Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Sudah Saatnya Purworejo Turunkan Ego dan Belajar dari Kebumen daripada Semakin Tertinggal

Riko Prihandoyo oleh Riko Prihandoyo
12 April 2026
A A
Sudah Saatnya Purworejo Turunkan Ego dan Belajar dari Kebumen daripada Semakin Tertinggal Mojok.co magelang

Sudah Saatnya Purworejo Turunkan Ego dan Belajar dari Kebumen daripada Semakin Tertinggal (wikipedia.org)

Share on FacebookShare on Twitter

Kali ini Purworejo kalah dari Kebumen. 

Selama libur Lebaran 2026, ada satu fakta yang cukup menarik, sekaligus agak menyentil. Kabupaten Kebumen berhasil menempati peringkat pertama kunjungan wisata tertinggi di Jawa Tengah. Di bawahnya ada Klaten, lalu disusul Wonosobo. Salah satu penulis Terminal Mojok juga pernah membahasnya dengan apik dengan judul Kebumen Perlahan “Naik Kelas” dari Kabupaten Termiskin Jadi Daerah Wisata, Warlok yang Tadinya Malu Berubah Bangga.

Jujur, sebagai orang Purworejo saya iri dengan Kebumen. Kapan kampung halaman saya bisa “naik kelas” seperti Kebumen, terutama dalam hal pariwisata. Catatan itu seperti mengulang keresahan lama saya yang pernah dituliskan dengan judul Wisata Purworejo Kurang Menggoda Dibanding Daerah Plat AA Lain, padahal Potensial. Waktu itu saya kira masalahnya sebatas soal daya tarik yang kurang menjual. Namun, melihat kondisi sekarang, rasanya persoalannya lebih dalam dari itu.

Kebumen jauh lebih siap daripada Purworejo

Sebagai orang yang lahir dan besar di Purworejo, saya tidak bisa sepenuhnya cuek dengan kondisi kampung halaman. Terlebih, Purworejo sebenarnya punya potensi wisata yang nggak main-main. Coba sebut saja, kami punya pantai indah, pegunungan yang menarik, kulinernya pun menggoyang lidah. Lokasi-lokasinya pun mudah diakses alias tidak terpencil. Persoalannya cuma satu, semua itu hanya sebatas potensi, tidak pernah benar-benar dikelola dengan serius.

Ini jauh berbeda dengan Kebumen. Boleh dibilang, kondisi awal Purworejo sebenarnya lebih baik daripada Kebumen khususnya dalam hal akses. Namun, Kebumen mengelola wisatanya dengan lebih serius sehingga lebih kelihatan hasilnya. Mereka menata pantai-pantainya, membenani akses hingga menggencarkan prompsi. Kebumen pelan-pelan menunjukkan keseriusannya. Upaya untuk menggaet pengunjung terasa nyata. Orang-orang jadi nggak sekadar lewat di Kebumen, mereka ikut mampir. 

Kebumen yang sekarang terasa lebih siap. Wisatanya masih jauh dari kata sempurna memang, tapi setidaknya terlihat sudah ada arahnya. Hasilnya pun mulai kelihatan, orang datang, ramai, dan akhirnya jadi pembicaraan. 

Di titik ini rasanya Purworejo harus belajar dan melakukan perbaikan. Tidak usah jauh-jauh, cukup lihat ke tetangga sendiri: Kebumen. Belajar bahwa potensi itu tidak cukup kalau tidak diolah. 

Potensi saja tidak cukup

Sebagai orang Purworejo, tentu saya ingin daerah ini bisa lebih dari sekadar punya potensi. Karena jujur saja, kata “potensial” itu lama-lama terdengar seperti penghiburan. Seperti harapan kosong, ada kesempatan dan peluanganya, tapi tidak pernah benar-benar terwujud. Bukankah itu justru menyakitkan?

Baca Juga:

Pantai Menganti Kebumen, Pantai Terindah di Jawa Tengah, tapi Perjalanan ke Sana Adalah Simulasi Jantungan yang Dibungkus Liburan

Tutorial Menyelamatkan Purworejo: Jiplak Saja Wisata Kebumen dan Cara Magelang Menciptakan Lapangan Kerja

Kita tahu ada yang bisa dibanggakan. Namun, entah kenapa, belum pernah benar-benar dimaksimalkan. Mungkin memang sudah waktunya berhenti merasa cukup dengan potensi, dan mulai serius melihat bagaimana daerah lain bekerja. Perlu juga turunkan ego dan secara humblemengakui daerah ini kalah dari Kebumen yang pernah menyandang status daerah termiskin selama bertahun-tahun. 

