Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Mahasiswa itu Sudah Dewasa, Nggak Perlulah Posko KKN Memperketat Aturan 

Redaksi oleh Redaksi
15 Juli 2023
A A
Mahasiswa itu Sudah Dewasa, Nggak Perlulah Posko KKN Memperketat Aturan. MOJOK.CO

Mahasiswa itu Sudah Dewasa, Nggak Perlulah Posko KKN Memperketat Aturan. MOJOK.CO

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Saya ingin berbagi uneg-uneg saya di posko KKN kelompok saya. Meski baru beberapa hari berjalan, tapi saya punya uneg-uneg yang harus saya sampaikan.

Sebagai mahasiswa di salah satu perguruan tinggi Islam di Surakarta, saya sangat bersyukur bisa mendapat kesempatan menuntut ilmu hingga perguruan tinggi. Tidak hanya pendidikan, sesuai dengan Tri Dharma perguruan tinggi, terdapat tugas penting mahasiswa lainnya, sebut saja penelitian dan pengabdian. 

Sebagian mahasiswa barangkali ada yang beranggapan, bahwan penelitian itu ya cuma pas mendapat tugas dari dosen atau pas skripsi saja. Padahal nggak cuma itu, ada agenda akademik yang harus mahasiswa selesaikan dalam penuntasan tugas penelitian dan pengabdian, yaitu KKN.  

Tentu, beberapa mahasiswa yang pernah menjalankan KKN memiliki pengalaman yang menyenangkan, tapi tak jarang yang kapok dengan pengalaman yang pernah mereka alami selama KKN.

Kebetulan, 1 bulan ke depan saya akan melaksanakan KKN, tepatnya di desa Bendan, Kecamatan Boyolali. Merupakan hal wajar, ketika seseorang pendatang di sebuah desa harus menemui dan menaati norma-norma yang ada. 

Perihal etika dan sopan santun dalam bermasyarakat adalah hal lumrah, di tempat saya KKN pihak desa juga mengarahkan seperti itu. Namun, bagaimana jika norma atau aturan itu yang membuat adalah koncomu dewe alias temanmu sendiri? Betul, teman satu atap posko.

Aturan di posko KKN

Saya ingin berbagi pengalaman selama 3 hari menjalani hidup di posko KKN. Termasuk pengalaman mengenai aturan posko KKN yang tujuannya untuk membuat ketertiban, justru malah membuat kegaduhan dan pelanggaran. Sebenarnya nggak ada yang salah, mau ada aturan atau tidak ya terserah, asalkan itu memang perlu. Tapi bagi saya soal aturan posko KKN itu nggak begitu perlu.

Baru 2 hari berjalan, rekan kelompok KKN saya mengusulkan untuk membuat aturan selama di posko. Semua menyetujui, termasuk saya. Karena saya berspekulasi bahwa aturan pasti bakal ditaati. Tapi ingat, bahwa kita berwarga negara di negeri tercinta ini memandang “melanggar” lebih wajar daripada dengan “menaati”. Begitu berjalan 1 hari pasca aturan posko itu jadi, pelanggaran yang berujung kegaduhan pun terjadi.

Bagaimana bisa kewajiban beribadah harus diatur dalam satu lembar kertas plano yang tertempel di sudut posko itu?  Ibadah kan kewajiban umat beragama toh, ngapain harus menjadi waturan dan diwajibkan kedua kalinya? “wajib shalat 5 waktu berjamaah”, begitu salah satu bunyi aturan di posko KKN saya.  Terus terang saja, saya bingung sama yang memberikan usulan itu. Dia itu Tuhan apa hamba Tuhan? Kok bisa-bisanya mengatur ibadah.

Tak jarang jika kaum pria yang ketinggalan berjamaah di masjid kena semprot sama kaum wanita. Dengan dalih, “biar patut dipandang warga kalo shalat berjamaah di masjid, toh ibuk yang punya posko juga menyarankan buat memakmurkan masjid”, tetapi gaes, tanpa aturan yang mewajibkan shalat berjamaah 5 waktu itu, kami sebagai pria kalo nggak ketiduran pasti bakal shalat berjamaah di masjid kok, toh masjid cuma di samping posko hlo.

Nggak perlu berujung ribut kan yaa… yang penting melaksanakan ibadah itu udah alhamdulillah. Bukan kok menyepelekan shalat berjamaah di masjid, tapi kalian tau toh mana yang lebih baik antara ibadah yang ikhlas dengan ibadah yang hanya karena alasan “biar patut”? 

Aturan yang harusnya nggak perlu tertulis

Ada lagi aturan posko KKN saya yang seharusnya nggak perlu tertulis. Kaum wanita memberikan akses untuk cowok-cowok menuju kamar mandi hanya dalam waktu tertentu. Ketika jam malam, terpaksa harus berjalan muter ke belakang. Tentu jaraknya lebih jauh dan terkesan uji nyali melewati jalan gelap. 

