Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Sambatan Warga Gunungkidul: Lamanya Durasi Perbaikan Jalan di Bukit Bintang Bikin Warga Harus Ngelus Dada Tiap “Turun Gunung”

Delima Purnamasari oleh Delima Purnamasari
4 November 2023
A A
Sambatan Warga Gunungkidul: Lamanya Durasi Perbaikan Jalan di Bukit Bintang Bikin Warga Harus Ngelus Dada Tiap "Turun Gunung"

Sambatan Warga Gunungkidul: Lamanya Durasi Perbaikan Jalan di Bukit Bintang Bikin Warga Harus Ngelus Dada Tiap "Turun Gunung" (Dokumentasi Pribadi)

Share on FacebookShare on Twitter

Keresahan ini sesungguhnya sudah berlangsung lama, tetapi tak saya acuhkan karena khawatir dicap nggak memiliki kepribadian nrimo khas warga KTP DIY. Sungguh, keadaanlah yang membuat saya tak mampu lagi memendam semua keresahan dalam hati ini. Oleh karena itu, biarkan saya mengawali sambatan warga Gunungkidul soal perbaikan jalan di area Bukit Bintang ini.

Lamanya durasi perbaikan jalan di area Bukit Bintang

Jalan utama ini diperbaiki sejak bulan Agustus 2023 kemarin hingga sekarang. Jalan dibagi menjadi dua. Satu sisi untuk lewat pengendara, sedang sisi lainnya dilakukan perbaikan. Satu sisi jalan telah rampung dan kini tengah dilakukan perbaikan untuk sisanya.

ADVERTISEMENT

Mekanisme buka tutup diberlakukan di sini. Untuk mereka yang datang dari arah Bantul, akan diberhentikan di sekitar tugu Gunungkidul. Sedangkan pengendara dari arah Wonosari, berhenti di depan Masjid Al-Huda. Mekanisme ini berlaku 24 jam karena pemugaran dilakukan tanpa henti. Ada petugas di setiap sisi pemberhentian yang mengatur durasi dan kerapian para pengendara.

Saya memperkirakan durasi menunggu giliran jalan antara 15-20 menit pada jam-jam sibuk. Sedangkan untuk tengah malam, bisa sangat pendek, cuma sekitar 2 menit. Lama tidaknya pengendara menunggu tentu tergantung waktu sampai di lokasi pemberhentian. Menurut pengamatan saya, ada beberapa kegiatan yang kerap dilakukan pengendara sembari menunggu giliran buka jalan.

Pertama, tentu saja merokok. Mereka yang berada di barisan paling depan nggak perlu buru-buru karena satu batang rokok bisa dihabiskan tepat waktu.

Kedua, bermain gawai. Entah untuk mengeluarkan unek-unek soal macet, bikin konten, atau sekadar scrolling media sosial.

Ketiga, mencoba melipir tipis-tipis melewati pembatas sebelum tiba giliran jalan. Meski begitu, perlu mental kuat karena kadang petugas jaga akan memberikan respons yang galak.

Keempat, beli makanan. Saya sempat menemukan penjual buah yang mengitari antrean para pengendara di siang hari. Macet dan panas luar biasa ternyata jadi peluang usaha. Luar biasa!

Baca Juga:

Tahlilan di Sumatera beda dengan di Jawa, tidak 7 hari penuh dan dihadiri perempuan

Sebagai warga Jogja, pantai Bantul lebih menarik untuk dikunjungi dibanding pantai Gunungkidul

Dari semua kegiatan itu, saran saya, matikan mesin motor ketika kalian berada di barisan depan. Selain menghemat bensin, juga berfungsi agar kegiatan selingan yang dilakukan bisa lebih santai.

Perlu diketahui bahwa perbaikan jalan nggak hanya ada di antara dua titik buka tutup tersebut. Apabila pengendara dari arah Wonosari Gunungkidul setelah melewati Bukit Bintang, maka akan terdapat proyek pembangunan penahan longsor. Kehati-hatian dan kesabaran amat diperlukan karena material bangunan ada di kanan kiri jalan.

