Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Saya Adalah Salah Satu Korban Iklan Mi Instan Lemonilo yang Ternyata Rasanya Bikin Kecewa

Firdaus Deni Febriansyah oleh Firdaus Deni Febriansyah
28 April 2021
A A
Saya Adalah Salah Satu Korban Iklan Mi Instan Lemonilo yang Ternyata Rasanya Bikin Kecewa terminal mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Mi instan Lemonilo saat ini cukup terkenal dengan klaimnya sebagai mi instan yang sehat tanpa bahan pengawet. Iklannya muncul di mana-mana, baik di televisi maupun internet. Kalau Anda belum tahu sama sekali tentang mi instan Lemonilo, mungkin Anda memang belum pernah nonton TV atau berselancar di dunia maya.

Bagi Anda yang masih belum tahu, mi Lemonilo adalah mi instan produksi PT Lemonilo Indonesia Sehat atau Lemonilo. Warna bungkusnya hijau putih dan warna minya hijau, berbeda dari mi instan pada umumnya. Pihak Lemonilo mengklaim bahwa warna hijau pada mi berasal dari saripati bayam. Sedangkan bumbu yang tersedia nggak jauh beda dengan mi instan lainnya, yaitu kecap, saos, minyak, dan bumbu asin.

Melihat para bintang iklan menikmati mi instan Lemonilo dengan telur mata sapi di tengahnya, jujur bikin saya dan mama penasaran. Gimana rasanya, ya? Kira-kira lebih enak mana jika dibandingkan dengan Indomie atau Mie Sedaap?

Akhirnya, kami pun memutuskan membeli di supermarket terdekat. Ternyata benar saja sesuai iklan “harganya nambah dikit”, ada perbedaan harga sekitar Rp4 ribu dari mi instan yang biasa saya konsumsi. Jujur, saya nggak tahu apa yang membuatnya lebih mahal karena secara ukuran nggak terlalu jauh berbeda.

Mungkin karena mi instan Lemonilo diklaim lebih sehat, jadi harganya lebih mahal. Ya itu mungkin saja, sih.

Saat memasak mi, saya mengecek air rebusannya, dan memang betul seperti yang ditampilkan di iklan. Air rebusannya jernih dan nggak keruh. Berarti iklan yang ditampilkan bukanlah dusta, melainkan benar-benar nyata. Termasuk juga tampilan mi yang memang berwarna hijau.

Lantas, apa yang dusta dari iklan Lemonilo?

Yang dusta adalah rasanya. Maaf, rasa mi instan Lemonilo kurang cocok dengan lidah saya. Kasarnya, mi ini sama sekali nggak enak. Jujur saja saya kecewa harus keluar uang lebih hanya untuk membeli makanan yang kurang enak. Rasa minya eneg dengan bumbu yang terlalu kuat.

Baca Juga:

5 Kuliner Semarang yang Namanya Nyeleneh dan Kerap Mengecoh Wisatawan 

Makanan Superindo Rp15 Ribuan Penolong Pekerja Miskin yang Kecewa akan Mahalnya Harga Warteg

Ekspetasi saya, rasa mi goreng Lemonilo sangat enak seperti Indomie goreng. Namun ternyata hasilnya nggak sesuai ekspektasi.

Mohon maaf kepada pihak Lemonilo kalau review ini terlalu menyakitkan bagi Anda, tapi saya adalah orang yang nggak bisa bohong soal rasa. Kalau memang enak, saya bilang enak. Kalau nggak enak, ya saya bilang nggak enak. Semoga sedikit review ini bisa jadi kritik membangun dan bahan evaluasi bagi Lemonilo agar memperbaiki cita rasa dari produk mi yang dijual.

Di sisi lain, saya mencoba berpikir positif. Mungkin saja rasa yang kurang nendang ini memang menandakan mi instan Lemonilo adalah mi yang benar-benar sehat sesuai apa yang diiklankan. Karena harus diakui, sebenarnya makanan sehat adalah makanan yang nggak enak.

Bagi yang pernah sakit dan pernah dirawat di rumah sakit pasti setuju dengan pernyataan tersebut. Makanan rumah sakit memang nggak enak karena dibuat tanpa bahan pengawet. Berbeda dengan makanan cepat saji yang rasanya enak, tapi dibuat dengan bahan pengawet yang sangat membahayakan kesehatan tubuh.

