Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Sindiran Halus Lord Rangga untuk Pemerintah Soal Sejarah Indonesia

Muhammad Afsal Fauzan S. oleh Muhammad Afsal Fauzan S.
31 Mei 2021
A A
Sindiran Halus Lord Rangga untuk Pemerintah Soal Sejarah Indonesia terminal mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Siapa yang nggak kenal dengan Lord Rangga Sasana? Salah seorang mantan Sekretaris Jenderal Sunda Empire ini memang nggak pernah gagal memukau sampai bikin emosi orang yang mendengarkan segala ucapannya. Mulai dari asal muasal nama julukan Uncle Sam, sampai pasukan ABCD.

Tetapi, semalam saya dibuat geleng-geleng kepala dengan perkataan Lord Rangga yang kata orang lucu, namun memukau bagi saya secara pribadi. Di balik gestur tubuhnya yang bikin ngakak dan teori-teori anehnya yang bikin kepala pecah lebih-lebih membaca buku filsafat.

Dalam acara The Sultan yang disiarkan SCTV pada Minggu (29/5/2021) dini hari, Lord Rangga seakan membuka mata kita terhadap segala hal yang tersembunyi dari negara ini. Walaupun dimulai dari pernyataan-pernyataan nyelenehnya, ia mengingatkan pada kita bahwa sebenarnya Indonesia masih penuh pertanyaan soal sejarah. Kira-kira begini ucapannya:

“Sejarah itu kan ada yang tertulis, ada yang tidak tertulis, ada yang digantung, ada yang tersembunyi, dan ada yang digunakan untuk kepentingan politik!”

Ucapan itu muncul dari mantan petinggi kekaisaran global ini di akhir acara. Seketika kepala saya geleng-geleng dan seolah-olah tercerahkan dengan ucapan tersebut. Secara nggak langsung, blio ingin kita nggak lupa sejarah. Jas Merah. Jangan sekali-kali melupakan sejarah.

Dari ucapan Lord Rangga itu, kita seharusnya langsung ingat dengan misteri Supersemar yang hingga kini naskah aslinya nggak ada? Sangat relate bukan dengan ucapan Lord Rangga? Bisa jadi, sebenarnya blio tahu di mana naskah itu, wong blio itu punya banyak jejaring global, nggak sulit lah buat mencari tahu kebenaran soal itu.

Selain soal Supersemar, dalam sejarah Indonesia juga masih dibuat “buta” terhadap siapa dalang sebenarnya dalam tragedi G30S/PKI. Gimana? Lord Rangga ini sudah benar-benar menyindir pemerintahan dengan gestur dan nada ucapan yang lawak banget! Mana ada orang yang membahas hal seserius di acara lawak selain Lord Rangga?

Otak visioner Lord Rangga juga mengingatkan kita pada dalang penembakan empat mahasiswa pada Tragedi 1998. Dari ucapannya soal menyibak sejarah, hingga kini nggak ada sejarah yang menyingkap siapa dalangnya. Sebagai agen perdamaian dunia, sudah sepatutnya blio menjadi pembicara di berbagai diskusi global.

Baca Juga:

Selamat Jalan Lord Rangga, Manusia Paling Konsisten di Indonesia

Daripada Bantu Koruptor, Pemerintah Harusnya Bantu Korban Bully Lain yang Lebih Butuh Bantuan

Hal lain yang tersindir oleh Lord Rangga adalah hilangnya Wiji Thukul beserta aktivis lainnya. Juga soal dalang pembunuhan Munir. Blio benar-benar mengingatkan kita pada semua itu! Dari setiap orang yang membahas sejarah, cuma blio yang menyampaikannya dengan santai, ditambah lawakan teoritis ngaco yang khas dan unik.

Selanjutnya, Lord Rangga menyebut ada sejarah yang dijadikan alat politik. Memang benar adanya, loh! Kita tahu sendiri lah, ada tokoh yang selalu membawa nama presiden pertama Indonesia dan sejarahnya terhadap pergerakan politiknya. Saya nggak mau ngomong lebih lanjut, takut ada tukang bakso malem-malem.

Tapi, jika kita mencermati segala ucapan yang dilontarkan pria yang identik dengan baret birunya ini, banyak hal yang ingin kita ucapkan secara nggak langung disampaikan oleh Lord Rangga. Cerdasnya, blio ini selalu dianggap melawak, padahal pernyataanya itu mengandung retorika yang cukup baik walau teorinya kadang ngaco dan melenceng jauh.

Indonesia butuh orang-orang seperti Lord Rangga untuk memperjuangkan demokrasi dan reformasi. Blio menyampaikan gagasan kebenaran dengan cara out of the box! Memberikan lawakan dengan teori ngaco, lalu ditimpa dengan pernyataan sindiran yang mengarah pada penguasa negara ini.

