Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus Pendidikan

Panduan untuk Survive Selama KKN bagi para Introvert

Bella Yuninda Putri oleh Bella Yuninda Putri
24 Desember 2022
A A
Panduan untuk Survive Selama KKN bagi para Introvert Terminal Mojok

Panduan untuk Survive Selama KKN bagi para Introvert (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Mahasiswa introvert yang khawatir bakal sulit beradaptasi saat KKN merapat dulu sini.

Beberapa bulan lalu saya baru saja kembali menginjakkan kaki di Surabaya setelah mengemban amanah untuk melaksanakan salah satu tri dharma perguruan tinggi, yakni KKN. Lega rasanya bisa kembali menikmati kesendirian setelah hampir satu bulan harus tinggal bersama orang lain yang sifatnya beragam.

Banyak orang beranggapan KKN adalah masa paling menyenangkan selama kuliah. Konon, kegiatan ini adalah ajang pencarian jodoh paling jitu lantaran kita bisa bertemu dengan mahasiswa dari fakultas lain sehingga membuka peluang untuk berkenalan dengan banyak orang. Tak sedikit pula orang yang memberi kesaksian bahwa akhirnya dia bertemu pasangannya kini melalui KKN.

Terus terang saya cukup terhibur dengan banyaknya cerita soal KKN. Saya juga setuju dengan pendapat yang mengatakan bahwa kegiatan ini memang bagus untuk menambah kenalan baru, syukur-syukur kalau beneran bisa ketemu jodoh juga. Namun, kita lupa bahwa realitas KKN yang sebenarnya penuh dengan perjuangan, ketidaknyamanan, hingga stres.

Mungkin bagi sebagian orang, kegiatan sekali seumur hidup saat menjadi mahasiswa ini bukan masalah besar. Tapi, gimana kalau kegiatan ini dilakukan oleh anak introvert yang nggak punya banyak kenalan sekaligus sulit berbaur. Apalagi saat KKN kita dituntut untuk hidup beriringan dengan teman-teman baru selama beberapa waktu. Tentu orang-orang introvert seperti saya ini mengalami kesulitan selama beradaptasi.

Sebagai seorang introvert, saya merasa perlu membagikan beberapa tips agar mahasiswa introvert seperti saya yang hendak KKN bisa tetap waras selama menjalankan kegiatan ini. Tips yang saya bagikan ini berasal dari pengalaman saya selama KKN kemarin.

Pertama, bawalah barang yang bisa menghibur kalian Hal ini bisa sangat membantu kalau-kalau energi kalian sudah mulai habis atau bahkan menerobos batas toleransi.

Kalau kalian senang membaca buku, sebelum berangkat KKN, pastikan buku yang kalian bawa cukup tebal. Atau kalau perlu bawa hingga dua atau tiga buah buku biar kalau sedang gabut, sedih, atau stres, kalian bisa mengalihkan perasaan-perasaan tersebut dengan membaca.

Baca Juga:

Jurusan Ekonomi Pembangunan Menyadarkan Saya kalau Kemiskinan Itu Bukan Sekadar Orang yang Tidak Punya Uang

Begini Rasanya Dapat Dosen Pembimbing Skripsi Seorang Dekan Fakultas, Semuanya Jadi Lebih Lancar

Kalau hobi nonton film, jangan langganan Netflix atau Disney+ dulu sebab jaringan internet di tempat KKN seringnya ngajak gelut. Download saja film atau drama kesukaan kalian. Syukur-syukur kalau drama yang kalian download episodenya sampai ribuan kayak sinetron Tukang Bubur Naik Haji.

Kedua, kalau kalian sudah merasa tertekan dan sedih, segera chat atau telepon teman dekat, saudara, atau orang tua. Hidup berdampingan bersama orang baru memang butuh tenaga, dan seorang introvert perlu tenaga berkali-kali lipat untuk itu.

Dalam beradaptasi pun kita masih harus tersandung hal-hal kurang menyenangkan yang seringnya bikin diri ini berakhir lelah dan tak jarang menangis. Maka daripada stres karena memendam kesedihan, keluarkan saja dengan curhat ke teman terdekat. Silakan marah, sambat, misuh sepuasnya, asalkan jangan sampai terdengar teman sekelompok KKN, ya. Bisa berakhir adu jotos kalau sudah begini.

Ketiga, cari tempat yang nyaman untuk menyendiri saat tiba di lokasi KKN nanti atau istilah bekennya anak Jaksel biar bisa recharge diri. Semakin tertutup dan sepi tempatnya biasanya semakin cocok buat jiwa-jiwa introvert. Lumayan buat recharge diri sambil baca buku, kan?

