Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

“Satu Desa Satu Gym” Bukan Sekadar Lelucon, Itu Ide Bagus untuk Kesehatan Warga Jawa Tengah!

Ridho Nugroho oleh Ridho Nugroho
11 September 2024
A A
“Satu Desa Satu Gym” Bukan Sekadar Lelucon, Itu Ide Bagus untuk Kesehatan Warga Jawa Tengah!

“Satu Desa Satu Gym” Bukan Sekadar Lelucon, Itu Ide Bagus untuk Kesehatan Warga Jawa Tengah! (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Beberapa minggu lalu sempat ramai di jagat Twitter, mantan panglima TNI, Andika Perkasa, diumumkan maju di Pilgub Jawa Tengah 2024. Pencalonan Andika jadi perbincangan karena ia tampil dengan baju ketat yang memperlihatkan otot-ototnya. Netizen pun membuat guyonan terkait tampilan Andika Perkasa itu. Paling banyak dicuit adalah “Program satu desa, satu gym”. Cuitan ini memang lucu, tapi sebenarnya kalau ditelaah, itu bukan ide yang buruk loh.

Sebagai disclaimer, saya bukan expert di bidang kesehatan atau bodybuilder, saya hanya orang biasa yang pernah menjajal nge-gym. Karena merasakan manfaatnya, makanya saya ingin membagi pengalaman saya dan memberikan alasan bahwa “satu desa, satu gym” ide yang perlu dipertimbangkan.

Gaya hidup tidak sehat ada di mana-mana, gym jadi penting

Orang sering kali menganggap orang desa lebih sehat dari orang kota. Misalnya, udara desa dianggap lebih bersih, makanan di desa lebih sehat, orang desa banyak aktivitas fisik, dll. Mungkin anggapan itu lebih relevan saat zaman bapak saya ya. Sayangnya, saat ini yang jadi pemandangan umum anak SMP naik motor ke sekolah, pulang-pulang nongkrong, main game, ngerokok, minum-minuman manis kemasan.

Makanya saya tidak heran, membaca berita banyak anak zaman sekarang yang sudah mengidap gagal ginjal. Orang kota sih enak ya, kalau ingin olahraga mereka punya banyak pilihan fasilitas. Kalau kita masih menganggap lirik “Bangunlah jiwanya, bangunlah badannya” penting, maka sebenarnya memeratakan pusat olahraga hingga ke desa-desa sama pentingnya dengan memeratakan sekolah.

Oleh karena itulah, ide “satu desa, satu gym” itu ide yang bagus, brilian, dan efeknya nggak hanya badan sehat, tapi jauh lebih banyak dari itu.

Takut ototmu gede? Belum tentu bisa juga sih

Saya paham sebagian orang masih punya pandangan miring soal nge-gym. Makanya terkadang jadi guyonan. Misalnya, beberapa orang tidak suka dengan otot badan yang terlampau besar. Ada yang geli bahkan. Ini sih soal preferensi ya. Terserah saja.

Hanya saja, perlu diketahui bahwa otot badan seperti pak Andika Perkasa atau bahkan Ade Rai tidaklah mudah didapat. Selain itu, ada pilihan lain bentuk otot yang lebih kecil (tipe lean), seperti Randy Pangalila dan Jefri Nichol. Artinya, kalau soal tipe bentuk tubuh, sebenarnya bisa dipilih. Disesuaikan saja nanti dengan program latihannya. Itu pun sama-sama tidak mudah didapat.

Jadi, tidak perlu punya bayangan liar, seolah-olah kamu masuk tempat gym sekali dua kali, keluar-keluar langsung jadi seperti Ade Rai. Banyak kok orang yang bertahun-tahun nge-gym ototnya nggak gede-gede.

Baca Juga:

10 Tips Olahraga di Gym untuk Newbie yang Terdengar Sepele, tapi Penting

4 Aturan Tidak Tertulis Tempat Gym, Saya Terpaksa Tulis karena Banyak Member Gym yang Nggak Peka 

Yang lebih penting dari otot gede

Di luar soal bentuk fisik, sebenarnya ada manfaat nge-gym yang lebih penting, yaitu memperkuat otot. Di kehidupan kita sehari-hari, aktivitas seperti berjalan, naik-turun tangga, angkat galon, adalah aktivitas yang lumrah saja. Tidak spesial. Tapi pernah tidak, kita berpikir kalau semua aktivitas itu bisa kita jalankan karena kita punya otot?

