Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Kerja di Jakarta Memang Kejam, tapi Masih Banyak Hal yang Bisa Disyukuri dari Kota yang Mengerikan Itu

Ahmad Arief Widodo oleh Ahmad Arief Widodo
29 Maret 2026
A A
Kerja Dekat Monas Jakarta Nggak Selalu Enak, Akses Mudah tapi Sering Ada Demo yang Bikin Lalu Lintas Kacau

Kerja Dekat Monas Jakarta Nggak Selalu Enak, Akses Mudah tapi Sering Ada Demo yang Bikin Lalu Lintas Kacau (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Beberapa waktu lalu ada sebuah artikel di Terminal yang bikin saya nostalgia. Artikel tersebut adalah karya Mas Arief Nur Hidayat. Judul artikelnya Culture Shock Fresh Graduate yang Mengadu Nasib di Jakarta: Baru Sampai Langsung Ditipu Driver Ojol, Ibu Kota Memang Lebih Kejam daripada Ibu Tiri!.

Dalam tulisan tersebut Mas Arief Nur Hidayat menceritakan gegar budaya yang dirasakan saat pertama kali menapakkan kaki di ibu kota sekitar satu dekade lalu. Kalau nggak salah satu windu lalu saya juga pertama kali bekerja secara profesional di Jakarta. Tepatnya di sekitaran wilayah Kelapa Gading.

Terus terang, saya sepakat dengan Mas Arief Nur Hidayat bahwa kerja di Jakarta memang kejam. Akan tetapi, selepas nggak kerja di sana, ternyata saya sadar masih ada beberapa hal yang patut disyukuri ketika berkarier di The Big Durian.

Jakarta, daerah dengan pilihan transum yang beragam

Menurut saya, hari ini transum merupakan kebutuhan penting bagi masyarakat. Mengingat mobilitas masyarakat sekarang sangat tinggi. Terutama bagi pekerja di daerah perkotaan.

Di luar Jakarta dan Semarang, saya yakin sedikit sekali karyawan yang berangkat kerja naik transum. Soalnya, di luar dua daerah tersebut, transumnya masih belum bisa diandalkan. Armadanya terbatas, nggak pasti juga kedatangannya bahkan lantaran efisiensi anggaran ada yang berhenti beroperasi.

Dulu, saat masih bekerja di Jakarta, saya sangat-sangat terbantu dengan adanya transum. Pasalnya, pilihan transum di sana sangat beragam. Kamu bisa naik KRL, Transjakarta, LRT sampai MRT. Bahkan, kini sudah ada Mikrotrans, angkot dengan versi lebih nyaman.

Tarif transum sangat terjangkau

Keragaman transum nggak hanya satu-satunya yang patut disyukuri ketika bekerja di Jakarta. Tarif transum di sana juga sangat-sangat terjangkau. Kita ambil contoh Transjakarta, tarifnya hanya Rp3.500 doang. Dengan tarif segitu, kamu sudah bisa muter-muter Ibu Kota sepuasnya.

Jika kamu seorang karyawan yang punya lima hari kerja dalam seminggu dan hanya menggunakan Transjakarta untuk berangkat kerja, maka biaya pulang pergi selama sebulan naik Transjakarta nggak sampai Rp150.000/bulan. Harga segitu masih cukup oke sekali pun si karyawan gajinya hanya UMP.

Baca Juga:

5 Peringatan untuk wargi Jakarta yang nafsu banget mau pindah ke Salatiga

Saat Jakarta terasa lebih tenang dibanding mudik ke Jawa Timur gara-gara teror pawai sound horeg Agustusan

Coba bandingin dengan pekerja di luar Jakarta, saya yakin biaya transportasinya bakal lebih tinggi. Terlebih bila si pekerja mengandalkan ojol. Bisa jadi biaya transportasinya dua atau tiga kali lipatnya.

Mudah mencari tempat hiburan

Bagi saya, bekerja di mana pun itu bikin stres, sekalipun kamu mencintai pekerjaan tersebut. Sebab di tempat kerja ada saja bos nyebelin, teman toxic, dan senior rese.

Kebanyakan orang nggak kuat di Jakarta gara-gara sudah di kerjaan stress ditambah lingkungan hidup di luar kantor juga bikin stress. Beda dengan daerah di luar kota besar yang lingkungan hidupnya lebih slow living. Jadi stresnya nggak berlipat-lipat.