Keempat, cobalah untuk berbaur. Iya, saya tahu, berbaur dengan orang lain itu sulitnya nggak bisa dinalar. Apalagi kalau sudah membahas urusan baur-membaurnya anak introvert dan ekstrovert yang seperti air dan minyak. Bakal lebih serem lagi kalau sekelompok dengan ketua BEM yang hari-harinya mengumandangkan persatuan, kesatuan, kekeluargaan, sama rasa sama rata, atau apa pun itu yang seringnya nggak pro-introvert. Waduh.

Eh, tapi berbaur bukan cuma perkara kehadiran fisik ketika ada forum, lho. Meski berat, cobalah pelan-pelan bergabung dan ikut mendengarkan cerita teman-teman lainnya saat KKN. Nanti pasti kalian akan terbiasa.

Keempat tips di atas sudah saya praktikkan sendiri sewaktu KKN kemarin. Lumayan berhasil, setidaknya bikin saya bertahan sampai akhir.

Penulis: Bella Yuninda Putri
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA KKN: Tak Lebih dari Ajang Adu Gengsi dan Bikin Konten.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 24 Desember 2022 oleh

Tags: IntrovertKKNMahasiswa
Bella Yuninda Putri

Bella Yuninda Putri

Seorang Gen Z. Doyan menulis nonfiksi, fiksi, sampai puisi. Suka membahas topik seputar budaya, bahasa, dan keseharian di masyarakat.

ArtikelTerkait

kuliah online

Kuliah Online Sampai Akhir Tahun, Kosan Tetep Harus Dibayar walau Nggak Diisi, Hiks

16 Juni 2020
jurusan ilmu komunikasi

Kuliah Jurusan Ilmu Komunikasi yang Disangka Belajar Ngomong Doang

18 Maret 2020
3 Fakultas Paling Wibu di UGM

3 Fakultas Paling Wibu di UGM

12 Juli 2023
Wisuda Hanya Sebuah Seremoni, Rayakan Secukupnya Tak Perlu Berlebihan b

Wisuda Hanya Sebuah Seremoni, Rayakan Secukupnya Tak Perlu Berlebihan

30 Maret 2023
Ironi Mahasiswa Jurusan Pendidikan: Buangan dan Tidak Ingin Menjadi Guru Mojok.co

Ironi Mahasiswa Jurusan Pendidikan: Buangan dan Tidak Ingin Menjadi Guru

1 November 2023
agama sebagai obat bius

Ketika Agama Dijadikan Obat Bius untuk Kasus Dosen Predator

21 Mei 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Spot Jogja yang Jadi Populer karena Sosok Pak Duta Sheila On 7 Mojok.co

4 Spot Jogja yang Jadi Populer karena Sosok Pak Duta Sheila On 7

10 Januari 2026
5 Hal yang Bikin Orang Kebumen Terlihat Santai, padahal Sebenarnya Sedang Bertahan Hidup

5 Hal yang Bikin Orang Kebumen Terlihat Santai, padahal Sebenarnya Sedang Bertahan Hidup

9 Januari 2026
Toyota Veloz, Mobil yang Sangar di Jalan Datar tapi Lemas di Tanjakan

Toyota Veloz, Mobil yang Sangar di Jalan Datar tapi Lemas di Tanjakan

11 Januari 2026
3 Peraturan Tidak Tertulis Makan Ramen di Golden Geisha Jogja agar Tidak Kecewa Mojok.co

3 Peraturan Tidak Tertulis Makan Ramen di Golden Geisha Jogja agar Tidak Kecewa

5 Januari 2026
Menjadi Perawat di Indonesia Adalah Kursus Sabar Tingkat Dewa: Gaji Tak Sebanding dengan Beban Kerja yang Tak Manusiawi

Menjadi Perawat di Indonesia Adalah Kursus Sabar Tingkat Dewa: Gaji Tak Sebanding dengan Beban Kerja yang Tak Manusiawi

5 Januari 2026
5 Hal yang Tidak Orang Katakan Soal Beasiswa LPDP Mojok.co

5 Hal yang Orang-orang Jarang Katakan Soal Beasiswa LPDP

10 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Lalu-lalang Bus Pariwisata Jadi “Beban” bagi Sumbu Filosofi Jogja, Harus Benar-benar Ditata
  • Sensasi Pakai MY LAWSON: Aplikasi Membership Lawson yang Beri Ragam Keuntungan Ekslusif buat Pelanggan
  • Super Flu yang Muncul di Jogja Memang Lebih Berat dari Flu Biasa, tapi Beda dengan Covid-19
  • Derita Anak Bungsu Saat Kakak Gagal Penuhi Harapan Orang tua dan Tak Lagi Peduli dengan Kondisi Rumah
  • Nasib Sarjana Kini: Masuk 14 Juta Pekerja Bergaji di Bawah UMP, Jadi Korban Kesenjangan Dunia Kerja
  • Mengajari Siswa Down Syndrome Cara Marah, karena Dunia Tidak Selalu Ramah

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.