Butuh pemikiran visioner dan imajinasi tinggi agar bisa mengungguli Lord Rangga. Menciptakan teori-teori sejarah global yang menyebutkan bahwa PBB lahir di Bandung itu perlu kreativitas dan imajinasi yang kuat. Sayangnya, blio kelepasan sehingga harus ditangkap dan dipidana.

Lepas dari pada itu, kita perlu menyimak ucapan-ucapan Lord Rangga. Penuh kejutan dan bisa membuat mulut kita terus menganga ketika mendengarkannya. Ya wajar sebagian orang tertawa dengan ucapannya yang kadang nggak jelas, tapi pasti ada hal yang bisa kita bawa dan itu positif. Dengan bergabung ke Yayasan Prince Rangga Foundation misalnya.

BACA JUGA Selama Ada Sunda Empire, Kita Tidak Perlu Khawatir Serangan Titan! dan tulisan Muhammad Afsal Fauzan S. lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 28 Desember 2021 oleh

Tags: lord ranggaPojok TubirSunda empire
Muhammad Afsal Fauzan S.

Muhammad Afsal Fauzan S.

Mantan wartawan yang jadi programmer dan web developer di pesantren. Sudah menulis sejak 7 tahun lalu. Suka baca buku sambil ngopi.

ArtikelTerkait

Orang Baduy Ternyata Mempraktikkan Gaya Hidup Indie dengan Mantap terminal mojok.co

Jangan Silau dengan Cahaya Sunda Empire karena Masih Banyak Persoalan Bangsa yang Belum Beres

24 Januari 2020
korban bully badut terawan bismillah cinta sinetron dialog jahat mojok

Daripada Bantu Koruptor, Pemerintah Harusnya Bantu Korban Bully Lain yang Lebih Butuh Bantuan

25 Agustus 2021
Mas AHY mojok

Mas AHY Bener loh, Anak Muda Tak Boleh Dimanja, apalagi Disiapkan Karpet Merah

25 Agustus 2021
TikTok, SnackVideo, dan Reels Instagram: Mana yang Lebih Cocok dengan Circle Kalian? terminal mojok.co

TikTok, SnackVideo, dan Reels Instagram: Mana yang Lebih Cocok dengan Circle Kalian?

22 Juli 2021
Keraton Agung Sejagat Maupun Sunda Empire dan Halunya Orang Indonesia

Keraton Agung Sejagat Maupun Sunda Empire dan Halunya Orang Indonesia

23 Januari 2020
Menelaah Logika Berpikir Lord Rangga Sunda Empire terminal mojok.co

Sebagai Orang Sunda, Saya Malu dengan Tingkah Lord Rangga

25 Mei 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ciri Khas 3 Sate Ayam Ponorogo Dilihat dari Daerah Produksinya sate ayam madura

Sate Ponorogo, Sate Terbaik yang Pernah Ada. Sate Madura dan Sate Padang Minggir Dulu Sana ke Pojokan

9 April 2026
Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

8 April 2026
Jadi PNS di Desa Tidak Bisa Hidup Tenang, Tuntutan Sosialnya Tinggi karena Dikira Mapan dan Serba Bisa Mojok.co

Jadi PNS di Desa Tidak Bisa Hidup Tenang, Tuntutan Sosialnya Tinggi karena Dikira Mapan dan Serba Bisa

9 April 2026
Stop Menjadikan Kerak Telor Sebagai Ikon Kuliner Betawi karena Memang Tidak Layak dan Terkesan Eksklusif

Stop Menjadikan Kerak Telor Sebagai Ikon Kuliner Betawi karena Memang Tidak Layak dan Terkesan Eksklusif

9 April 2026
TPU Jakarta Timur yang Lebih Mirip Tempat Piknik daripada Makam Bikin Resah, Ziarah Jadi Nggak Khusyuk Mojok.co

TPU Jakarta Timur yang Lebih Mirip Tempat Piknik daripada Makam Bikin Resah, Ziarah Jadi Nggak Khusyuk 

6 April 2026
Kebumen Perlahan “Naik Kelas” dari Kabupaten Termiskin Jadi Daerah Wisata, Warlok yang Tadinya Malu Berubah Bangga Mojok.co

Kebumen Perlahan “Naik Kelas” dari Kabupaten Termiskin Jadi Daerah Wisata, Warlok yang Tadinya Malu Berubah Bangga

9 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia
  • #NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI
  • Bangun Rumah Istana di Grobogan Gara-gara Sinetron, Berujung Menyesal karena Keadaan Aneh dan Merepotkan
  • Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elite dan Realitas yang Sulit
  • Buka Usaha dan Niat Slow Living di Desa Malah Dibikin Muak dengan Etos Kerja Pemudanya, Bersikap Semaunya Atas Nama “Kekeluargaan”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.