Bukan tanpa maksud, aturan posko itu dibuat agar kaum pria nggak melihat para wanita ketika nggak pakai hijab. Tapi justru mereka yang membuat aturan, mereka sendiri yang melanggar. Tak jarang, di luar jam yang telah ditentukan mereka nggak pakai jilbab dan dilihat oleh kaum pria. Sontak membuat keramaian, mesti para wanita itu bakalan njerit. Salah siapa kalo begitu?

Aturan yang sangat menyusahkan. Kalo nggak mau kelihatan auratnya ya mbok pakai jilbab teros mbak. Jangan salahkan kami para pria, soalnya kami sudah menaati aturan yang sampean usulkan kok. Mau ke kamar mandi aja kok ribetnya nggak karuan. Kalo sampai kami kena sakit kencing batu gegara ngampet pipis gimana mbak? Siapa yang tanggung jawab? Kalo memang siap dalam memakai hijab ya seharusnya dipakai, nggak malah dicopat-copot sak karepe dewe.

Iklan

Begitulah pengalaman saya yang baru 3 hari menjalankan KKN, tetapi mendapati cerita konyol dan meresahkan. Mahasiswa KKN itu udah dewasa semua hlo, sudah baligh. Mereka paham sama kewajiban kok, juga paham mana yang baik mana yang buruk. Bagi saya, aturan posko semacam diatas nggak perlu disahkan, kalo ujung-ujungnya malah menyusahkan dan dilanggar  oleh pembuatnya sendiri.

Yoga Tamtama Kec. Kebakkramat, Kab. Karanganyar, Prov. Jawa Tengah

BACA JUGA Uneg-uneg Anak Kos: Rasanya Ingin Kusumpal Mulut Tetangga dengan Tisu Satu Pak dan keluh kesah lain dari pembaca Mojok di UNEG-UNEG.

Keluh kesah dan tanggapan Uneg-uneg  bisa dikirim di sini

Terakhir diperbarui pada 15 Juli 2023 oleh

Tags: KKNKuliah Kerja Nyataposko kknuneg-uneg
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Mahasiswa muak dengan KKN di desa. Mending magang saja MOJOK.CO
Edumojok

Mahasiswa Sudah Muak dengan KKN: Tak Dapat Faedah di Desa, Buang-buang Waktu dan Tak Dibutuhkan Warga

9 April 2026
Mahasiswa KKN di desa
Catatan

KKN Itu Menyenangkan, yang Bikin Muak adalah Teman yang Jadi Beban Kelompok dan Warga Desa yang “Toxic”

9 April 2026
Mahasiswa KKN.MOJOK.CO
Kampus

KKN Bikin Warga Muak Kalau Program Kerja Template dan Kelakuan Mahasiswanya Tak Beretika

17 Oktober 2025
KKN UMY Tidak Hanya Bisa Bikin Papan Nama MOJOK.CO
Esai

Mahasiswa UMY Atasi Sampah di Laut Wakatobi dengan Stove Rocket, Bukti KKN Tidak Hanya Bikin Papan Nama

6 Oktober 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tidak bisa jadi PNS/ASN kalau tidak mau terima gaji buta sebagai CPNS

PNS Dianggap Pekerjaan Mapan karena Bisa Makan Gaji “Buta”, tapi Aslinya Mengoyak Hati Nurani

16 April 2026
Sesal pernah kasar ke bapak karena miskin. Kini sadar setelah ditampar perantauan karena ternyata cari duit sendiri tidak gampang MOJOK.CO

Sesal Dulu Kasar dan Hina Bapak karena Miskin, Kini Sadar Cari Duit Sendiri dan Berkorban untuk Keluarga Ternyata Tak Gampang!

21 April 2026
Guru CLC di Malaysia sejahtera daripada guru kontrak. MOJOK.CO

WNI Pilih Jadi Guru di Luar Negeri dengan Gaji 2 Digit daripada Jadi Guru Kontrak di Indonesia yang Hidupnya Nggak Sejahtera

21 April 2026
Gagal Paham Pejabat Soal Pantura: Tanggul Laut adalah Proyek Berbahaya yang Memboroskan Anggaran MOJOK.CO

Gagal Paham Pejabat Soal Pantura: Tanggul Laut adalah Proyek Berbahaya yang Memboroskan Anggaran

22 April 2026
Campus Leagu: kompetisi olahraga kampus untuk masa depan atlet mahasiswa MOJOK.CO

Campus League Musim 1: Kompetisi Olahraga Kampus untuk Fondasi Masa Depan Atlet Mahasiswa, Menempa Soft Skills Krusial

22 April 2026
Nasib pekerja gen Z dicap lembek oleh milenial

Gen Z Jadi Kambing Hitam Generasi Senior, Dicap Lembek dan Tak Bisa Kerja padahal Perusahaan yang “Red Flag”

16 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.