Walaupun kerja dan tinggal di Jakarta bikin stres berat tapi di sana juga banyak tempat menyembuhkannya. Kalau kerja di Jakarta, kamu punya beragam opsi tempat hiburan. Mulai dari yang gratis sampai yang bikin dompet menjerit.

Kamu mau ke tempat healing gratisan yang ramah keluarga di Jakarta? Datang saja ke berbagai taman kota di sana. Kamu suka datang ke konser? Ada berbagai pilihan event musik setiap tahunnya.

Beda banget dengan tempat kerja saya sekarang. Lokasinya memang agak terpencil. Jadi susah banget nyari tempat healing. Ya paling tempat healingnya itu-itu doang. Malah membuat kami sekeluarga bosan.

Andai bisa mengulang waktu, saya ingin lebih mensyukuri beberapa kelebihan Jakarta. Tuhan memang adil kepada hambanya. Ibu Kota memang kejam, tapi masih ada saja yang bikin saya merindukannya.

Penulis: Ahmad Arief Widodo
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Serba Salah Jadi ASN: Terlalu Rajin Dibilang Cari Muka, Terlalu Santai Dicap Pemalas

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 29 Maret 2026 oleh

Tags: Jakartakerja di jakartatransjakartatransum jakarta
Ahmad Arief Widodo

Ahmad Arief Widodo

Penulis lepas yang fokus membahas kedaerahan, dunia pemerintahan dan ekonomi. Stand like a hero and die bravely.

ArtikelTerkait

Alasan Logis Kenapa Siswa Jakarta kalau Piknik Malah ke Jogja terminal mojok

Alasan Logis Siswa Jakarta kalau Piknik Malah ke Jogja

29 November 2021
Info Loker Jakarta 2022 yang Pas Buat Fresh Graduate Terminal Mojok

Loker Jakarta Juli 2022: Info Loker Buat Fresh Graduate

17 Juli 2022
Challenge Seratus Ribu untuk Makan Hemat di Jakarta Selama Seminggu!

Challenge Seratus Ribu untuk Makan Hemat di Jakarta Selama Seminggu!

9 Desember 2019
Alasan Warga Jakarta Menolak Ridwan Kamil Jadi Cagub (Unsplash)

4 Alasan Warga Jakarta Menolak Ridwan Kamil Menjadi Calon Gubernur

8 September 2024
Pasar Baru Jakarta: Namanya Saja yang "Baru", padahal Sudah Ada Sejak Zaman Kolonial Belanda

Pasar Baru Jakarta: Namanya Saja yang “Baru”, padahal Sudah Ada Sejak Zaman Kolonial Belanda

5 Juli 2024
Cibubur, Daerah yang Paling Sering Digunakan Developer sebagai Nama Perumahan

Cibubur, Daerah yang Paling Sering Digunakan Developer sebagai Nama Perumahan

6 Desember 2023
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Menulis sastra itu menyenangkan, tetapi menjadikannya sumber penghidupan adalah cerita yang berbeda Mojok.co

Menulis sastra itu menyenangkan, tetapi menjadikannya sumber penghidupan adalah cerita yang berbeda

18 Agustus 2026
Stasiun Gubeng Surabaya, stasiun paling membingungkan dan menyebalkan

Stasiun Gubeng Surabaya, stasiun paling membingungkan dan menyebalkan

20 Agustus 2026
Pak Ogah pekerjaan yang sia-sia dan nggak menjanjikan di Sumenep Madura Mojok.co

Pak Ogah pekerjaan yang sia-sia dan nggak menjanjikan di Sumenep Madura

20 Agustus 2026
5 hal berkesan selama jadi peneliti lapangan yang bikin saya bersyukur telah memilih pekerjaan ini (Mojok.co)

5 hal berkesan selama jadi peneliti lapangan yang bikin saya bersyukur telah memilih pekerjaan ini 

16 Agustus 2026
Bali bisa kehabisan air, tapi tenang, kolam vila masih penuh (Unsplash)

Bali bisa kehabisan air, tapi tenang, kolam vila masih penuh

16 Agustus 2026
Presiden benar, pendapatan ojol naik hingga 3 kali lipat, tapi syarat dan ketentuan berlaku Mojok.co

Presiden benar, pendapatan ojol naik hingga 3 kali lipat, tapi syarat dan ketentuan berlaku

18 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=vCYB_q60eug


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.