Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Sambatan Warga Gunungkidul: Lamanya Durasi Perbaikan Jalan di Bukit Bintang Bikin Warga Harus Ngelus Dada Tiap “Turun Gunung”

Delima Purnamasari oleh Delima Purnamasari
4 November 2023
A A
Sambatan Warga Gunungkidul: Lamanya Durasi Perbaikan Jalan di Bukit Bintang Bikin Warga Harus Ngelus Dada Tiap "Turun Gunung"

Sambatan Warga Gunungkidul: Lamanya Durasi Perbaikan Jalan di Bukit Bintang Bikin Warga Harus Ngelus Dada Tiap "Turun Gunung" (Dokumentasi Pribadi)

Share on FacebookShare on Twitter

Contohnya saya yang kuliah di Kabupaten Sleman. Untuk sekadar nongkrong dan ngopi juga kerap melaju ke kota. Begitu pula tetangga saya yang mesti “turun gunung” menuju Berbah untuk bekerja di sebuah usaha penatu rumahan.

Jalan yang menghubungkan Piyungan dengan Patuk ini terkenal padat oleh sepeda motor, bus, hingga truk. Rute yang penuh kelok dengan tanjakan kerap kali membuat kendaraan besar yang menuju ibu kota Kabupaten Gunungkidul, Wonosari, mogok dan bahkan terguling. Kondisi itu pernah saya alami ketika ingin turun gunung. Jalanan yang sudah padat menjadi macet total karena truk menutup jalan yang hanya satu sisi. Petugas jaga berteriak-teriak menyuruh pengendara lain putar balik. “Telung jam nek meh ngenteni neng kene,” teriaknya.

Banyak pengendara yang tak sabaran dan menyelip-nyelip membuat keadaan makin runyam. Saya sendiri memutuskan untuk mengikuti arahan petugas dan mengambil jalan alternatif yang tak ramah bagi pengendara berkemampuan rendah seperti saya.

Kondisi kendaraan mogok sehingga membuat jalanan semakin macet bukan fenomena baru. Kejadian itu sempat membuat warung sayur di dekat rumah saya terlambat buka karena perjalanannya pulang dari kulak di Pasar Piyungan terhambat.

Sebelum perbaikan ini, jalanan di area Bukit Bintang memang kerap rusak. Kerusakannya biasanya jalanan ambles dengan lubang di sana sini. Saya sendiri pernah lewat sana dengan kondisi jalanan becek, dan itu jelas membahayakan. Di masa-masa itu pula dilakukan tambal sulam berulang kali.

Warga Gunungkidul yang setiap hari “turun” harus bersabar dan memaklumi kemacetan. Menurut beberapa berita yang saya baca, terdapat aliran air di bawah jalanan ini sehingga keadaan jalanan selalu basah dan cepat rusak.

Sebagai warga Gunungkidul, kami berharap banyak

Menurut saya, wajar rasanya jika warga Gunungkidul berkendara dengan ngebut lantaran untuk sekali jalan “turun gunung” kami perlu menghabiskan waktu 1-2 jam. Keponakan saya, seorang siswi SMP di Jogja, bisa menggeber motornya hingga 70-80 km/jam setiap hari. Stigma ugal-ugalan memang kerap dilekatkan pada para wong nggunung. Perjalanan jauh ditambah dengan macet sesungguhnya berpeluang membuat jarum spidometer kami bergerak makin ke kanan.

Perbaikan jalan di area Bukit Bintang kali ini memang terlihat paling niat. Hal ini saya nilai dari pengangkatan keseluruhan aspal lama, melakukan pengedukan, dan penggunaan alat berat. Karena itu, setelah dua pengorbanan rakyat—uang dari pajak dan mental menghadapi kemacetan—semoga jalanan penghubung Gunungkidul dan Jogja ini awet sungguhan.

Baca Juga:

5 Keanehan Lokal Jogja yang Nggak Pernah Saya Temukan di Semarang tapi Malah Bikin Bahagia

4 Culture Shock yang Saya Rasakan sebagai Orang Demak Saat Pertama Kali Main ke Pantai Gunungkidul

Ketika jalanan sudah beres, harapannya dapat ditunjang dengan pengadaan transportasi umum yang terintegrasi. Uang yang tipis bisa awet karena tak lagi habis untuk membeli bensin, mengganti oli, dan servis kendaraan. Setelahnya lagi, semoga pembangunan infrastruktur lain dibangun secara merata agar warga Gunungkidul tak lagi tua di jalan. Kalau sudah begitu, saya dan banyak orang ber-KTP DIY nggak hanya terampil untuk nrimo susah, tetapi juga bisa nrimo keadaan yang senang.