Pembangunan yang kota sentris

Perbaikan jalan di area Bukit Bintang sesungguhnya nggak akan sekrusial ini jika ada tatanan kota yang merata. Praktik kota sentris membuat banyak warga Gunungkidul mesti “turun gunung” setiap hari.

Baca halaman selanjutnya: Contohnya saya kuliah di Kabupaten Sleman…

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 4 November 2023 oleh

Tags: bukit bintangGunungkiduljalanperbaikan jalanWonosari
Delima Purnamasari

Delima Purnamasari

Lebih dikenal sebagai Pudell. Membawa renjana (passion) jurnalisme sejak bangku kuliah, kini mendedikasikan diri untuk berkarya dan meraih kesejahteraan melalui kekuatan kata-kata.

ArtikelTerkait

tanaman teh-tehan mojok.co

Tanaman Teh-tehan: Pagar Rumah khas Masyarakat Pedesaan yang Kian Terpinggirkan

25 Maret 2022
Jalan Semarang-Demak, Jalan Paling Bikin Emosi di Jawa Tengah

Jalan Semarang-Demak, Jalan Paling Bikin Emosi di Jawa Tengah

15 September 2023
3 Alasan Orang Kota Jogja Lebih Suka Piknik ke Gunungkidul dibandingkan Kulon Progo

3 Alasan Orang Kota Jogja Lebih Suka Piknik ke Gunungkidul dibandingkan Kulon Progo

23 November 2024
Selamatan Orang Meninggal di Gunungkidul: Tradisi Baik yang Berubah Jadi Ajang Adu Gengsi

Selamatan Orang Meninggal di Gunungkidul: Tradisi Baik yang Berubah Jadi Ajang Adu Gengsi

1 Mei 2024
Pengantin Baru Dilarang Lewat 3 Jalan di Jogja Ini karena Bisa Celaka

Pengantin Baru Dilarang Lewat 3 Jalan di Jogja Ini karena Bisa Celaka

4 Februari 2024
4 Alasan Gunungkidul Nggak Perlu Bangun Mal, Salah Satunya Merugikan Warga Bumi Handayani!

4 Alasan Gunungkidul Nggak Perlu Bangun Mal, Salah Satunya Merugikan Warga Bumi Handayani!

12 Mei 2025
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi menyepelekan mahasiswa Administrasi Pemerintahan bukti dia keliru memahami jurusan ini Mojok.co

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi menyepelekan mahasiswa Administrasi Pemerintahan bukti dia keliru memahami jurusan ini 

22 Agustus 2026
4 menu kuliner lokal yang cocok pakai label Gacoan (Wikimedia Commons)

Selain mie dan bakso, ini 4 menu kuliner lokal yang cocok pakai label Gacoan

24 Agustus 2026
Selain rumah makan Padang, usaha fotokopi juga identik dengan orang Minang Mojok.co

Selain rumah makan Padang, usaha fotokopi juga identik dengan orang Minang

23 Agustus 2026
Klaten yang dahulu bukanlah yang sekarang, kini semakin hidup dan berkembang Mojok.co

Klaten yang dahulu bukanlah yang sekarang, kini semakin hidup dan berkembang

24 Agustus 2026
Pengalaman pertama kali menginap di hotel kapsul dekat Stasiun Tugu Jogja. Nyaman sih, tapi nggak cocok untuk berlama-lama Mojok.co

Pengalaman pertama kali menginap di hotel kapsul dekat Stasiun Tugu Jogja. Nyaman sih, tapi nggak cocok untuk berlama-lama

22 Agustus 2026
Gara-gara industri, matcha kini jadi overrated (Unsplash)

Matcha layak dicintai, hanya saja industri membuatnya jadi overrated

23 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=vCYB_q60eug


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.