Seperti kata-kata bijak, “Nikmatnya sehat baru terasa ketika sakit”. Otot pun demikian. Kita baru akan merasakan pentingnya otot yang kuat saat berdiri sebentar sudah pegel dan angkat galon langsung encok. Buat saya, inilah manfaat utama nge-gym, memperkuat otot-otot kita. Pertengahan pandemi lalu adalah bobot terberat saya, menyentuh 72 kilogram. Karena resah dengan bobot yang terus meningkat, saya putuskan coba nge-gym. Tentunya dibarengi dengan pola hidup sehat ya, seperti jaga makan dan istirahat cukup. Hasilnya, bobot saya turun cukup drastis. Efek yang paling saya suka adalah badan jadi terasa ringan, tidak gampang capek dan ngantuk. Soal postur tubuh sih, biasa-biasa saja ya. Tapi lumayan lah, kalau foto nggak perlu tahan napas. Hehe

Dari sejumlah manfaat yang saya rasakan itu, makanya saya mendukung kalau Pak Andika ingin membangun pusat gym di Jawa Tengah. Mungkin untuk awal, programnya bisa disesuaikan dulu dengan kebutuhan, satu kabupaten satu gym saya rasa lebih realistis. Selain itu, pastinya saya berharap Pak Andika tidak lupa dengan program prioritas seperti masalah kemiskinan, pengangguran, dan akses pendidikan. Yaa, kita nggak mau kan warga Jawa Tengah pada berotot tapi bloon.

Penulis: Ridho Nugroho
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Nge-Gym doang mah Gampang, yang Susah Istiqamahnya!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 11 September 2024 oleh

Tags: andika perkasagymPemilupilgub jatengpilkada jatengsatu desa satu gym
Ridho Nugroho

Ridho Nugroho

Penghayat budaya pop dari kabupaten.

ArtikelTerkait

buzzer pak jokowi

Sebenarnya Pak Jokowi Tidak Perlu Buzzer

3 Oktober 2019
Timses Pemilu Ketua BEM Itu Sama Ngerinya dengan Buzzer Partai, Berani Makan Bangkai Kawan demi Jabatan

Timses Pemilu Ketua BEM Itu Sama Ngerinya dengan Buzzer Partai, Berani Makan Bangkai Kawan demi Jabatan

5 November 2023
editing

The Power of Editing: Seorang Caleg Digugat ke MK Gara-Gara Editan Fotonya yang Melewati Batas Kewajaran

16 Juli 2019
Suka Duka Menjadi Enumerator Quick Count Terminal Mojok

Suka Duka Menjadi Enumerator Quick Count Pilkada 2020

16 Desember 2020
calon kepala desa

Negosiasi dengan Calon Kepala Desa Waktu Sosialisasi Visi dan Misi

10 Juni 2019
4 Aturan Tidak Tertulis Saat Olahraga di Tempat Gym, Saya Terpaksa Tulis karena Banyak Member Gym Nggak Peka Mojok.co

4 Aturan Tidak Tertulis Tempat Gym, Saya Terpaksa Tulis karena Banyak Member Gym yang Nggak Peka 

19 Februari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

7 April 2026
Saya Kira Jadi PPPK Bikin Hidup Tenang, Ternyata Cuma Ganti Kecemasan yang Lain

Saya Kira Jadi PPPK Bikin Hidup Tenang, Ternyata Cuma Ganti Kecemasan yang Lain

2 April 2026
Kecamatan Antapani Bandung Menang Mewah, tapi Gak Terurus (Unsplash)

Kecamatan Antapani Bandung, Sebuah Tempat yang Indah sekaligus Rapuh, Nyaman sekaligus Macet, Niatnya Modern tapi Nggak Terurus

5 April 2026
Warga Tangerang Orang Paling Sabar Se-Jabodetabek, Sehari-hari Terjebak di Tol Jakarta-Tangerang yang Absurd Mojok.co

Warga Tangerang Orang Paling Sabar Se-Jabodetabek, Sehari-hari Terjebak Tol Jakarta-Tangerang yang Absurd

5 April 2026
Warung Makan Padang di Jawa Banyak yang Ngawur. Namanya Saja yang “Padang”, tapi Jualannya Lebih Mirip Warteg Mojok.co

Warung Makan Padang di Jawa Banyak yang Ngawur. Namanya Saja yang “Padang”, tapi Jualannya Lebih Mirip Warteg

5 April 2026
Hidup di Desa Nggak Selamanya Murah, Social Cost di Desa Bisa Lebih Mahal daripada Biaya Hidup Sehari-hari karena Orang Desa Gemar Bikin Hajatan

Pindah ke Desa Bukan Solusi Instan Saat Muak Hidup di Kota Besar, apalagi bagi Kaum Introvert, Bisa-bisa Kena Mental

5 April 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Kuliah Kebidanan sampai “Berdarah-darah”, Lulus dari World Class University Masih Sulit Cari Kerja dan Diupah Nggak Layak
  • Makin Muak ke Ulah Pesilat: Perkara Tak Disapa Duluan dan Beda Perguruan Langsung Dihajar, Dikasih Fakta Terang Eh Denial
  • Terpaksa Kuliah di Jurusan yang Tak Diinginkan karena Tuntutan Beasiswa, 4 Tahun Penuh Derita tapi Mendapatkan Hikmah Setelah Lulus
  • Deles Indah, Bukti Klaten Punya Harga Diri yang Bisa Kalahkan Jogja dan Solo sebagai Tempat Wisata Populer
  • Orang Jakarta Nyoba Punya Rumah di Desa, Niat Cari Ketenangan Berujung Frustrasi karena Ulah Tetangga
  • Kuliah di Jurusan Paling Dicari di PTN, Setelah Lulus bikin Ortu Kecewa karena Kerja Tak Sesuai Harapan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.