Saran buat Sahrul Gunawan Bila Menjadi Wakil Bupati Kabupaten Bandung – Terminal Mojok

Saran buat Sahrul Gunawan Bila Menjadi Wakil Bupati Kabupaten Bandung

Artikel

Rahadian

Sahrul Gunawan meramaikan bursa Pilkada Kabupaten Bandung. Pria yang nama akrabnya Alul ini memang belum berpengalaman memimpin rakyat. Tapi, popularitas dan wajah rupawan menjadi senjata ampuh bagi calon bupati ini untuk merebut hati pemilih. Khususnya, bagi kaum hawa.

Berbeda dengan Sahrul Gunawan yang belum pernah duduk di kursi birokrasi, Dadang Supriatna sudah cukup kaya dengan pengalaman tersebut. Dadang adalah mantan anggota DPR dari partai Golkar. Ia mundur dari DPR dan kader Golkar demi mengejar ambisi menjadi bupati.

Alul memang belum berpengalaman memimpin rakyat. Lalu, bila berhasil menjabat wakil bupati Kabupaten Bandung, apa yang seharusnya dilakukan oleh Alul? Saya menyarankan agar Alul melakukan tiga hal berikut.

#1 Hapus pernikahan dini.

Tahun 2000, Sahrul Gunawan bermain sinetron berjudul Pernikahan Dini bersama Agnes Monica. Film yang cukup booming ini menceritakan dua insan manusia yang saling jatuh cinta. Karena sudah kebelet cinta, mereka akhirnya memutuskan menikah meskipun masih berusia muda. Nah, alih-alih menjalani rumah tangga yang bahagia, mereka malah dihadapkan dengan berbagai permasalahan. Terkadang, mereka berdua bertengkar.

Berbekal bermain sinetron tersebut, Alul pastinya sadar kalo menjalani pernikahan dini itu sebenarnya nggak enak banget. Alul pastinya nggak mau pemuda-pemudi Kabupaten Bandung merasakan pengalaman pahit menjalani pernikahan usia dini. Iya kan, Lul?

Di Kabupaten Bandung, pernikahan usia dini memang menjadi hal yang sangat serius. Berdasarkan Putusan MA, batas usia maksimal pernikahan itu 19 tahun. Di Kabupaten Bandung, pernikahan di bawah batas usia ini lumayan banyak. Pengadilan Agama setempat, dilansir dari situs Ayobandung.com, mencatat ada 462 ajuan pernikahan di bawah batas usia pada awal 2020 hingga Agustus.

Jadi, daripada bikin program muluk-muluk yang belum tentu berhasil, lebih baik luncurkan program menghapus pernikahan usia dini. Toh, Alul sudah pernah merasakan pahitnya pernikahan dini meskipun hanya dalam film.

#2 Cari botol jin

Pada 1996, Sahrul Gunawan bermain sinetron berjudul Jin dan Jun. Sahrul bermain sebagai seorang anak SMA bernama Junaedi yang akrab dipanggil Jun. Awal kisah sinetron ini bermula dari Jun yang tanpa sengaja menemukan botol aneh. Tanpa disadari olehnya, ternyata ada jin yang terkurung dalam botol tersebut selama ribuan tahun. Jun mengusap-ngusap botol ini kemudian keluar seorang jin.

Karena merasa telah dibebaskan, Jin ini ingin membalas terima kasih dengan membantu segala permasalahan Jun. Jadi, bila Jun sedang menghadapi permasalahan, maka si Jin ini siap menolongnya. “Ting” suara si jin sambil merem. Permasalahan pun auto-beres. Sejak itu, keduanya berteman akrab ibarat Nobita dan Doraemon.

Berbekal bermain film ini, Alul pastinya sadar kalo punya jin itu pasti enak banget. Jin mampu menyelesaikan segala permasalahan. Nah, bila Alul berhasil menjadi Wakil Bupati Kabupaten Bandung, pastinya akan dihadapkan dengan berbagai permasalahan misalnya banjir.

Untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan tersebut, daripada bikin program muluk-muluk yang belum tentu berhasil, mending cari aja botol itu. Siapa tahu, botol jin ini memang benar-benar ada. Kalo Sahrul Gunawan berhasil menemukan botol ini, pastinya dia akan menerima penghargaan sebagai wakil bupati paling berprestasi di Indonesia. Bahkan, bisa saja menerima penghargaan wakil bupati paling berprestasi di seantero dunia.

#3 Optimalkan kemampuan akting untuk berbohong

Alul adalah aktor berpengalaman. Alul sudah bermain banyak sinetron. Nah, Alul bisa memanfaatkan kemampuan aktingnya ini untuk hal yang sedikit nakal. Yaitu, untuk membohongi masyarakat. Dengan kemampuan akting yang luar biasa, pastinya masyarakat nggak akan sadar kalo Alul sebenarnya sedang berbohong. Inilah skill yang seharusnya dioptimalkan olehnya.

Sebagai pendatang baru di dunia politik, wajar kalo Sahrul Gunawan akan banyak berbuat kesalahan. Apalagi Alul belum berpengalaman memimpin rakyat. Misalnya, salah menetapkan program, nah, salah menetapkan program bisa menurunkan citranya di mata rakyat yang dipimpinnya. Pada titik inilah, Alul bisa memanfaatkan skill aktingnya untuk membohongi masyarakat. Alul bisa berbohong kepada masyarakat kalo program tersebut adalah program yang tepat.

Itulah, tiga saran bagi Sahrul Gunawan bila berhasil menjabat Wakil Bupati Kabupaten Bandung. Dengan saran-saran ini, Alul pasti akan menjadi wakil bupati yang sukses. Nah, apakah dia akan berhasil? Kita tunggu saja.

Sumber gambar: Instagram @sahrulgunawanofficial

BACA JUGA Pernyataan Pak Muhadjir Masuk di 9GAG, Siapa yang Akan Menyusul? dan tulisan Rahadian lainnya.

Baca Juga:  Setiap Orang Punya Nama, Kenapa Masih Memanggil dengan Profesi?

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

---
6


Komentar

Comments are closed.