Penulis: Delima Purnamasari
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Mengenal Gunungkidul, Kabupaten (yang Dianggap) Gersang yang Ternyata Dulunya Dasar Laut.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 4 November 2023 oleh

Tags: bukit bintangGunungkiduljalanperbaikan jalanWonosari
Delima Purnamasari

Delima Purnamasari

Lebih dikenal sebagai Pudell. Membawa renjana (passion) jurnalisme sejak bangku kuliah, kini mendedikasikan diri untuk berkarya dan meraih kesejahteraan melalui kekuatan kata-kata.

ArtikelTerkait

Rasulan Gunungkidul: Tradisi Baik yang Berubah Jadi Ajang Adu Gengsi

Rasulan Gunungkidul: Tradisi Baik yang Berubah Jadi Ajang Adu Gengsi

17 Maret 2023
Jalan Semarang-Demak, Jalan Paling Bikin Emosi di Jawa Tengah

Jalan Semarang-Demak, Jalan Paling Bikin Emosi di Jawa Tengah

15 September 2023
5 Nama Jalan Unik dan Aneh di Semarang, Ada Jalan Macet hingga Tanjakan Luna Maya Mojok.co

5 Nama Jalan Unik dan Aneh di Semarang, Ada Jalan Macet hingga Tanjakan Luna Maya

14 Februari 2025
Bangunjiwo Bantul Problematik: Daerahnya Makin Modern, tapi Infrastruktur Nggak Memadai bantul jogja

Bangunjiwo Bantul Problematik: Daerahnya Makin Modern, tapi Infrastruktur Nggak Memadai

23 Desember 2023
4 Tradisi Upacara Kematian di Gunungkidul selain Tabur Uang Recehan Terminal Mojok

4 Tradisi Upacara Kematian di Gunungkidul selain Tabur Uang Recehan

6 Februari 2022
Alun-alun Gunungkidul: Kawasan Terbuka Rasa Gurun Sahara yang Punya Potensi Jadi Peternakan Unta

Alun-alun Gunungkidul: Kawasan Terbuka Rasa Gurun Sahara yang Punya Potensi Jadi Peternakan Unta

11 November 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Organisasi Mahasiswa Ekstra Kampus: Teriak Melawan Penindasan di Luar, tapi Seniornya Jadi Aktor Penindas Paling Kejam organisasi mahasiswa eksternal organisasi kampus

Organisasi Mahasiswa Itu Candu, dan Jabatan di Kampus Itu Jebakan yang Pelan-pelan Mematikan

18 Mei 2026
Unpopular Opinion: Kajian Ustaz Hanan Attaki Itu Bukanlah Pengajian Agama pengajian berbayar

Maaf Saya Berubah Pikiran, Konsep Pengajian Berbayar Memang Lebih Masuk Akal dan Layak untuk Diikuti

16 Mei 2026
4 Soto Khas Semarang yang Wajib Dicicipi Wisatawan Minimal Sekali Seumur Hidup Mojok.co

4 Soto Khas Semarang yang Wajib Dicicipi Wisatawan Minimal Sekali Seumur Hidup

12 Mei 2026
Low Maintenance Friendship: Tipe Pertemanan Dewasa yang Minim Drama, Cocok untuk Orang-Orang Usia 30 Tahunan Terminal

Low Maintenance Friendship: Tipe Pertemanan Dewasa yang Minim Drama, Cocok untuk Orang-Orang Usia 30 Tahunan

15 Mei 2026
Tanjakan Gombel Semarang: Bukan Kerajaan Wewe, tapi Saksi Bisu Jejak Sejarah dan Nadi Utama Kota Semarang

Tanjakan Gombel Semarang: Bukan Kerajaan Wewe, tapi Saksi Bisu Jejak Sejarah dan Nadi Utama Kota Semarang

17 Mei 2026
Kos Putri Tempat Tinggal yang Terlihat Ideal untuk Perempuan Perantau, tapi Aslinya Bikin Malas Mojok.co

Kos Putri yang Terlihat Ideal untuk Perempuan Perantau Aslinya Bikin Malas

18 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.