Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Tipe Teman Berdasarkan Status WhatsApp Mereka

Yulia Sonang oleh Yulia Sonang
30 Maret 2020
A A
Tipe Teman Berdasarkan Status WhatsApp

Tipe Teman Berdasarkan Status WhatsApp

Share on FacebookShare on Twitter

Salah satu hal yang mungkin dilakukan dengan ponsel pintar kita pertama kali adalah membuka aplikasi percakapan seperti Telegram, WhatsApp dan masih banyak lainnya. Ada banyak cara untuk bertukar pesan atau cerita melalui media sosial. Ya, sebut saja platform favorit kita akhir-akhir ini, yakni WhatsApp from Facebook. Dahulu, bertukar pesan hanya melalui Black Berry Messenger. Dan sekarang WhatsApp-lah yang menjadi prioritas di antara kita semua.

Dan duluuu sekali aplikasi yang memiliki fitur story hanya beberapa seperti Facebook dan Instagram. Saat ini WhatsApp juga mengeluarkan fitur untuk update status seperti aplikasi lainnya. Apakah karena WhatsApp kian populer ya? Terkait atas apapun alasan dari WhatsApp juga ngebuat fitur update status, yang saya tahu adalah WhatsApp semakin berbenah dan enggak mau punah layaknya BBM. Syediii~

Selain bertukar pesan melalui WhatsApp dengan orang tua, teman seperghibahan, maupun teman ngebucin bareng, hal yang kita lakuin sekarang ini di saat sedang ber-WhatsApp-an ria, adalah nontonin beberapa status teman-teman di WhatsApp hingga muncul beberapa perasaan seperti, enek, insecure, jealous, hasad, sambat, hingga menjadi ghibah and julid people. Can’t relate or can relate nih?

Atas dasar keseringannya melihat status teman-teman di WhatsApp, saya akan mengkategorikan tipe-tipe teman berdasarkan status mereka di sana. Ya, dimulai dari status yang paling baik hingga status yang membikin saya seketika ngerasa mau muntah, hanya saja tetap nggak pernah muntah ngeliat itu semua. Teruntuk semua teman-teman saya di WhatsApp ini Cuma tulisan ya. Saya sih penginnya tulisan kali ini dapat terbit lagi di ((((Terminal Mojok))))

Pertama adalah tipe teman yang ukhti maupun akhi, di mana setiap kali mereka ngebikin status selalu posting tentang ayat-ayat Al-Qur’an, Hadist, kata-kata motivasi maupun video-video ceramah singkat.

Kedua adalah tipe teman yang ngebuat status semua kegiatannya di hari itu. Lagi di tempat A buat status, lagi di tempat B buat status, bahkan hingga di tempat Z juga buat status. Saya rasa ini ya, kalau bisa kegiatan dia untuk esok harinya pun juga akan dibuat hari ini, hanya saja hari esok belum datang haha. Saya tuh berasa lagi temenan dengan selebgram di mana statusnya udah titik-titik.

Ketiga adalah tipe teman yang nggak pernah memublikasikan pujaan hatinya. Eh sekali update status udah foto tunangan, nikahan pun juga lahiran dong. Kalau kata tema-teman, ini  namanya tipe orang gerakan bawah tanah. Jarang update, eh sekalinya update buat para jomblooo langsung ngerasa minder cuk.

Keempat adalah tipe teman yang sering kali buat status dari hasil screenshot­-an percakapan dia dengan temannya. Lalu ada tuh beberapa kalimat yang kayak important gitu dicoret nggak jelas. Di-upload lalu dicoret, ini sebenarnya maksudnya apa? Kalau nggak mau dibaca bagian pentingnya, ya nggak usah di-posting dong. Mau pamer percakapan kok di sini. Haduh, pliz deh ah kurang-kurangi.

