Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Siasat Orang Banjarnegara Bertahan Hidup hingga Akhir Bulan dengan UMR Terendah di Indonesia

Dhimas Raditya Lustiono oleh Dhimas Raditya Lustiono
4 Juni 2025
A A
Siasat Orang Banjarnegara Bertahan Hidup hingga Akhir Bulan dengan UMR Terendah di Indonesia

Siasat Orang Banjarnegara Bertahan Hidup hingga Akhir Bulan dengan UMR Terendah di Indonesia (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Sebelumnya, Mas Iqbal AR menulis artikel Terminal Mojok mengenai sulitnya bertahan hidup dengan gaji UMR Rp. 2,1 juta sebulan di Banjarnegara. UMR segitu menjadi UMR terendah di Jawa Tengah dan Indonesia. Bahkan di awal penulisan Mas Iqbal menyingkirkan kata “nrimo ing pandum” agar tulisannya menjadi lebih masuk akal.

Sebagai orang yang sudah memulai hidup di Banjarnegara sejak awal 2019, tentu saja saya merasa berhak untuk ikut nimbrung terkait apa yang Mas Iqbal sampaikan. Oh ya, sebelumnya saya ucapkan terima kasih atas harapan Mas Iqbal agar nantinya UMR Banjarnegara bisa ditingkatkan.

Melalui tulisan ini, saya ingin ikut bercerita mengenai strategi orang Banjarnegara untuk tetap bertahan hidup dengan UMR rendah tersebut. Asal kalian tahu ya, masih ada juga lho buruh di sini yang gajinya hanya Rp1,1 juta alias nggak sampai UMR. Tetapi kejadian ini terjadi sekitar tahun 2022. Meski begitu tak menutup kemungkinan sekarang pun masih ada warga Banjarnegara yang hidup dengan gaji di bawah UMR tersebut.

Daripada berlama-lama, saya bocorkan saja siasat orang Banjarnegara bertahan hidup dengan gaji UMR Rp2,1 juta sebulan.

Orang Banjarnegara memilih merantau

Strategi pertama tentu saja merantau. Ya, merantau memang menjadi jalan ninja yang biasa dilakukan warga sini demi menopang keuangan keluarga. Seseorang harus keluar dari tanah kelahirannya demi mendapatkan kehidupan yang lebih menjanjikan (baca: gaji yang lebih tinggi).

Saya pernah menulis soal merantau di Terminal Mojok beberapa waktu lalu. Kalian bisa membacanya di sini.

Mereka yang merantau biasanya memiliki relasi atau kenalan yang sudah lebih dahulu bekerja di suatu perusahaan. Alasan merantau juga disebabkan karena ketiadaan industri yang bisa menampung keterampilan lulusan yang ada di Banjarnegara.

Budaya merantau ini juga melahirkan sebuah tagline yang amat sangat sentimentil di kalangan netizen Banjarnegara. Katanya, “Banjarnegara kui ngangeni, tapi nek ditinggali ora marai sugih”. Artinya, Banjarnegara itu bikin kangen, tapi kalau ditinggali tidak bikin kaya. Memang benar adanya.

Baca Juga:

Pengalaman Naik Bus Eka dari Banjarnegara ke Surabaya: Melihat Langsung Orang Berzikir Saat Pedal Gas Diinjak Lebih Dalam

Banjarnegara, Daerah “Pendiam” yang Saking Diamnya Tenggelam oleh Ketenaran Dieng

Menjadi “padoli”

Padoli adalah akronim dari apa-apa didoli. Kalimat tersebut merujuk pada kemampuan seseorang untuk bisa menjual apa pun, padahal profesi utamanya bukanlah pedagang. Jadi jangan heran kalau ada karyawan kantoran yang hampir tiap hari mengunggah status WhatsApp produk skincare, makanan olahan, snack, ataupun aneka sembako seperti sayur, tahu, tempe, dll.

Para padoli di Banjarnegara ini menjadikan rekan kerja mereka sebagai market untuk berjualan. Kadang mereka mengambil buah di musim tertentu, lalu dipromosikan melalui status WA dengan mantra “monggo diorder”. Aktivitas ini memang nggak membuat isi dompet otomatis full, tapi berkat aktivitas ini hidup di akhir bulan bisa terselamatkan.

Banyak orang Banjarnegara yang kerja lagi setelah pulang kerja

Kerja setelah pulang kerja, atau gampangnya double job, adalah hal yang paling mungkin dilakukan untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Biasanya pekerjaan sampingan yang dilakukan banyak warga Banjarnegara adalah pekerjaan di sektor informal, misalnya menjaga stand es teh jumbo, jadi ojol, atau menawarkan jasa antar anak sekolah.

Tentu saja ritual kerja setelah pulang kerja ini mengganggu ritme istirahat. Tapi apa daya harus dikerjakan juga mengingat manfaatnya untuk menyambung hidup dari kejadian tak terduga di akhir bulan seperti gas yang tiba-tiba habis, token listrik yang tiba-tiba bunyi, bahkan kondangan.

Masih banyak jajanan dan makanan murah di sini, bisa jadi pilihan untuk makan

Selain es teh jumbo, masih ada jajanan dan makanan yang dijual dengan harga sangat terjangkau di Banjarnegara. Tentu saja ini sangat ramah bagi kantong pekerja UMR Banjarnegara yang ingin jajan meski dompet dalam mode hemat.