Itulah sedikit cerita saya ketika membeli dan memasak mi instan Lemonilo sampai mencicipi langsung rasanya. Hahaha, sudah kayak food blogger saja, ya. Pada akhirnya, saya pun menjadi korban iklan dari mie instan Lemonilo. Sebenarnya saya juga ingin mencoba produk kopi Gilux Mix untuk kebutuhan ngopi di rumah. Tapi, karena sudah jadi korban iklan, saya pun mengurungkan niat. Cukup satu kali dikecewakan, jangan berkali-kali seperti dia menyakitiku. Eaaa.

Sumber Gambar: YouTube Lemonilo

BACA JUGA Menanggapi Jagat Maya dan Mahalnya Tiket Pesawat Tidak Perlu Baper dan tulisan Firdaus Deni Febriansyah lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 28 Desember 2021 oleh

Tags: Makananmi gorengMi Instanmi Lemonilo
Firdaus Deni Febriansyah

Firdaus Deni Febriansyah

Seorang content writer di salah satu agency dan juga mahasiswa di Universitas Terbuka. Tertarik dengan dunia content writing, copywriting, dan SEO.

ArtikelTerkait

Kampus Bermasalah Kalau (Masih) Ada Budaya Mahasiswa Memberi Makanan ke Dosen Penguji

Kampus Bermasalah Kalau (Masih) Ada Budaya Mahasiswa Memberi Makanan ke Dosen Penguji

29 Desember 2023
Sarimi Gelas, Mi Instan yang Diciptakan untuk Pejuang Diet

Sarimi Gelas, Mi Instan yang Diciptakan untuk Pejuang Diet

19 Oktober 2023
Anak Kos, Sudah Waktunya Kalian Beralih ke Mi Instan Lemonilo sebagai Andalan Akhir Bulan! terminal mojok.co

Anak Kos, Sudah Waktunya Kalian Beralih ke Mi Instan Lemonilo sebagai Andalan Akhir Bulan!

26 Februari 2021
10 Makanan Khas Karyawan Resign: Dari Donat sampai Tumpeng Mojok.co

10 Makanan Khas Karyawan Resign dari Donat sampai Tumpeng

22 November 2023
Best Wok Mi Instan yang (Katanya) Lebih Enak daripada Indomie Terminal Mojok

Best Wok: Mi Instan yang (Katanya) Lebih Enak daripada Indomie

3 Oktober 2022
Kobe Jiwa Pagi, Mi Instan Nanggung yang Asal Ikutan Tren Mengandung Sayur Terminal Mojok

Kobe Jiwa Pagi, Mi Instan Nanggung yang Asal Ikutan Tren Mengandung Sayur

13 September 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Lampung Bukan Tempat Merantau untuk Orang Lemah

Lampung Itu Nama Provinsi, Bukan Nama Kota. Pas SD Pernah Belajar IPS Nggak sih?

8 Juni 2026
Blora Bukan Tempat Tinggal yang Tepat untuk 4 Orang Ini

Mampukah Blora Bangkit dari Julukan Pelosok dan Daerah Tersepi?

10 Juni 2026
4 Hal yang Bakal Saya Rindukan setelah Lulus dari UM Malang kkn

UM BBM: Program KKN ala UM Malang yang Punya Banyak Celah dan Penuh Masalah!

7 Juni 2026
Organisasi Mahasiswa Ekstra Kampus: Teriak Melawan Penindasan di Luar, tapi Seniornya Jadi Aktor Penindas Paling Kejam organisasi mahasiswa eksternal organisasi kampus

Tiga Tahun Menjadi Fungsionaris Organisasi Mahasiswa, Saya Menyadari bahwa Organisasi Mahasiswa Tak Ada Bedanya dengan Tempat Penitipan Balita

8 Juni 2026
6 Siasat Bertahan Kelas Menengah Saat Ekonomi Nggak Waras seperti Sekarang Terminal

6 Siasat Bertahan Kelas Menengah Saat Ekonomi Nggak Waras seperti Sekarang

8 Juni 2026
4 Catatan untuk Pemkab Bangkalan Madura agar Program Satu Desa Satu Sarjana Tidak Sia-Sia Mojok.co

4 Catatan untuk Pemkab Bangkalan Madura agar Program Satu Desa Satu Sarjana Tidak Sia-Sia

10 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.