Kalau tidak berubah secara besar-besaran, bukan tidak mungkin beberapa tahun ke depan Purworejo masih akan terjebak pada potensi dan tidak pernah benar-benar dikelola. Dan, ujung-ujungnya, Purworejo semakin tertinggal dibanding Kebumen, bahkan daerah-daerah lain. 

Penulis: Riko Prihandoyo
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Warga Pasar Minggu Jaksel Adabnya Nol Besar di Jalanan, Pantas Menyandang Gelar Paling Nggak Taat Aturan Lalu Lintas.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 12 April 2026 oleh

Tags: Kebumenpantaipantai kebumenpariwisataPurworejowisata kebumenwisata purworejo
Riko Prihandoyo

Riko Prihandoyo

Bekerja membantu usaha orang lain sambil menempuh pendidikan di Universitas Terbuka. Menulis ketika suasana hati memberi ruang, sembari terus belajar menyemangati diri sendiri.

ArtikelTerkait

Kebumen Bukan Sebatas Tempat Singgah di Antara Jogja & Purwokerto (Pexels)

Kebumen Layak Jadi Ibu Kota Provinsi, asalkan Memperbaiki Beberapa Hal yang Bikin Kebumen Tercoreng Citranya

17 Mei 2025
Sudah Jangan ke Wakatobi, Masih Banyak Wisata Lainnya

Sudah Jangan ke Wakatobi, Masih Banyak Wisata Lainnya

24 Juli 2022
Jalan Daendels, Jalan Penghubung Yogyakarta-Purworejo yang Mirip Simulasi Neraka

Jalan Daendels, Jalan Penghubung Yogyakarta-Purworejo yang Mirip Simulasi Neraka

30 Oktober 2023
Jalan Daendels Jogja Kebumen Makin Bahaya, Bikin Nelangsa (Unsplash)

Jalan Daendels Jogja Kebumen Sebetulnya Indah dan Menjadi Alternatif, tapi Bisa Menjadi Pembunuh bagi Pengendara yang Tidak Waspada

7 Mei 2024
Percayalah, Jangan Main ke Kebumen, Nanti Bakal Nyesel

Percayalah, Jangan Main ke Kebumen, Nanti Bakal Nyesel

21 Maret 2023
5 Pantai di Kebumen yang Bikin Wisatawan Lupa Pulang, Sayang Dilewatkan

5 Pantai di Kebumen yang Bikin Wisatawan Lupa Pulang, Sayang Dilewatkan

28 Juli 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Paris Van Java Mall Bandung: Estetik, tapi Sama Sekali Nggak Nyaman

Paris Van Java Mall Bandung: Estetik, tapi Sama Sekali Nggak Nyaman

18 Mei 2026
Bukan Cuma Sambal yang Manis, Chinese Food di Jogja Juga Ikutan Jadi Manis

Bukan Cuma Sambal yang Manis, Chinese Food di Jogja Juga Ikutan Jadi Manis

20 Mei 2026
Saya Pernah Kesal karena Dosen Slow Respon WA, Sampai Akhirnya Jadi Dosen Mojok.co

Pernah Benci Dosen yang Slow Respon Balas WhatsApp, Kini Saya Mengerti

22 Mei 2026
Nasib Peterongan Semarang: Dulu Pusat Cuan, Sekarang Terancam Jadi Kawasan Kumuh

Nasib Peterongan Semarang: Dulu Pusat Cuan, Sekarang Terancam Jadi Kawasan Kumuh

21 Mei 2026
4 Kelebihan Kuliah di Samarinda yang Bikin Kuliah di Jogja Jadi Kelihatan Biasa Saja

Samarinda Tidak Ramah buat Mahasiswa yang Tidak Bisa Naik Motor karena Tidak Ada Transportasi Umum yang Bisa Diandalkan!

21 Mei 2026
Jalan Ngluwar Magelang yang Bobrok Adalah Area Paling Cocok untuk Simulasi Ujian SIM  Mojok.co

Jalan Ngluwar Magelang yang Bobrok Adalah Area Paling Cocok untuk Simulasi Ujian SIM 

21 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.