Di sini, kita masih bisa menemukan mie ayam seharga Rp6 ribu seporsi. Tetapi kalau soal rasa ya nggak usah banyak protes. Setidaknya dengan harga segitu bisa bikin kenyang perut.

Jika hal-hal di atas masih dirasa kurang, saya ajak kalian untuk sedikit memahami bahwa manusia tercipta lengkap dengan otak reptil. Otak reptil inilah yang bertugas untuk bertahan hidup, sehingga otak reptil pada orang yang waras nggak akan berhenti bekerja saat mengetahui bahwa beras habis, gula habis, token listrik berbunyi, apalagi saat anak merengek minta kinderjoy.

Otak reptil akan membuat seseorang berusaha dan berupaya untuk tetap bertahan hidup dengan segala kondisi. Apalagi ketika sedang nggak punya uang. Bisa saja otak reptil ini jugalah yang akan memberi perintah pada warga Banjarnegara untuk pergi ke koperasi bahkan bank plecit yang rutin keliling denmi keberlanjutan kehidupan mereka di tengah minimnya UMR.

Penulis: Dhimas Raditya Lustiono
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Pariwisata Banjarnegara: Punya Potensi, tapi Kepentok Hal-hal Ini.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 3 Juni 2025 oleh

Tags: banjarnegarakabupaten banjarnegaraumr banjarnegara
Dhimas Raditya Lustiono

Dhimas Raditya Lustiono

Membawa keahlian komunikasi dari dunia penyiaran ke dalam ruang perawatan. Sebagai mantan penyiar radio yang kini menjadi perawat,

ArtikelTerkait

Banjarnegara-Kebumen via Gombong: Jalur Berbahaya yang Nggak Disarankan buat Pengendara Amatiran

Banjarnegara-Kebumen via Gombong: Jalur Berbahaya yang Nggak Disarankan buat Pengendara Amatiran

23 Februari 2024
6 Kuliner Banjarnegara yang Perlu Dipopulerkan selain Dawet Ayu

6 Kuliner Banjarnegara yang Perlu Dipopulerkan selain Dawet Ayu

27 September 2024
5 Dawet Ayu di Banjarnegara yang Wajib Dicoba terminal mojok

5 Dawet Ayu di Banjarnegara yang Wajib Dicoba

30 Oktober 2021
4 Kuliner Khas Banjarnegara yang Menggoyang Lidah Terminal Mojok

4 Kuliner Khas Banjarnegara yang Menggoyang Lidah

1 September 2022
6 Mendoan Paling Enak di Barlingmascakeb

6 Mendoan Paling Enak di Barlingmascakeb

7 Januari 2022
Waduk Mrica Banjarnegara: Dulu Dipuja, Kini Tidak Terpelihara

Waduk Mrica Banjarnegara: Dulu Dipuja, Kini Tidak Terpelihara

30 April 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pengalaman Nonton Film di Bioskop Bandara Sepinggan Balikpapan, Alternatif Menunggu Penerbangan Tanpa Menguras Dompet Mojok.co

Pengalaman Nonton Film di Bioskop Bandara Sepinggan Balikpapan, Alternatif Menunggu Penerbangan Tanpa Menguras Dompet 

10 Januari 2026
6 Mitos Tentang Solo yang Ternyata Beneran Ada (Unsplash)

6 Mitos Tentang Solo yang Ternyata Beneran Ada

10 Januari 2026
3 Alasan Ayam Geprek Bu Rum Harus Buka Cabang di Jakarta ayam geprek jogja oleh-oleh jogja

Sudah Saatnya Ayam Geprek Jadi Oleh-oleh Jogja seperti Gudeg, Wisatawan Pasti Cocok!

10 Januari 2026
5 Hal yang Bisa Dibanggakan Kota Bandung meski Tata Kelolanya Buruk dan Transportasi Umumnya Tidak Layak

5 Hal yang Bisa Dibanggakan dari Kota Bandung meski Tata Kelolanya Buruk dan Transportasi Umumnya Tidak Layak

6 Januari 2026
Warung Gunung Semeru Lumajang Ikonik, tapi Nggak Cocok untuk Kalian yang Kesabarannya Setipis Tisu Mojok.co

Warung Gunung Semeru Lumajang Ikonik, tapi Nggak Cocok untuk Kalian yang Kesabarannya Setipis Tisu

5 Januari 2026
Healing dari Palembang ke Lampung Penuh Perjuangan, tapi Sepadan dengan yang Didapat Mojok.co

Healing dari Palembang ke Lampung Penuh Perjuangan, tapi Sepadan dengan yang Didapat

5 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • “Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah”: KDRT Tidak Selalu Datang dari Kekerasan, tapi Juga Lewat Ketidakpedulian 
  • Lalu-lalang Bus Pariwisata Jadi “Beban” bagi Sumbu Filosofi Jogja, Harus Benar-benar Ditata
  • Sensasi Pakai MY LAWSON: Aplikasi Membership Lawson yang Beri Ragam Keuntungan Ekslusif buat Pelanggan
  • Super Flu yang Muncul di Jogja Memang Lebih Berat dari Flu Biasa, tapi Beda dengan Covid-19
  • Derita Anak Bungsu Saat Kakak Gagal Penuhi Harapan Orang tua dan Tak Lagi Peduli dengan Kondisi Rumah
  • Nasib Sarjana Kini: Masuk 14 Juta Pekerja Bergaji di Bawah UMP, Jadi Korban Kesenjangan Dunia Kerja

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.