Muhammadiyah di Surabaya. MOJOK.CO

Lulusan Sarjana Nekat Jadi Pengasuh Anak karena Susah Dapat Kerja, Kini Malah Dapat Upah 450 Ribu per Jam

5 Februari 2026
Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

31 Januari 2026
Umur 23 tahun belum mencapai apa-apa: dicap gagal dan tertinggal, tapi tertinggal ternyata bisa dinikmati dan tak buruk-buruk amat MOJOK.CO

Umur 23 Belum Mencapai Apa-apa: Dicap Gagal dan Tertinggal, Tapi Tertinggal Ternyata Bisa Dinikmati karena Tak Buruk-buruk Amat

2 Februari 2026

Video Terbaru

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

4 Februari 2026
Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

3 Februari 2026
Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

31 Januari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.