Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Rumah Kaca, Hotel Melati Legendaris di Tengah Pusaran Prostitusi Kota Malang

Iqbal AR oleh Iqbal AR
6 September 2022
A A
Rumah Kaca, Hotel Melati Legendaris di Tengah Pusaran Prostitusi Kota Malang Terminal Mojok

Rumah Kaca, Hotel Melati Legendaris di Tengah Pusaran Prostitusi Kota Malang (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Apa yang terlintas di kepala kalian jika mendengar “rumah kaca”? Perubahan iklim? Wahana permainan di tempat wisata? Atau malah grup musik indie-rock kenamaan asal Jakarta? Semuanya benar, dan nggak salah kalau kalian kepikiran hal-hal itu ketika mendengar frasa “rumah kaca”. Lain halnya jika frasa “rumah kaca” diucapkan oleh sebagian besar orang di Malang, frasa tersebut merujuk pada sebuah hotel yang kerap dikaitkan dengan tempat prostitusi.

Sebagian besar orang Malang, terutama orang Malang asli, sebenarnya sudah tahu perihal rumah kaca ini sejak lama. Namun, kabar ini naik lagi ke permukaan gara-gara tangkapan layar sebuah konten TikTok yang diupload oleh akun @ngalamfess di Twitter. Gara-gara twit itu banyak orang jadi bertanya-tanya “rumah kaca” yang dimaksud dalam konten TikTok tersebut. Ada juga sih beberapa orang yang sudah tahu dan memberi petunjuk. Namun saya yakin, orang Malang asli pasti tahu lah apa maksud “rumah kaca” tersebut.

oyi ini maksudnya apa yaa? katanya anak malang can relate pic.twitter.com/pxqFq5Me2J

— NGALAMFESS (@ngalamfess) August 29, 2022

Jadi, “rumah kaca” yang dibicarakan banyak orang itu adalah sebuah hotel kelas melati dengan tarif sekitar 100 ribuan per malam (bisa juga sewa per 12 jam) yang berlokasi di daerah Blimbing, Kota Malang. Hotel ini berada di bagian utara Kota Malang dekat dengan jalur utama Surabaya-Malang.

Lantaran lokasinya yang dilalui banyak kendaraan dari luar kota, hotel ini kerap dijadikan tempat peristirahatan sementara (transit) kebanyakan orang. Oleh karena itu pula hotel ini bisa disewa dalam jangka pendek atau istilahnya short time.

Kalau gitu, kenapa disebut “rumah kaca”? Jadi gini, beberapa ornamen di dalam hotel tersebut—terutama di kamar—terbuat dari kaca. Apalagi di bagian langit-langit kamar yang entah kenapa harus diberi kaca. Mirip seperti hotel berbintang atau vila yang ada di Bali lah. Bedanya, ini hotel kelas melati dan lokasinya berada di dekat perbatasan kota. Gara-gara banyak ornamen kaca itulah hotel ini mendapat julukan “rumah kaca”.

Hotel ini sebenarnya termasuk hotel yang legendaris. Kita bisa melihatnya dari bangunannya yang bergaya klasik tapi nggak klasik-klasik amat. Dari fotonya saja kita sudah bisa merasakan vibe hotel yang lawas banget. Nggak cuma soal bentuk fisik bangunan, cerita-cerita yang tersemat pada hotel ini juga sudah melegenda, terutama bagi orang Malang.

Rumah Kaca dan Prostitusi

Mari masuk ke bagian penting tulisan ini, yaitu tentang cerita dan track record Rumah Kaca. Orang Malang mengenal hotel ini bukan hanya sebagai hotel transit dan hotel murah, namun juga sebagai hotel yang kerap jadi tempat prostitusi. Kalau menyebut “rumah kaca” di kalangan orang Malang, pasti sudah tahu arahnya ke mana. Praktik prostitusi yang terjadi di sini juga sudah ada sejak lama alias kaet biyen, Sam!

Baca Juga:

Alasan Wonogiri Masih dan Akan Selalu Jadi Ibu Kota Bakso Indonesia, Malang Minggir Dulu!

Sumbersari Malang yang Overrated Masih Jadi Daerah Paling Masuk Akal bagi Maba yang Baru Pertama Kali Merantau

Jangan bayangkan praktik prostitusi yang terjadi di sini seperti yang terjadi di lokalisasi. Praktik prostitusi di sini terjadi secara individual dan Rumah Kaca kebetulan jadi salah satu tempat praktik tersebut berjalan. Saya yakin, keterkaitan antara Rumah Kaca dengan prostitusi juga bukan sesuatu yang dikehendaki pihak hotel.

Namun istilah mestakung memang benar adanya. Bayangkan, lokasi Rumah Kaca ini jauh dari pusat kota. Lalu di sekitaran hotel dulu banyak sekali tempat hiburan mahal. Selain itu, harga sewa kamar yang ditawarkan juga sangat murah, bahkan kamar bisa disewa dalam jangka pendek atau short time. Seperti yang kita tahu, istilah short time dalam dunia penginapan erat kaitannya dengan hal-hal berbau prostitusi.

