Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Ekonomi

Tips Menjadi Mahasiswa dengan Keuangan yang Stabil

Rahmatullah oleh Rahmatullah
6 Juni 2021
A A
Tips Menjadi Mahasiswa dengan Keuangan yang Stabil terminal mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Mahasiswa adalah orang yang sedang menempuh pendidikan di perguruan tinggi. Dan keuangan adalah salah satu faktor penting bagi mahasiswa dalam menempuh proses akademik. Apalagi bagi mahasiswa yang hidup di perantauan, menjaga kestabilan keuangan pasti sulit rasanya karena berbenturan dengan keperluan lainnya, misal biaya hidup yang terlalu tinggi. Mahasiswa yang nggak bisa menjaga keuangan padahal harus tetap bertahan di akhir bulan dengan sisa uang jajan yang ada tentu akan mengalami kesulitan.

Uang yang didapat mahasiswa sebagian besar berasal dari orang tua atau lembaga pemerintah maupun swasta yang menyediakan program beasiswa. Biasanya diberikan tiap satu semester sekali. Uang tersebut digunakan untuk kebutuhan mahasiswa mulai dari makan, beli buku, kuliah, tugas akhir, dan keperluan lainnya

Akan tetapi, kebanyakan mahasiswa nggak bisa mengatur keuangan mereka sendiri dan hanya menuruti apa yang mereka inginkan, bukan yang mereka butuhkan. Mindset inilah yang terus dilakukan mahasiswa sehingga mereka kehabisan uang yang sangat cepat.

Padahal kita semua tahu kunci kesuksesan mahasiswa adalah bagaimana mereka bisa mengatur keuangan selama menempuh kuliah. Sayangnya, banyak mahasiswa yang tak peduli sehingga saat mereka selesai kuliah dan masuk ke dunia kerja, mereka kesulitan mengatur keuangan dengan stabil.

Kita juga nggak bisa membandingkan kebutuhan semasa menempuh pendidikan SMK/SMA/MA dengan kebutuhan selama kuliah. Di mana kebutuhan semasa jadi mahasiswa lebih banyak lantaran tugas yang diberikan oleh dosen pengampu, kebutuhan transportasi, membeli buku, organisasi, dan kebutuhan pokok untuk hidup setiap harinya seperti makan dan minum.

Banyak sekali pengamat yang menyatakan bahwa menjaga kestabilan uang itu sangat penting bagi mahasiswa. Mahasiswa yang berhasil menjaga kestabilan keuangan tentu nggak akan repot ketika sudah masuk ke dalam dunia kerja karena mereka tahu bagaimana caranya menjaga finansial yang baik tanpa harus menjadi beban orang tua lagi.

Masih banyak sekali mahasiswa yang belum mengerti tentang pengelolaan keuangan dengan benar. Oleh karena itu, berikut saya bagikan tips menjaga keuangan stabil bagi para mahasiswa.

#1 Mendahulukan kebutuhan ketimbang keinginan

Faktor ini biasanya yang menjadi penyebab mahasiswa gagal dalam melakukan financial planning lantaran biasa disepelekan dalam kehidupan para mahasiswa. Mahasiswa banyak menghabiskan uang sebesar 50% dari uang bulanan untuk memenuhi keinginannya. Padahal masih banyak sekali kebutuhannya yang belum diselesaikan seperti untuk tugas kuliah, skripsi, dan tugas akhir.

Baca Juga:

Merantau ke Malang Menyadarkan Saya Betapa Payah Hidup di Bojonegoro

Nekat Kuliah S3 di Taiwan Berujung Syok, tapi Saya Merasa Makin Kaya sebagai Manusia

#2 Mencatat uang yang akan dikeluarkan

Biasanya mahasiswa cenderung lupa dengan uang yang telah dikeluarkan. Mereka juga akan kebingungan jumlah pengeluaran dan untuk apa uang tersebut dikeluarkan. Pada akhirnya, uang yang mereka miliki lama kelamaan akan menipis karena nggak ada catatan khusus mengenai keuangan mereka sehari-hari.

#3 Membiasakan diri untuk menabung

Menabung adalah sesuatu yang harus dilakukan oleh semua kalangan, baik itu siswa, masyarakat biasa, maupun mahasiswa. Banyak sekali yang mengatakan bahwa menabung itu pangkal kaya. Menabung bisa jadi kunci penting bagi para mahasiswa demi menjaga kestabilan keuangan. Kalian yang masih jadi mahasiswa bisa menyisihkan seperempat dari uang saku yang diberikan orang tua untuk ditabung, sehingga saat kelak kehabisan uang sebelum akhir bulan, kalian masih punya simpanan yang cukup dan nggak perlu repot pinjam teman.

#4 Hindari pergaulan yang tak perlu

Tak bisa dimungkiri masa-masa remaja adalah masa yang sangat berapi-api dalam pergaulan khususnya bagi anak kuliahan, sehingga banyak mahasiswa yang salah pergaulan. Selalu bepergian bersama teman-teman, nongkrong di mal, jajan di coffee shop mahal, dan jalan-jalan nggak jelas harusnya dihindari karena bisa mengakibatkan krisis keuangan. Apalagi bagi anak kuliahan yang jauh dari jangkauan orang tua.