Baca Juga:

4 Siasat Bertahan di Grup WhatsApp Keluarga Besar 

Fitur Reaction WhatsApp Nggak Ada Gunanya, Bukannya Mempermudah Komunikasi Cuma Bikin Sakit Hati

Kelima adalah tipe teman yang nunjukin tiket, baik itu pesawat terbang ataupun kereta api. Ya kalau mau pergi ke sana kemari silakan! Harus banget nih orang-orang pada tahu kalau mau ke sini atau ke sana.

Keenam adalah tipe orang yang buat status upload foto selfie maupun wefie, eh pas bagian mukanya sendiri dikasih emoji, stiker bunga, dan stiker nggak jelas lainnya. Upload muka terus dikasih stiker, ya sama aja boong dong. Kalau nggak mau dilihat mukanya, ya sekalian nggak usah upload.

Ketujuh adalah tipe orang yang buat status upload foto masakan dia baik itu before and after dengan caption ekspektasi dan realitanya.

Kedelapan adalah tipe orang yang buat status dengan gambar atau tulisan. Eh belum lagi statusnya bertahan sampai 24 jam seperti hashtag #untiltomorrow udah dihapus lagi dong. Ini biar apa sih? Atau biar people you can’t have ngeliat gitu? Ya tetap, aja dia nggak nengok. Hello, stop fall in love with people we can’t have, sia-sia loh.

Kesembilan adalah tipe orang yang buat status dengan gambar berbagai snack dengan caption #dirumahaja nimbun lemak. Entar kalau gendut nyesel, nangis-nangis. Giliran gini aja makan micin teruus.

Kesepuluh adalah tipe orang yang buat status mau go food makan enak dikarenakan ada diskon buaaanyak. Namun, karena jarak rumah yang terlalu jauuuh, maka gagallah delivery-nya. LDR dengan makanan enak itu sakit. Dan lebih sakit lagi LDR beda alam dong. Hilih curhat.

Kesebelas adalah tipe orang yang buat status jualan online, posting barang dagangan setiap 60 detik sekali. Ya ampun itu rasanya sepertiii…. (isi sendiri ya haha)

Kedua belas adalah tipe orang yang buat status after video call-an dengan teman-temannya dengan cara di-screenshoot dong ya. Nggak heran ada yang tengah menggunakan mukenah loh (((pencitraaan banget sih)))

Ketiga belas adalah tipe orang yang buat status dari hasil motoin cover buku atau part terbaik dari buku yang dibaca (((salam literasi yaaa))

Keempat belas adalah tipe orang yang buat status dari hasil barang-barang yang dibelinya. Biasanya sih ciwi-ciwi yang sering buat ginian :””)

Kelima belas adalah tipe orang yang buat status dari ngevideoin lagu yang sedang didengerin dengan background hitam thok. Dan ada juga yang gunain background langit-langit di kamarnya. Setelahnya itu video di-upload tengah malam, di mana orang-orang udah pada bobok cantik.

Keenam belas and maybe this the last right, adalah tipe orang yang suka julidin semua status orang (like me, not sure sih). Sedikit saran nih, kalau ngerasa terganggu dengan semua status tersebut, ya udah nggak usah diliat. Tinggal di-mute atau dihapus saja kontak-kontak yang ngebuat kita ngerasa toxic dari WhatsApp dan pastinya nggak bakalan muncul dah. Semangat untuk mental yang lebih sehat ya kawan-kawin. Dah ah, mau lanjut nulis yang lainnya untuk Terminal Mojok, this 1!1!1!

BACA JUGA Daftar Orang yang Seharusnya Dihilangkan dari Grup WA dan tulisan Yulia Sonang lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 30 Maret 2020 oleh

Tags: Pertemananstatus whatsapptipe orangWhatsapp
Yulia Sonang

Yulia Sonang

Berjalan untuk bercerita, lalu menulis jejak.

