Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Uneg-uneg

Manisnya Hari Kemenangan tapi Tetangga Tetap Menyebalkan

Redaksi oleh Redaksi
30 April 2023
A A
tetangga menyebalkan mojok.co

Ilustrasi uneg-uneg (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Idulfitri menjadi momen yang manis untuk semua. Nuansanya khas, identik dengan kumpul keluarga. Namun, sayangnya momen ini tidak serta-merta memberikan sisi positif. Tidak percaya? Ini yang terjadi di desaku.

Tetangga yang suka mengatur hidup

Selepas salat idulfitri, tradisi yang biasa di lakukan adalah sungkeman. Nah, selesai saling memaafkan antar-keluarga, kami sekeluarga melanjutkan silaturahmi ke tetangga. Aku yang berusia 21 tahun dan tengah menempuh studi S1, sering mendapatkan ocehan yang menyebalkan, seperti:

  1. Mengapa harus kuliah? mending kamu kerja saja!
  2. Setelah lulus kuliah kamu itu cocoknya menjadi guru!
  3. Mas, kamu besok kalau nikah, jangan di atas 25 tahun! Nanti ndak ketuaan, mulai pikirkan dari sekarang.

Saling memaafkan, tapi tetap berujung menyebalkan

Tetangga yang sering mendzhalimi keluargaku adalah mereka yang sering dengan seenaknya membuang sampah di kebun keluarga. Masalahnya, kebun itu sangat dekat dengan rumah, terus tidak enak dilihat, dan sering menghadirkan bau yang tidak sedap.

Nah! Momen hari kemenangan ini, seperti menjadi momen menghapus dosa si tetangga saja. Datang untuk silaturahmi, terus saling memaafkan, dan tetap berakhir pada membuang sampah di kebun keluargaku. Kan yang tadinya suci, harus kembali ternodai.

Ajang pamer pencapaian

Hal terakhir yang tidak menyenangkan adalah adu pencapaian. Saat tengah asik menikmati hidangan, terkadang risi ketika obrolan mulai membahas masalah harta.

Ada yang bercerita kalau anaknya baru saja membelikan mobil, beberapa hidangan yang ada itu merupakan makanan mahal, dan mengomentari pakaian yang melekat saat kita gunakan bertamu. Belum lagi, saat tahu bila pakaian yang digunakan itu adalah barang lawas.

Komentar mengenai kondisi rumah juga tidak luput dari mulut-mulut mereka. Beberapa tetanggaku itu seolah merasa kasihan—tetapi menjurus pada hal yang meremehkan.

Aneh memang tetangga di desaku ini. Seolah hidup adalah hal yang harus memenuhi tradisi dan yang lumrah (lumrah menurut pandangan umum). Lebaran itu identik dengan barang baru, memaafkan yang hanya simbolik, dan sikap-sikap konyol lain. Semoga Tuhan menerima segala amalnya, keluarga besar di berikan kesabaran, dan lekas diberikan HIDAYAH!

Wachid Hamdan
Gabahan V, Sumberadi, Mlati, Sleman, DI Yogyakarta
[email protected]

BACA JUGA Jakarta Banyak Manisnya, Tidak Sedikit Pahitnya dan keluh kesah lain dari pembaca Mojok di UNEG_UNEG.

Keluh kesah dan tanggapan Uneg-uneg  bisa dikirim di sini

 

Terakhir diperbarui pada 30 April 2023 oleh

Tags: idufitriTetanggauneg-uneg
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Overthinking Siswa SMA yang Akhirnya Berhasil Kuliah Jalur SNBP di Universitas Trunojoyo Madura MOJOK.CO
Uneg-uneg

Overthinking Siswa SMA yang Akhirnya Berhasil Kuliah Jalur SNBP di Universitas Trunojoyo Madura

20 April 2024
Kelakuan Pengemudi Mobil di Surabaya Bikin Orang Banyak-banyak Istigfar MOJOK.CO
Uneg-uneg

Kelakuan Pengguna Mobil di Surabaya Bikin Orang Banyak-banyak Istigfar

13 Maret 2024
Surat Cinta untuk Petugas Parkir Liar di Jakarta yang Cuma Modal Peluit MOJOK.CO
Uneg-uneg

Surat Cinta untuk Petugas Parkir Liar di Jakarta yang Cuma Modal Peluit

10 Maret 2024
Jalur Pantura Semarang-Kudus Adalah Alasan Saya Merem Melek dan Misuh! MOJOK.CO
Uneg-uneg

Jalur Pantura Semarang-Kudus Adalah Alasan Saya Merem Melek dan Misuh!

9 Maret 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ngerinya jalan raya Pantura Rembang di musim hujan MOJOK.CO

Jalan Pantura Rembang di Musim Hujan adalah Petaka bagi Pengendara Motor, Keselamatan Terancam dari Banyak Sisi

12 Januari 2026
Jombang itu kota serba nanggung MOJOK.CO

Jombang Kota Serba Nanggung yang Bikin Perantau Bingung: Menggoda karena Tenteram, Tapi Terlalu Seret buat Hidup

12 Januari 2026
Mie ayam di Jakarta jadi saksi para pekerja berusaha tetap waras meski penuh beban hidup MOJOK.CO

Mie Ayam di Jakarta, Saksi Pekerja Berusaha Waras setelah Berkali-kali Nyaris Gila karena Kerja dan Beban dari Orang Tua

14 Januari 2026
Mobilitas bus pariwisata menjadi tantangan tersendiri bagi Kawasan Sumbu Filosofi (KSF) dan tata kelola di Jogja MOJOK.CO

Lalu-lalang Bus Pariwisata Jadi “Beban” bagi Sumbu Filosofi Jogja, Harus Benar-benar Ditata

10 Januari 2026
Film Semi Jepang Bantu Mahasiswa Culun Lulus dan Kerja di LN (Unsplash)

Berkat Film Semi Jepang, Mahasiswa Culun nan Pemalas Bisa Lulus Kuliah dan Nggak Jadi Beban Keluarga

14 Januari 2026
“Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah”: KDRT Tidak Selalu Datang dari Kekerasan, tapi Juga Lewat Ketidakpedulian .MOJOK.CO

“Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah”: KDRT Tidak Selalu Datang dari Kekerasan, tapi Juga Lewat Ketidakpedulian 

11 Januari 2026

Video Terbaru

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

8 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.