Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Hewani

Panduan Singkat Sebelum Memutuskan Membeli Whey Protein

Raden Muhammad Wisnu oleh Raden Muhammad Wisnu
19 Juli 2021
A A
Panduan Singkat Sebelum Memutuskan Membeli Whey Protein terminal mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Sebagai orang yang sudah menggeluti dunia gym selama kurang lebih 4 tahun, saya menerima banyak sekali pertanyaan dari orang-orang yang mau mulai latihan di gym. Banyak dari mereka yang langsung bertanya, “Harus beli susu fitness atau whey protein apa? Merek apa? Nanti pakainya gimana?” Dilatarbelakangi oleh pertanyaan tersebut, saya berniat untuk menuliskannya saja di Terminal Mojok biar lebih mudah dipahami orang-orang yang mau memulai latihan di gym.

Pertama, whey protein itu nggak wajib dalam dunia fitness. Bahkan, sama sekali nggak dibutuhkan jika kalian bisa memenuhi semua kebutuhan protein dengan makanan sehat yang kalian konsumsi sehari-hari. Whey protein itu sifatnya hanya membantu. Kalian tetap bisa membuat otot atau membakar lemak tanpa whey protein sekalipun. Asalkan bisa memenuhi kebutuhan kalori harian (TDEE) serta memenuhi kebutuhan protein harian dari makanan yang kalian konsumsi sehari-hari.

Ibarat bikin rumah, whey protein itu seperti meja kerja Instagrammable yang kalian beli di Ikea untuk keperluan estetika belaka. Ketika bikin rumah, kita harus mendahulukan bangun pondasi rumah dulu, kan, daripada maksain beli meja kerja Instagrammable? Sama halnya dalam dunia fitness, pondasi utamanya adalah pola makan!

Untuk memaksimalkan pertumbuhan otot dan pembakaran lemak, kalian memang harus mengonsumsi protein dengan dosis tinggi. Tapi, sumber protein utama protein kalian itu bukan dari whey protein. Kalian cukup memenuhi kebutuhan protein kalian utama dari mengonsumsi dada ayam, telur, tahu, tempe, atau ikan. Jadi nggak usah repot-repot beli whey protein. Nanti kalau dirasa kurang, barulah kalian konsumsi whey protein setelah makan berat.

Saya beri sedikit contoh. Misalnya berat badan kalian 70 kilogram, setidaknya kalian akan membutuhkan 140 gram protein per harinya, dengan rumus 2 gram X berat badan kita. Jika dijabarkan, 140 gram protein itu setara dengan 700 gram dada ayam tanpa kulit. Setiap 100 gram dada ayam, kandungan proteinnya adalah sekitar 30 gram. Satu butir telur rebus proteinnya sekitar 11 gram. Sedangkan, satu sajian whey protein, umumnya memiliki kandungan protein 20-30 gram, tergantung mereknya. Jadi, asal bisa memenuhi kebutuhan protein dari makanan yang kalian konsumsi, ya nggak usah beli whey protein.

Tapi jangan salah paham, saya bukan anti-whey protein. Produk satu ini bisa sangat berguna dalam membangun masa otot atau membakar lemak. Misalnya, kalian nggak ada waktu untuk memasak atau mendapatkan protein yang cukup dari makanan yang kalian konsumsi, di situlah peran whey protein bekerja. Sekali minum setara konsumsi satu potong dada ayam 100 gram atau tiga butir telur rebus. Praktis banget, tinggal minum. Tapi kalau kalian masih pemula dalam dunia fitness serta memiliki bujet yang terbatas, buat apa buang-buang uang untuk beli whey protein mahal-mahal?

Lagi pula, kebanyakan orang yang beli belum mengerti ilmu nutrisi dengan benar sama sekali. Cuma kebetulan punya uang dan termakan strategi marketing dari influencer fitness yang mereka lihat di media sosial saja. Menurut laporan Nutrition Business Journal, bisnis suplemen fitness memiliki profit sebesar 104 miliar US Dollar di tahun 2013 saja. Banyak banget, kan?

Kalau kalian perhatikan, ratusan influencer fitness Indonesia yang kalian lihat di Instagram, kan, selalu memberikan ulasan positif tentang whey protein yang mereka konsumsi setelah latihan dengan keras di gym. Kenapa? Ya karena mereka dibayar. Mereka disponsori oleh perusahaan tersebut. Perusahaan suplemen tentu saja cari uang, dong? Makanya berani bayar mahal para influencer fitness Indonesia. Prioritas mereka itu cari uang sebanyak-banyaknya, bukan untuk membantu kalian membangun masa otot atau membakar lemak.

Baca Juga:

Saya Lebih Percaya Dokter Tirta daripada Influencer Kesehatan Lainnya, To The Point, dan Walk The Talk!