ArtikelTerkait

ke toilet

Jangan Minta Saya Nganter ke Toilet

21 Agustus 2019
Fitur Reaction WhatsApp Nggak Ada Gunanya, Bukannya Mempermudah Komunikasi cuma Bikin Sakit Hati

Fitur Reaction WhatsApp Nggak Ada Gunanya, Bukannya Mempermudah Komunikasi Cuma Bikin Sakit Hati

30 Juni 2024
5 Postingan Orang Baru Menikah di Status WhatsApp: Cringe dan Langsung Saya Bisukan terminal mojok.co

5 Postingan Orang Baru Menikah di Status WhatsApp: Cringe dan Langsung Saya Bisukan

14 Maret 2021
Menebak Karakter Seseorang Berdasarkan Wallpaper WhatsApp yang Digunakan Terminal Mojok

Menebak Karakter Seseorang Berdasarkan Wallpaper WhatsApp yang Digunakan

28 Desember 2020
ulang tahun pesta kejutan surprise berujung disuruh nraktir budaya mahasiswa sambat ngeluh nggak punya uang harus utang mojok

Saatnya Berkata “Tidak” buat Orang-Orang yang Nagih Traktiran Ulang Tahun

28 Juni 2020
gue

Fenomena ‘Gue’ versi Medhok

22 Agustus 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jalan Mayjen Jonosewojo Surabaya Kawasan Elite, Kualitas Jalan Sulit: Daerah Mahal kok Aspalnya Rusak!

Jalan Mayjen Jonosewojo Surabaya Kawasan Elite, Kualitas Jalan Sulit: Daerah Mahal kok Aspalnya Rusak!

29 Januari 2026
Honda CRF, Motor Sok Gagah dan Menyebalkan yang Semoga Saja Segera Lenyap dari Jalanan Mojok.co

Honda CRF, Motor Sok Gagah dan Menyebalkan yang Semoga Saja Segera Lenyap dari Jalanan

1 Februari 2026
Tol Trans Sumatera Kayu Agung–Palembang Bikin Istigfar: Jalan Berlubang, Licin, Minim Penerangan Padahal Tarif Mahal, Bukan Bebas Hambatan Malah Jadi Terhambat

Tol Trans Sumatera Kayu Agung–Palembang Bikin Istigfar: Jalan Berlubang, Licin, Minim Penerangan padahal Tarif Mahal~

30 Januari 2026
Lawson X Jujutsu Kaisen: Bawa Kerusuhan Klenik Shibuya di Jajananmu

Lawson X Jujutsu Kaisen: Bawa Kerusuhan Klenik Shibuya di Jajananmu

31 Januari 2026
MU Menang, Dunia Penuh Setan dan Suram bagi Fans Liverpool (Unsplash)

Sejak MU Menang Terus, Dunia Jadi Penuh Setan, Lebih Kejam, dan Sangat Suram bagi Fans Liverpool

1 Februari 2026
TVS Callisto 125 Itu Enak, tapi Tidak Semua Orang Siap Memilikinya

TVS Callisto 125 Itu Enak, tapi Tidak Semua Orang Siap Memilikinya

28 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Misi Mulia Rumah Sakit Visindo di Jakarta: Tingkatkan Derajat Kesehatan Mata dengan Operasi Katarak Gratis
  • DLH Jakarta Khilaf usai Warga Rorotan Keluhkan Bau Sampah dan Bising Truk dari Proyek Strategis Sampah RDF
  • Fakta Pahit soal Stunting. Apabila Tidak Diatasi, 1 dari 5 Bayi di Indonesia Terancam “Bodoh”
  • Indonesia Hadapi Darurat Kualitas Guru dan “Krisis Talenta” STEM
  • Kisah Pelajar SMA di Bantul Melawan Trauma Pasca Gempa 2006, Tak Mau Kehilangan Orang Berharga Lagi
  • Ironi Jogja yang “Katanya” Murah: Ekonomi Tumbuh, tapi Masyarakatnya Malah Makin Susah

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.