Kesimpulannya, sebagai mahasiswa kalian harus pandai menentukan skala prioritas dan menunda keinginan serta kesenangan yang nggak penting-penting amat, apalagi jika berurusan dengan masalah keuangan. Kalian bisa melakukannya dari diri sendiri, menerapkan ketekunan dan kedisiplinan diri demi keuangan yang stabil. Karena segala sesuatu yang kita lakukan hari ini adalah proses menuju masa depan yang cerah.

BACA JUGA Belajar Mengelola Keuangan dari Paman Gober.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 21 Desember 2021 oleh

Tags: Keuangan TerminalMahasiswamengatur keuanganTipsurusan keuangan
Rahmatullah

Rahmatullah

Hobi di bidang IT dan menulis. Mengidolakan Bill Gates.

ArtikelTerkait

Purwokerto Tak Perlu Dipaksa Jadi Kota Santri, Membangun Pondok Bukan Sekadar Ambisi Dosen UIN

Purwokerto Tak Perlu Dipaksa Jadi Kota Santri, Membangun Pondok Bukan Sekadar Ambisi Dosen UIN

26 September 2025
kupu-kupu

Alasan Mengapa Menjadi Mahasiswa Kupu-Kupu Itu Baik

12 Juni 2019
4 Mekanisme Bertahan Hidup Anak Kos yang Bisa Dicoba Jika Harga Mi Instan Naik Beneran

4 Mekanisme Bertahan Hidup Anak Kos yang Bisa Dicoba Jika Harga Mi Instan Naik Beneran

10 Agustus 2022
Mahasiswa yang Kuliah Sambil Kerja Adalah Petarung Sesungguhnya, Layak Diapresiasi Mojok.co

Mahasiswa yang Kuliah Sambil Kerja Adalah Petarung Sesungguhnya, Layak Diapresiasi

16 Januari 2026
takmir kampus

Tugas Takmir Kampus yang Jarang Diketahui Orang

6 Agustus 2019
Menjadi Sarjana dari Desa dengan Tuntutan Sukses Versi Tetangga terminal mojok.co

Dilema Lulusan Psikologi yang Sering Diarahkan Jadi HRD

4 September 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

ASN Deadwood Memang Sebaiknya Dipecat Saja!

Kalau Ada yang Bilang Semua ASN Kerjanya Nganggur, Sini, Orangnya Suruh Berantem Lawan Saya

30 Maret 2026
3 Alasan Stasiun Jombang adalah Tujuan Paling Rasional Menuju Malang Barat dibanding Stasiun Malang Kota

3 Alasan Stasiun Jombang Adalah Tujuan Paling Rasional Menuju Malang Barat dibanding Stasiun Malang Kota

29 Maret 2026
Kalau Penulis Buku Bermasalah, Pembacanya Ikut Berdosa Juga atau Tidak?

Kalau Penulis Buku Bermasalah, Pembacanya Ikut Berdosa Juga atau Tidak?

29 Maret 2026
Unpopular Opinion, Mojokerto Adalah Kota Paling Layak untuk Hidup Bahagia Sampai Tua Mojok.co

Mojokerto, Kota yang Tak Pernah Move On dari Masa Lalunya dan Tak Bisa Lepas dari Apa-apa yang Berbau Majapahit

2 April 2026
Sebagai Buruh Pabrik, Saya Juga Ingin WFH Seperti ASN (Shutterstock)

Sebagai Buruh Pabrik, Saya Juga Ingin WFH Seperti ASN

3 April 2026
8 Camilan Khas Kulon Progo yang Sebaiknya Jangan Dijadikan Oleh-Oleh Mojok.co

8 Camilan Khas Kulon Progo yang Sebaiknya Jangan Dijadikan Oleh-Oleh

31 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Innova Reborn: Mobil Keluarga yang Paling Punya Adab, Tidak Mengeluarkan Aura Brengsek seperti Fortuner dan Pajero
  • Mencintai Musik Underground di Madura: Merayakan Distorsi di Tengah Kepungan Dangdut dan Tagihan Shopee PayLater
  • Ambisi Beli Mobil Keluarga sebelum Usia 30, Setelah Kebeli Tetap Gagal Senangkan Ortu dan Jadi Pembelian Sia-sia
  • Gelar Siswa Terpintar Tak Berarti buat Kuliah UB, Terdampar di UIN Malah Jadi Mahasiswa Goblok, Nyaris DO dan Lulus Tak Laku Kerja
  • Vario 160 Adalah Motor Buruk Rupa yang Menyalahi Kodrat Motor Honda, tapi Sejauh Ini Menjadi Matik Terbaik yang Tahan Siksaan
  • Resign dari Perusahaan Bergaji 3 Digit di Luar Negeri karena Tak Merasa Puas, Kini Memilih Kerja “Sesuai Passion” di Kampung Halaman

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.