Promosi Kesehatan: Jurusan Underrated yang Dianggap Cuma Sales, padahal Garda Terdepan Kesehatan Rakyat

Sekali lagi, whey protein itu sifatnya hanya membantu. Sebelum memutuskan untuk membeli whey protein, pastikan kalian sudah mengerti prinsip nutrisi dan program latihan yang baik dan benar supaya tujuan kalian dalam dunia fitness itu tercapai. Selain itu, perhatikan juga setiap kandungan yang tertera dalam produk yang kalian beli. Jangan sekadar lihat mereknya doang. Jangan kemakan iklan yang kalian anggap keren juga! Jangan lupa, pastikan juga produknya sudah ada izin edar dari BPOM. Dan untuk umat muslim, pastikan produknya sudah mendapat sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia, karena ada sejumlah merek dari luar negeri yang mengandung zat-zat yang dianggap haram oleh agama Islam. Nggak mau, kan, kena azab?

Jadi, jangan gampang kepancing influencer fitness di Instagram yang tiap hari mempromosikan whey protein. Jangan kayak orang-orang yang kepancing borong susu Bear Brand yang diklaim bisa menyembuhkan virus Corona. Jangan kemakan iklan yang keren dan jangan kemakan gimmick influencer fitness di Instagram, deh.

BACA JUGA Nge-Gym doang mah Gampang, yang Susah Istiqamahnya! dan tulisan Raden Muhammad Wisnu lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 5 Oktober 2021 oleh

Tags: fitnessgymKesehatanPanduan Terminalpenjaskeswhey protein
Raden Muhammad Wisnu

Raden Muhammad Wisnu

Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Bandung yang bekerja sebagai copywriter. Asal dari Bandung, bercita-cita menulis buku. Silakan follow akun Twitternya di @wisnu93 atau akun Instagram dan TikToknya di @Rwisnu93

ArtikelTerkait

skill yang harus dikuasai sebelum usia 25 tahun mojok

5 Skill yang Harus Dikuasai Sebelum Usia 25 tahun

14 Agustus 2021
Sabun Cuci Tangan yang Dicampuri Air Mencerminkan Betapa Pelitnya Orang-orang terminal mojok.co

Sabun Cuci Tangan yang Dicampuri Air Mencerminkan betapa Pelitnya Orang-orang

24 September 2020
Daftar Nama Penyakit dalam Bahasa Asing yang Perlu Kita Ketahui terminal mojok

Daftar Nama Penyakit dalam Bahasa Asing yang Perlu Kita Ketahui

20 Juli 2021
Ganti Nama Tidak Menjamin Apa-apa, Bajingan Tetaplah Bajingan sekalipun Ganti Nama Seribu Kali

Ganti Nama Tidak Menjamin Apa-apa, Bajingan Tetaplah Bajingan sekalipun Ganti Nama Seribu Kali

30 Agustus 2024
Raditya Dika

Mengenal Penyakit Raditya Dika yang Belum Bisa Disembuhkan

6 September 2019
Sekte Membasahi Sikat Sebelum Gosok Gigi Perlu Dapat Perhatian Lebih terminal mojok.co

Sekte Membasahi Sikat Sebelum Gosok Gigi Perlu Dapat Perhatian Lebih

23 Januari 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Alumni UT Nggak Ribut Soal Almamater, Tahu-tahu Hidupnya “Naik Kelas” Terminal

Alumni UT Nggak Ribut Soal Almamater, Tahu-tahu Hidupnya “Naik Kelas”

11 Mei 2026
Berhenti Jadi Kaum Mistika: Sigar Bencah Semarang Itu Angker karena Sudut Tanjakannya, Bukan Penampakan Tak Kasat Mata

Berhenti Jadi Kaum Mistika: Sigar Bencah Semarang Itu Angker karena Sudut Tanjakannya, Bukan Penampakan Tak Kasat Mata

14 Mei 2026
UT Adalah Teman bagi Orang-orang yang Mengejar Mimpi dalam Sunyi Mojok

UT Adalah Teman bagi Orang-orang yang Mengejar Mimpi dalam Sunyi

9 Mei 2026
6 Pelatihan untuk Awardee LPDP yang Lebih Penting Dibanding Pembekalan dari TNI, Ada Academic Writing hingga Literasi Finansial Mojok.co

6 Pelatihan bagi Awardee LPDP yang Lebih Penting Dibanding Pembekalan dari TNI, Ada Academic Writing hingga Literasi Finansial 

11 Mei 2026
Mending Naik Bluebird daripada Taksi Online untuk Lanjut Perjalanan dari Stasiun atau Bandara, Lebih Minim Drama Mojok.co

Mending Naik Bluebird daripada Taksi Online untuk Lanjut Perjalanan dari Stasiun atau Bandara, Lebih Minim Drama

14 Mei 2026
4 Soto Khas Semarang yang Wajib Dicicipi Wisatawan Minimal Sekali Seumur Hidup Mojok.co

4 Soto Khas Semarang yang Wajib Dicicipi Wisatawan Minimal Sekali Seumur Hidup

12 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.