Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Curhat dari Anak NU yang Diajar Agama oleh Guru Muhammadiyah di Temanggung

Redaksi oleh Redaksi
30 Juni 2023
A A
Curhat dari Anak NU yang Diajar Agama oleh Guru Muhammadiyah di Temanggung. MOJOK.CO

Uneg-uneg dari Anak NU yang Diajar Agama oleh Guru Muhammadiyah di Temanggung. (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Ini adalah pengalaman yang saya rasakan sendiri beberapa tahun yang lalu. Tepatnya ketika saya memasuki bangku Sekolah Menengah Pertama. Hidup dan besar di lingkungan NU, secara otomatis membuat saya juga berada dalam golongan penganut atau anak NU. Yang itu artinya saya sholat subuh dengan menggunakan doa qunut. Tapi bagaimana jadinya saya yang sedari kecil diajarkan ajaran NU justru harus mendapatkan guru dari golongan Muhammadiyah?

Salah masuk sekolah?

‘Tidak! Saat itu saya masuk di salah satu SMP Negeri di Kabupaten Temanggung. Ya, sebuah SMP Negeri, dan bukan sekolah swasta ataupun sekolah di bawah naungan lembaga yayasan Muhammadiyah.

Memang di SMP ini, pembentukan moral dan perilaku siswa sangat diutamakan. Kegiatan ibadah diperketat dengan adanya sholat dhuha, sholat dhuhur berjamaah, dan sholat Jum’at yang wajib diikuti oleh seluruh warga sekolah.

Awalnya saya merasa aneh, karena saya tidak terbiasa mengikuti sholat jumat ketika di rumah. Namun, karena sudah menjadi peraturan sekolah, saya hanya bisa mengikutinya.

Bagaimana dengan pemeluk agama lain? Mereka punya kelas tersendiri pada saat kami yang muslim menjalankan ibadah.

Bacaan sholat yang tercampur

Inilah problem utama yang saya rasakan. Sebagai penganut NU, saya terbiasa membaca kabiro dan bukan allahumma baid baini. Namun di sekolah, sebelum dimulainya pelajaran agama, kami diwajibkan untuk membaca bacaan sholat Muhammadiyah beserta artinya. Saya hanya bisa menurut, karena semua anak melakukan hal yang sama. Dan bacaan inilah yang nantinya akan menjadi bacaan saat ujian praktik sholat.

Bagaimana bisa? Saya yang seorang NU justru malah hafal di luar kepala bacaan sholat beserta artinya milik Muhammadiyah. 

Kebiasaan ini yang akhirnya membuat saya kala itu mencampur bacaan saat melaksanakan sholat. Saya yang notabenenya cuek dan nggak mau pusing awalnya menganggap ini adalah hal biasa dan lumrah terjadi.

Tapi akhirnya, saya menceritakan ini semua kepada guru ngaji saya di rumah. Dan bagaimana respon beliau? Tentulah saya habis kena ceramah karena mencampur bacaan sholat. Dari mulai sejak saat itu, saya kembali mempelajari bacaan sholat versi NU sepenuhnya.

Pesan untuk sekolah dari anak NU

Saya kurang tahu apakah ini masih terjadi atau tidak, tapi semoga tulisan ini sampai kepada guru-guru saya tercinta di SMP Negeri Parakan. Kalau bisa, biarkan kami menggunakan kepercayaan kami masing-masing dalam beribadah.

Sama halnya dengan teman-teman kami yang menganut agama lain. Karena basic sekolah merupakan sekolah Negeri yang itu artinya siapa saja dari golongan apa saja bisa masuk di dalamnya. Bukan sekolah dibawah yayasan atau lembaga tertentu. Ajarkan kami pendidikan multikultural agar kami bisa menghargai perbedaan. Dan kejadian mencampur bacaan sholat seperti yang saya lakukan tidak terjadi lagi.

Zya El Zaayan, Tlahab, Kledung, Temanggung, Jawa Tengah

BACA JUGA Uneg-uneg dari Perempuan yang Berkali-kali Menolak Dijodohkan: Bakal Jauh dari Jodoh? dan keluh kesah lain dari pembaca Mojok di UNEG-UNEG.

Iklan

Keluh kesah dan tanggapan Uneg-uneg  bisa dikirim di sini

Terakhir diperbarui pada 29 Juni 2023 oleh

Tags: curhat anak NUMuhammadiyahnutemanggung
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Muhammadiyah selamatkan saya dari tabiat buruk orang NU. MOJOK.CO
Sehari-hari

Saya Bukan Muhammadiyah atau NU, tapi Pilih Tinggal di Lingkungan Ormas Bercorak Biru agar Terhindar dari Tetangga Toxic

25 Februari 2026
Tarawih di masjid Jogja
Ragam

Berburu Lokasi Tarawih sesuai Ajaran Nahdlatul Ulama di Jogja, Jadi Obat Kerinduan Kampung Halaman di Pasuruan

18 Februari 2026
Awal Ramadan Ikut Muhammadiyah atau Pemerintah? Yang Lebih Dulu Puasa Wajib Kirim Kolak ke Orang Tua MOJOK.CO
Esai

Awal Ramadan Ikut Muhammadiyah atau Pemerintah? Yang Lebih Dulu Puasa Wajib Kirim Kolak ke Orang Tua

18 Februari 2026
Ormas Islam Sepakat Soal Board of Peace: Hilangnya Suara Milenial dan Gen Z oleh Baby Boomers MOJOK.CO
Esai

Ormas Islam Sepakat Soal Board of Peace: Hilangnya Suara Milenial dan Gen Z oleh Baby Boomers

6 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

25 Februari 2026
Yamaha Grand Filano lebih cocok untuk jarak jauh daripada BeAT. MOJOK.CO

Di Balik Tampang Feminin Yamaha Grand Filano, Ketangkasannya Bikin Saya Kuat PP Surabaya-Sidoarjo Setiap Hari Ketimbang BeAT

26 Februari 2026
MBG untuk sahur dan berbuka di bulan Ramadan

Sahur dengan MBG, Nilai Gizinya Lebih Cocok untuk Mahasiswa ketimbang Anak Sekolah

24 Februari 2026
7 buah legendaris dalam game Blox Fruits yang jadi incaran MOJOK.CO

7  Koleksi Buah Legendaris di Game Blox Fruits yang Jadi Incaran: Tak Cuma Memperkuat, Tapi Juga Jadi Aset Berharga

24 Februari 2026
Bisnis coffe shop, rumah dekat kafe, jogja.MOJOK.CO

Derita Punya Rumah Dekat Tempat Nongkrong Kekinian di Jogja: Cuma Bikin Emosi dan Nggak Bisa Tidur

26 Februari 2026
Innova Reborn Terlahir Jadi Mobilnya Orang Bodoh dan Pemalas (Wikimedia Commons)

Real Jual Tanah untuk Membeli Innova Reborn Menjadi Pilihan Terbaik bagi Orang Bodoh karena yang Penting Bisa Investasi

25 Februari 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

25 Februari 2026
Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

23 Februari 2026
Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

21 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.