Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Blora Memang Banyak Kekurangan, tapi Jangan Diprotes Terus, dong!

Rudy Tri Hermawan oleh Rudy Tri Hermawan
11 Desember 2023
A A
Blora Memang Banyak Kekurangan, tapi Jangan Diprotes Terus, dong! Mojok.co

Blora Memang Banyak Kekurangan, tapi Jangan Diprotes Terus, dong! (wikipedia.org)

Share on FacebookShare on Twitter

Blora, kabupaten kecil yang berbatasan dengan Bojonegoro, memang banyak kekurangannya. Tulisan Mas Ahmad Nur Luqman di Terminal Mojok dengan judul Keluh Kesah Hidup di Blora: Jalan yang Tak (Pernah) Mulus dan Pariwisata yang Itu-itu Saja sudah menjelaskan beberapa persoalannya. Tulisan itu mengomentari jalanan Blora yang kerap rusak hingga klub bola yang kurang mendapat perhatian dari pemerintah. 

Sebagai sesama warga Blora, saya mengapresiasi kritik dan saran dalam tulisan tersebut. Saya pun relate dengan keluh kesahnya terkait pembangunan infrastruktur jalan. Namun, soal jalanan dan destinasi wisata, saya rasa kita perlu memberikan apresiasi juga selain kritikan pedas. Di bawah ini saya jelaskan beberapa alasannya. 

Jalan di Blora memang buruk, tapi itu ada alasannya

Jalanan yang buruk ada banyak penyebabnya. Ada yang memang tidak terurus oleh pemerintah setempat, ada yang karena kendala lain. Untuk Blora, saya rasa pemerintah sudah ada upaya untuk memperbaikinya, hanya saja terkendala secara biaya sehingga mempunyai ketergantungan tinggi pada bantuan pemerintah pusat atau pihak lain. Upaya pemkab Blora memperbaiki jalan terlihat dari beberapa langkah yang pernah dilakukan.

Pertama, peningkatan status jalan Cepu-Blora menjadi jalan nasional. Sebagai seorang pendatang yang berasal dari Bojonegoro, saya pasti menggunakan ruas jalan Cepu-Blora untuk pulang kampung. Tiga belas tahun yang lalu ketika saya menginjakkan kaki pertama kali di Blora, ruas jalan Cepu-Blora rusak parah. Saya sampai malas untuk pulang ke Bojonegoro karena jalan berlubang di sana-sini. 

Akan tetapi, setelah ruas jalan Cepu-Blora menjadi jalan nasional pada tahun 2016, perlahan tapi pasti jalan yang rusak tersebut diperbaiki. Hasilnya bisa dirasakan oleh masyarakat saat ini.

Kedua, kolaborasi Pemkab Blora dan Pemkab Bojonegoro dalam membangun jalan penghubung Jembatan Tembusan Bojonegoro-Blora (TBB) ke Bandara Ngloram, Cepu.  Proyek senilai Rp 34 Miliar iru berasal dari Bantuan Keuangan Pemkab Bojonegoro kepada Pemkab Blora untuk membangun 4 ruas jalan yaitu Menden-Ketuan, Ketuan-Panolan, Panolan-Klagen, dan Sidorejo-Kenongogong. 

Ketiga, dukungan pemerintah pusat melalui Kementerian PU & PR kepada Pemkab Blora. Seperti yang dilansir pada https://pu.go.id , dukungan pemerintah pusat kepada Kabupaten Blora diwujudkan melalui Inpres jalan daerah di tahun 2023 berupa rekonstruksi ruas jalan Wulung-Klatak sepanjang 10,88 km, ruas jalan Purwodadi-Wirosari-Blora sepanjang 3,40 km dan ruas jalan Purwodadi-Wirosari-Blora 1 sepanjang 3,15 km.

Baca halaman selanjutnya: Desa wisata yang kian …

Baca Juga:

Kecamatan Pedan Klaten: Tempat Tinggal Terbaik di Kabupaten Klaten yang Asri, Nyaman, Penuh Toleransi, dan Tidak Jauh dari Kota

Kebumen, Kabupaten yang Cantiknya Keterlaluan tapi Nggak Bisa Menjual Dirinya Sendiri

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 12 Desember 2023 oleh

Tags: blorajalanjawa tengahpemeritnah kabupatenpemkabnwisata
Rudy Tri Hermawan

Rudy Tri Hermawan

Seorang akuntan yang hobi menulis.

ArtikelTerkait

Candimulyo, Surganya Durian dari Magelang Terminal Mojok

Candimulyo, Surga Durian dari Magelang

28 Januari 2023
Liburan Nataru Tidak Cocok untuk Semua Orang, Banyak yang Memilih di Rumah Saja Mojok.co

Liburan Nataru Tidak Cocok untuk Semua Orang, Banyak yang Memilih di Rumah Saja

27 Desember 2023
Plang Tempik Gundul dan Salah Kaprah Lainnya tentang Gunungkidul Terminal Mojok.co

Plang Tempik Gundul dan Salah Kaprah Lainnya tentang Gunungkidul

25 Maret 2022
Aib Kota Pekalongan yang Sampai Sekarang Masih Menghantui (Unsplash)

Aib Kota Pekalongan yang Sampai Sekarang Masih Menghantui

13 Maret 2023
Ayam Goreng Pak Supar Semarang, Kuliner Legendaris Idola Wisatawan Terminal Mojok

Ayam Goreng Pak Supar Semarang, Kuliner Legendaris Idola Wisatawan

28 April 2022
Sudah Jangan ke Wakatobi, Masih Banyak Wisata Lainnya

Sudah Jangan ke Wakatobi, Masih Banyak Wisata Lainnya

24 Juli 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Dibanding Surabaya dan Semarang, Jogja Masih Jadi Pilihan Terbaik untuk Kuliah Mojok.co

Long Weekend Itu Memang Menyenangkan, kecuali untuk Warga Jogja

7 Mei 2026
UT Adalah Teman bagi Orang-orang yang Mengejar Mimpi dalam Sunyi Mojok

UT Adalah Teman bagi Orang-orang yang Mengejar Mimpi dalam Sunyi

9 Mei 2026
Sisi Gelap Gamping Sleman yang Jarang Dibicarakan Orang

Gamping, Gerbang Masuk Barat sekaligus Tempat Bersejarah di Jogja yang Kehilangan Harga Dirinya

7 Mei 2026
Orang Jakarta Baperan: Panggilan ‘Aku-Kamu’ Dikira PDKT, padahal Itu Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar Mojok.co

Orang Jakarta Baperan: ‘Aku-Kamu’ Dikira PDKT, padahal Itu Panggilan dalam Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar

8 Mei 2026
Slow Living di Gamping Itu Nyata, Asal Kamu Tidak Jadi Warga Lokal Mojok.co

Slow Living di Gamping Itu Nyata, Asal Kamu Tidak Jadi Warga Lokalnya

11 Mei 2026
Dilema Jawa Murtad di Gunungkidul Lidah Sumatra Jadi Petaka (Wikimedia Commons)

Dilema “Jawa Murtad” di Gunungkidul: Ketika Lidah Sumatra Menjadi Petaka

7 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.