Maka nggak heran jika banyak pasangan muda-mudi—atau bahkan yang sudah nggak muda-mudi lagi—memilih Rumah Kaca sebagai tempat untuk memuaskan hasrat seksual mereka. Nggak cuma itu, para pekerja seks komersial atau pelaku open BO di wilayah Malang dan sekitarnya pun memilih hotel ini sebagai tempat mereka beroperasi. Lokasinya yang jauh dari pusat kota dan harganya yang murah tentu jadi pertimbangan utama. Paling harus was-was aja sih lantaran sudah beberapa kali ada razia yang menyasar hotel-hotel kelas melati seperti ini.

Itulah sedikit cerita mengenai Rumah Kaca di Malang yang erat kaitannya dengan prostitusi. Meski kalau bicara soal prostitusi di Malang, hotel ini masih kalah pamor dengan lokalisasi Suko, Kalibiru, atau Songgoriti yang memang sudah melegenda dan bahkan diketahui orang-orang dari luar Malang. Rumah Kaca ini skalanya kecil, dalam lingkup orang Malang saja. Yah, buat yang tahu-tahu aja, sih.

Penulis: Iqbal AR
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 5 Rekomendasi Hotel Murah Dekat Alun-alun Malang di Bawah 500 Ribuan.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 6 September 2022 oleh

Tags: check in di hotelhotel melatijawa timurMalangRumah Kaca
Iqbal AR

Iqbal AR

Penulis lepas lulusan Sastra Indonesia UM. Menulis apa saja, dan masih tinggal di Kota Batu.

ArtikelTerkait

5 Tempat Ikonik di Kediri yang Bisa Didatangi Wisatawan selain Simpang Lima Gumul

5 Tempat Ikonik di Kediri yang Bisa Didatangi Wisatawan selain Simpang Lima Gumul

18 November 2023
6 Jalan Nggak Rata di Surabaya yang Paling Parah

6 Jalan Nggak Rata di Surabaya yang Sering Dikeluhkan Warga

5 Maret 2022
Toilet Mall Berbayar di Malang, Pungutan yang Dinormalisasi Warga Malang tapi Aneh di Mata Orang Luar

Toilet Mall Berbayar di Malang, Pungutan yang Dinormalisasi Warga Malang tapi Aneh di Mata Orang Luar

27 September 2024
Pengalaman Berkunjung ke TPU Keputih Surabaya Tengah Malam Berujung Kena Mental dan Takut Beneran

Pengalaman Berkunjung ke TPU Keputih Surabaya Tengah Malam Berujung Kena Mental dan Takut Beneran

20 April 2024
Bakpao Telo: Oleh-Oleh Malang yang Sempat Jadi Primadona, tapi Kini Kehilangan Pesonanya Mojok.co

Bakpao Telo: Oleh-Oleh Malang yang Sempat Jadi Primadona, tapi Kini Kehilangan Pesonanya

7 Desember 2024
4 Hal yang Bakal Saya Rindukan setelah Lulus dari UM Malang

4 Hal yang Bakal Saya Rindukan setelah Lulus dari UM Malang

29 Oktober 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Dilema Hidup di Jaten Karanganyar: Asap dan Truknya Mengganggu, tapi Perputaran Uangnya Menyelamatkan Ribuan Rumah Tangga

Dilema Hidup di Jaten Karanganyar: Asap dan Truknya Mengganggu, tapi Perputaran Uangnya Menyelamatkan Ribuan Rumah Tangga

19 Mei 2026
Arsenal (Memang) Berhati Nyaman

Arsenal (Memang) Berhati Nyaman

20 Mei 2026
Mal-Mal Jombang Kelewat Jadul Bikin Warlok Lebih Senang Ngemal di Mojokerto atau Kediri Mojok.co

Mal-Mal Jombang Kelewat Jadul Bikin Warlok Lebih Senang Ngemal di Mojokerto atau Kediri

19 Mei 2026
Berhenti Jadi Kaum Mistika: Sigar Bencah Semarang Itu Angker karena Sudut Tanjakannya, Bukan Penampakan Tak Kasat Mata

Berhenti Jadi Kaum Mistika: Sigar Bencah Semarang Itu Angker karena Sudut Tanjakannya, Bukan Penampakan Tak Kasat Mata

14 Mei 2026
Bukan Cuma Sambal yang Manis, Chinese Food di Jogja Juga Ikutan Jadi Manis

Bukan Cuma Sambal yang Manis, Chinese Food di Jogja Juga Ikutan Jadi Manis

20 Mei 2026
Mending Naik Bluebird daripada Taksi Online untuk Lanjut Perjalanan dari Stasiun atau Bandara, Lebih Minim Drama Mojok.co

Mending Naik Bluebird daripada Taksi Online untuk Lanjut Perjalanan dari Stasiun atau Bandara, Lebih Minim Drama

14 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.