Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Vespa Matic: Tampilannya Keren, tapi Sungguh Payah di Jalan Nggak Rata dan Tanjakan

Iqbal AR oleh Iqbal AR
16 Oktober 2025
A A
Vespa Matic: Tampilannya Keren, tapi Payah di Jalan Nggak Rata dan Tanjakan Mojok.co

Vespa Matic: Tampilannya Keren, tapi Payah di Jalan Nggak Rata dan Tanjakan (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Sejak pertama kemunculannya, saya nggak pernah memandang Vespa matic sebagai motor yang layak diidamkan. Vespa matic memang tampak keren dan elegan, tapi entah mengapa saya nggak punya hasrat memilikinya. Mungkin, secara tidak sadar saya tahu kalau harga satu unitnya di luar jangkauan kantong. Mungkin juga, saya terjebak nostalgia bahwa Vespa itu ya yang klasik, yang masih pakai kopling tangan dan pakai oli samping.

Terlepas dari bagaimana saya memandang kendaraan yang sedang hits ini, harus diakui bahwa Vespa matic memang punya daya tarik tersendiri. Kendaraan ini enak banget dikendarai. Lalu, secara desain dan tampilan, dari semua varian Vespa matic, nyaris nggak ada yang jelek. Nggak heran kalau sekarang ada banyak merek motor lain yang meniru desain dan tampilannya.

ADVERTISEMENT

Vespa matic memang terlihat sempurna sebagai sebuah kendaraan roda dua. Desainnya bagus, performa di jalanan yang datar dan mulus juga mantap banget. Lalu, apakah itu berarti kendaraan ini adalah motor yang sempurna? Tentu saja tidak, sebab di balik itu semua, kendaraan ini punya beberapa hal yang menjadi kelemahan mereka.

Saya memang nggak punya Vespa matic. Tapi, saya punya beberapa teman yang memilikinya. Dan, meskipun saya nggak mengidamkan-idamkan kendaraan satu ini, saya tetap penasaran bagaimana rasanya naik motor puluhan juta.  Itu menngapa, di beberapa kesempatan, saya meminjam kendaraan miliki kawan-kawan saya ini. 

Setelah beberapa kali mengendarainya, saya punya kesimpulan bahwa Vespa matic ini nyaman banget dikendarai, terlebih di jalan yang datar dan mulus. Performanya oke (meskipun tarikannya agak kurang menurut saya ya), akselerasinya juga mantap. Plus, untuk manusia yang tingginya 177 cm dan beratnya 76 kg seperti saya, duduk dan berkendara dengan Vespa matic (terutama yang Sprint 150) ini rasanya pas banget gitu.

Akan tetapi, pengalaman itu berubah ketika mengendarinya di jalan nggak rata dan tanjakan.

Vespa Matic melempem di tanjakan, lemah di jalanan nggak rata

Di jalanan yang datar dan rata, Vespa matic memang terbaik. Tapi, ketika ketemu jalanan yang menanjak atau jalanan yang nggak rata (berlubang atau bahkan makadam), kendaraan ini benar-benar nggak ada tajinya. Seketika Vespa matic nggak ada keren-kerennya.

Teman-teman saya mengeluhkan bagaimana Vespa matic miliknya begitu payah ketika bertemu jalanan yang menanjak. Sudah tarikannya agak berat, kemampuannya mengarungi jalanan yang menanjak juga nggak impresif. Apalagi kalau membawa beban yang agak berat seperti membonceng orang yang berat badannya di atas 70 kg misalnya. Di jalanan menanjak, motor Vario 125 lebih bisa diandalkan.

Baca Juga:

4 Rekomendasi Motor Second yang Cocok untuk Mahasiswa Pertama Kali Merantau

4 Tabiat Tukang Parkir yang Disukai Pengendara. Sebenarnya Sederhana, tapi Tidak Semua Tukang Parkir Bisa Melakukannya 

Lalu, kalau ketemu jalanan yang nggak rata, banyak lubangnya, atau jalan makadam, kendaraan ini langsung jadi pengecut. Kurang tangguh untuk melintasinya. Entah karena Vespa matic beneran nggak tangguh atau memang yang punya motor agak takut untuk melewati jalanan yang nggak rata. Tapi, yang pasti, jalanan yang nggak rata itu beneran jadi musuh kendaraan puluhan juta. Melempem bangetlah pokoknya.

“Motor lain kalau dibawa di jalanan yang nggak rata ya melempem jugalah. Jalanan yang nggak rata itu gampang bikin rusak Vespa matic!” begitu kata sebagian orang. Dan, memang benar, motor apapun kalau dibawa melaju di jalanan yang nggak rata akan mempengaruhi performa dan akselerasi. Bisa merusak komponen mesin, juga bodi. Tapi, kendaraan puluhan juta ini kelewat manja. Maksudnya, motor Scoopy 2023 itu lebih tangguh di jalanan yang nggak rata. Masa iya Vespa matic yang harganya bisa dua kali lipat dari Scoopy 2023 nggak bisa setangguh itu?

XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX

Harganya mahal, perawatan dan suku cadangnya juga mahal

Saya nggak tahu ini kelemahan atau nggak, tapi Vespa matic ini harganya emang mahal banget. Sebuah motor dihargai sampai Rp60 juta (bahkan lebih) itu seperti terlalu mahal. Ya mungkin saya memang bukan pangsa pasar kendaraan satu ini. Dan, saya juga tahu, harga segitu bagi sebagian orang masih layak, mengingat brand Vespa yang memang sudah legendaris. Tapi, tetap aja, harga yang mahal dan performanya yang lemah di medan yang susah adalah kekurangan.

Selain harga, perawatan Vespa matic ini juga mahal. Biaya servis rutin juga menguras kantong, harga sparepart-nya pun bikin bokek. Bahkan, biaya servis dan harga suku cadangnya bisa dua kali lipat (bahkan lebih) dibandingkan motor-motor pada umumnya. Saya aja sampai geleng-geleng kepala ketika melihat nota servis motor teman saya. Kok ya mahal banget gitu, lho.

Tapi, ya gimana, Vespa matic tetaplah motor yang seksi. Motor yang banyak diidam-idamkan banyak orang. Nggak peduli mau lemah di tanjakan, melempem di jalan nggak rata, atau mahal di harga dan perawatannya. Buat yang punya Vespa matic, semoga rezekinya lancar biar bisa terus merawatnya. Buat yang pengin punya kendaraan ini, silakan aja membelinya. Tapi, kalau saya sih, mending skip aja.

Penulis: Iqbal AR
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Nissan Grand Livina: MPV yang Lincah di Jalan Datar, tapi Ampas di Tanjakan.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 16 Oktober 2025 oleh

Tags: Kendaraankendaraan maticMotormotor maticmotor vespavespavespa matic
Iqbal AR

Iqbal AR

Penulis lepas lulusan Sastra Indonesia UM. Menulis apa saja, dan masih tinggal di Kota Batu.

ArtikelTerkait

Jalan Raya Karangkobar: Jalan di Banjarnegara yang Menantang, Bikin Pengendara Nggak Tenang Mojok.co

Jalan Raya Karangkobar, Jalan di Banjarnegara yang Menantang, Bikin Pengendara Nggak Tenang

11 Mei 2024
tipe motor, Untuk Kalian yang Berisik Saat Manasin Motor dan Nggak Peduli dengan Tetangga

Untuk Kalian yang Berisik Saat Manasin Motor dan Nggak Peduli dengan Tetangga

10 Februari 2020
Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot Mojok.co

Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot 

6 April 2026
Vespa PTS: Dulu Dipandang Sebelah Mata, Kini Jadi Buruan Utama

Pengalaman Saya Ditipu Makelar Motor: Bilangnya Vespa Tua, Ternyata Bajaj Deluxe

18 Juni 2023
Yamaha Aerox 155: Motor Nirfungsi yang Mahal dan Nggak Kencang-kencang Amat

Yamaha Aerox 155: Motor Nirfungsi yang Mahal dan Nggak Kencang-kencang Amat

20 Juli 2023
5 Motor yang Sebaiknya Nggak Dibeli Mahasiswa Baru karena Bikin Menyesal

5 Motor yang Sebaiknya Nggak Dibeli Mahasiswa Baru karena Bikin Menyesal

30 Agustus 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

8 keresahan guru agama, pekerjaan tidak maksimal karena dianaktirikan Kemendikdasmen Mojok.co

8 keresahan guru agama, pekerjaan tidak maksimal karena dianaktirikan Kemendikdasmen 

11 Juli 2026
7 macam soto paling nyeleneh yang nggak ada salahnya dicicipi sekali seumur hidup Terminal

7 macam soto paling nyeleneh yang nggak ada salahnya dicicipi sekali seumur hidup

10 Juli 2026
Culture Shock Anak Jombang Tinggal di Bogor: Makan Bubur Ayam Malam Hari Itu Aneh dan Nggak Kenyang!

Culture Shock Anak Jombang Tinggal di Bogor: Makan Bubur Ayam Malam Hari Itu Aneh dan Nggak Kenyang!

10 Juli 2026
Culture Shock Warga Cepu Pindah ke Malang, Banyak Orang Ngomong Kebolak-balik dan “Kasar” Mojok.co Surabaya

Berhenti membandingkan Malang dan Surabaya: karakteristiknya beda, kenapa berusaha (terlalu) keras untuk membandingkannya?

10 Juli 2026
Kenapa banyak pemilik motor Honda trauma servis di AHASS? (Unsplash)

Kenapa banyak pemilik motor Honda nggak mau servis motor di bengkel resmi atau AHASS?

10 Juli 2026
Di Madura, Biaya Oleh-oleh Haji Hampir Sama Besarnya dengan Biaya Keberangkatannya, Bikin Orang Jadi Enggan Berangkat  

Banyak Orang Madura Mampu Berangkat Haji tapi Nggak Berani karena Harus Beli Oleh-oleh buat Tetangga, Bisa Habis Puluhan Juta!

10 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.