Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Uneg-uneg

Barang Branded Nyatanya Memang Mampu Meningkatkan Harga Diri Sendiri dan Orang Lain

Redaksi oleh Redaksi
26 Februari 2023
A A
barang branded mojok.co

Ilustrasi uneg-uneg (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Dulu, saya tidak peduli dengan barang branded. Saya memakai dan membeli sesuatu yang mampu saya beli tanpa perlu peduli barang tersebut branded atau bukan. Pertimbangan saya ketika membeli barang adalah faktor fungsi, kenyamanan dan harga tentunya. Selagi saya menyukai barang tersebut, nyaman dipakai dan nyaman di kantong, maka bisa dipastikan kalau barang tersebut akan sampai ke meja kasir. Soal gengsi itu nomor paling belakang. Bahkan, beberapa kali sering tidak terpikirkan.

Tapi anehnya, akhir-akhir ini saya merasa peduli dengan barang branded. Saya mulai malu dengan barang-barangku yang tidak branded. Apalagi dengan ponsel andoridku. Ponsel itu adalah android jadul yang belakangan ini saya lihat di marketplace, harga jualnya tak sampai satu juta rupiah. Hal yang saya pikir cukup mengenaskan bagi seorang gadis yang belum menikah. Well, mungkin ini salah satu faktor yang memengaruhi mengapa sampai saat ini saya masih saja jomblo hahaha.

Barang branded tingkatkan harga diri

Kesadaran mengenai barang-barang branded mampu menaikkan nilai jual seseorang itu akhirnya semakin menguat dalam benak saya. Nyatanya, memiliki barang branded bisa menaikkan prestige sang empunya. Barang branded ini mampu menaikkan level kehormatan dan keseganan orang lain terhadap tuannya. Seenggaknya, jika keseganan dan penghormatan itu tidak diutarakan, maka akan tersimpan dalam pikiran dan penilaian orang lain.

Sungguh, saya bukan tim penentang dan anti-barang branded. Tapi saya juga bukan tim “dibela-belain kredit” demi beli barang branded. Mungkin jika boleh dibilang, saya adalah tim yang sesuai kantong, haha. Jika ada uangnya pun saya akan membelinya. Semoga bukan untuk tujuan pamer dan kesombongan, ya.

Dalam beberapa kesempatan, saya tidak selamanya membawa nama baik diri sendiri. Ada nama kantor, orang tua, atasan, yang “nebeng” dalam diri saya. Saya fikir, ketika saya mampu menampakkan diri menjadi pribadi yang branded-able, secara tidak langsung, saya juga mengangkat harkat dan martabat orang-orang yang “nebeng” atribut di diri saya tersebut.

Jadi, jika kalian mampu untuk membeli barang branded untuk menaikkan prestige dan memiliki tujuan baik tertentu, no problemo. Beli lah selagi mampu. Kalau kamu merasa barang branded itu kebutuhanmu tapi belum mampu untuk memilikinya, sepertinya perlu nabung dulu, ya. Jangan terlalu dipaksakan! Bijaklah dalam membeli barang. Selalu tanyakan “untuk apa kamu membeli barang tersebut?”. Sebab, kadang yang menjerumuskan kita dalam sebuah masalah konsumtif yang berlebihan adalah keserakahan kita sendiri.

Nikmatul Munawaroh
Gang Dahlia 1 no 16, Banaran, Sekaran, Gunungpati, Kota Semarang
[email protected]

Keluh kesah dan tanggapan Uneg-uneg  bisa dikirim di sini

 

Terakhir diperbarui pada 26 Februari 2023 oleh

Tags: barang brandeduneg-uneg
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Overthinking Siswa SMA yang Akhirnya Berhasil Kuliah Jalur SNBP di Universitas Trunojoyo Madura MOJOK.CO
Uneg-uneg

Overthinking Siswa SMA yang Akhirnya Berhasil Kuliah Jalur SNBP di Universitas Trunojoyo Madura

20 April 2024
Kelakuan Pengemudi Mobil di Surabaya Bikin Orang Banyak-banyak Istigfar MOJOK.CO
Uneg-uneg

Kelakuan Pengguna Mobil di Surabaya Bikin Orang Banyak-banyak Istigfar

13 Maret 2024
Surat Cinta untuk Petugas Parkir Liar di Jakarta yang Cuma Modal Peluit MOJOK.CO
Uneg-uneg

Surat Cinta untuk Petugas Parkir Liar di Jakarta yang Cuma Modal Peluit

10 Maret 2024
Jalur Pantura Semarang-Kudus Adalah Alasan Saya Merem Melek dan Misuh! MOJOK.CO
Uneg-uneg

Jalur Pantura Semarang-Kudus Adalah Alasan Saya Merem Melek dan Misuh!

9 Maret 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Laki-laki gaji 3 juta tidak ada harganya. Standar sukses dan mapan ala TikTok adalah gaji 30 juta MOJOK.CO

Cowok Gaji 3 Juta Tak Ada Harganya di Mata Perempuan: Cuma Cukup buat Makan Anjing, Standar Mapan Itu Gaji 30 Juta buat Dapat Pasangan

3 Maret 2026
5 makanan khas Jawa Timur (Jatim). Beri kesempatan kaum pas-pasan cicipi kuliner terbaik/terenak dunia MOJOK.CO

5 Makanan Khas Jawa Timur yang Beri Kesempatan Orang Pas-pasan Nikmati Kuliner Terenak Dunia, Di Harga Murah Pula

1 Maret 2026
Kurir Alfagift, layanan Alfamart penyelamat pekerja Jakarta

Alfagift, Penyelamat Pekerja Jakarta dari “Mati” Kelaparan karena Kelelahan dan Tak Punya Teman Makan

4 Maret 2026
Ibuku Demensia dan Aku Seorang Sandwich Generation yang Kecewa Absennya Negara Bagi Kami para Caregiver MOJOK.CO

Ibuku Demensia dan Aku Seorang Sandwich Generation yang Kecewa Absennya Negara Bagi Kami Para Caregiver

4 Maret 2026
Zen RS: Tan Malaka Tokoh Pemikir Bebas dan Pejuang yang Tidak Terikat Struktur Politik

Zen RS: Tan Malaka Tokoh Pemikir Bebas dan Pejuang yang Tidak Terikat Struktur Politik

3 Maret 2026
Perjalanan Memaafkan: Dendam ke Orang Tua karena Tak Diizinkan Kuliah di UGM, Jadi Luruh karena Bekal “Ndeso” Bikinan Ibu MOJOK.CO

Perjalanan Memaafkan: Dendam ke Orang Tua karena Tak Diizinkan Kuliah di UGM, Jadi Luruh karena Bekal “Ndeso” Bikinan Ibu

4 Maret 2026

Video Terbaru

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026
Zen RS: Tan Malaka Tokoh Pemikir Bebas dan Pejuang yang Tidak Terikat Struktur Politik

Zen RS: Tan Malaka Tokoh Pemikir Bebas dan Pejuang yang Tidak Terikat Struktur Politik

3 Maret 2026
Budaya Tionghoa Jogja dan Rahasia yang Jarang Dibicarakan

Budaya Tionghoa Jogja dan Rahasia yang Jarang Dibicarakan

28 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.