Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Hewani

Panduan Memahami Bahasa Kucing biar Makin Akrab

Anisah Rosa Damayanti oleh Anisah Rosa Damayanti
1 Oktober 2021
A A
Panduan Memahami Bahasa Kucing biar Makin Akrab terminal mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Kalau pengin lebih akrab sama kucing, pelajari dulu bahasa mereka.

Kucing termasuk ke dalam jenis hewan mamalia karnivora yang berhabitat di darat, serta biasanya berbaur dengan manusia. Bila melihat pada sejarahnya, kucing sebenarnya merupakan hewan predator yang hebat dan sering dimanfaatkan sebagai pengusir tikus oleh orang-orang Mesir. Namun, karena sifatnya yang mudah beradaptasi, kucing akhirnya hidup berbaur dengan manusia dan dijadikan sebagai hewan peliharaan.

Selain dijadikan sebagai hewan peliharaan, kucing juga dijadikan teman oleh para pencinta kucing. Perilaku kucing yang lucu dan menggemaskan bisa membuat manusia merasa gemas dan ingin mengajaknya bermain, bahkan tidak sedikit yang sering mengajak kucing berbicara layaknya manusia. Untuk bisa mengajaknya bermain dan berbicara kita harus akrab dulu dengan kucing. Agar lebih akrab dengan kucing kita harus memahami bahasa kucing. Memangnya seperti apa sih bahasa kucing? Yuk, belajar memahami bahasa kucing.

#1 Meowing atau mengeong

Suara meowing atau mengeong adalah salah satu bentuk komunikasi kucing dengan manusia. Bisa dibilang meongan kucing yang disebut dengan meowing ini adalah suara yang paling sering dikeluarkan oleh kucing. Selain bentuk komunikasi kucing kepada manusia, meowing juga bentuk komunikasi yang dilakukan anak kucing kepada induknya.

Biasanya kucing mengeong bila minta diberi makan atau diajak bermain dan dielus. Mungkin bila diartikan meongan kucing itu seperti: “Halo, aku lapar, nih. Beri aku makan, dong” atau “Aku bosan, ayo ajak aku main.” Namun, terkadang kucing yang mengeong berlebihan bisa jadi salah satu pertanda bahwa kucing sedang merasa kesakitan atau kesepian.

#2 Purring

Suara kucing saat sedang purring juga sering disebut sebagai suara kucing mendengkur atau ngorok lantaran suaranya yang mirip dengan dengkuran manusia ketika tidur. Suara ini biasanya dikeluarkan kucing ketika mereka sedang merasa nyaman dan bahagia. Misalnya, saat kucing makan makanan enak yang mereka sukai atau saat dielus.

Namun jangan salah, kadang suara mendengkur ini dikeluarkan kucing dengan tujuan untuk menenangkan diri dan mengurangi stres. Misalnya, saat kucing sedang merasa gelisah, panik, atau ketakutan. Suara dengkuran yang dikeluarkan kucing tersebut memiliki efek yang menenangkan bagi mereka.

#3 Chattering atau chirping

Suara yang disebut dengan chattering atau chirping ini biasanya dikeluarkan kucing ketika mereka melihat sesuatu yang menarik. Misalnya, saat kucing melihat mangsa seperti cicak, tikus, atau burung. Saat menemukan kucing yang sedang melihat cicak di dinding terkadang kita mendengar mereka mengeluarkan suara seperti mengekek, nah suara itulah yang disebut dengan suara chattering atau chirping.

Baca Juga:

Tetangga yang Nggak Niat Mengurus Hewan Peliharaan Wujud Kehidupan Tanpa Adab: Kalau Nggak Niat Pelihara, Mending Nggak Usah

Rela Utang Koperasi Kantor demi Biaya Berobat Kucing yang Sudah seperti Keluarga, Saya Dicap Nggak Waras dan Bodoh

#4 Yowling atau mengoceh

Suara kucing saat yowling ini mirip dengan suara mengeong, namun lebih bulat dan bernada. Ocehan kucing ini merupakan salah satu bentuk komunikasi antarsesama kucing. Komunikasi ini biasanya dilakukan kucing saat mereka sedang ingin kawin atau sedang berkelahi untuk mempertahankan wilayah kekuasaannya. Jadi, kalau menemukan kucing lagi yowling atau mengoceh jangan diganggu, ya, karena masalah yang sedang mereka bahas serius, hehehe.

#5 Growling dan hissing

Jenis komunikasi kucing yang terakhir ini dikeluarkan kucing saat mereka sedang marah atau terancam dan mempertahankan diri. Suara yowling dan hissing kucing juga biasanya disebut dengan mendengus—orang Jawa sering menyebutnya mbekos. Dari suaranya, kita sudah akan mengetahui bahwa kucing sedang marah dan kesal.

Bentuk komunikasi yang menunjukkan ekspresi kekesalan dan kemarahan tersebut bisa dikeluarkan kucing saat bertemu manusia, hewan lain, atau sesama kucing yang membuat mereka merasa terancam. Bila diartikan suara dengusan kucing ini mungkin seperti, “Pergi sana, jangan dekat-dekat bila kamu tidak ingin terluka!” Sadis juga ya kucing kalau lagi marah.

Ternyata setiap suara yang dikeluarkan kucing itu punya maksud yang berbeda-beda, ya. Jadi, sudah mulai paham kan apa saja maksud dari suara-suara yang dikeluarkan kucing? Semoga setelah membaca tulisan ini kita bisa lebih memahami maksud dan keinginan dari hewan yang menggemaskan satu ini.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 1 Oktober 2021 oleh

Tags: Bahasahewan peliharaanKucing
Anisah Rosa Damayanti

Anisah Rosa Damayanti

Lulusan ilmu sosial yang menikmati proses memahami manusia dan realitas sosial, serta lebih nyaman bekerja dalam suasana yang tenang dan fokus.

ArtikelTerkait

Tulungagung

Suwung dan Kosakata Khas Tulungagung Lainnya

27 November 2021
Kritter Klub: Opsi Sarana Edukasi Biar Masyarakat Indonesia Nggak Begundal-Begundal Amat!

Kritter Klub: Opsi Sarana Edukasi Biar Masyarakat Indonesia Nggak Begundal-Begundal Amat!

17 Februari 2020
ciu

Viral Kucing Ras Dicekoki Miras Ciu: Kebelet Terkenal Apa Gimana Ya?

17 Oktober 2019
Kata ‘Aing’ dan ‘Dia’ dalam Bahasa Sunda Banten Aslinya Nggak Kasar, Bro! terminal mojok.co

Kata ‘Aing’ dan ‘Dia’ dalam Bahasa Sunda Banten Aslinya Nggak Kasar, Bro!

5 Februari 2021
shiro aturan pelihara anjing di jepang shibuya hachiko mojok

Shiro, Shinchan, dan Aturan Memelihara Hewan di Jepang

1 Agustus 2021
Pelihara Anjing Bukan Berarti Anda Kaya, Tolong dong Jangan Cuma Dijadikan Pemanis Lifestyle! terminal mojok

Pelihara Anjing Bukan Berarti Anda Kaya, Tolong dong Jangan Cuma Dijadikan Pemanis Lifestyle!

6 September 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Hal Menjengkelkan yang Saya Alami Saat Kuliah di UPN Veteran Jakarta Kampus Pondok Labu

Kuliah di Jakarta: Sebuah Anomali di Tengah Pemujaan Berlebihan terhadap Jogja dan Malang

26 April 2026
Film Horor “Songko” Memberi Kesegaran yang Menakutkan (Unsplash)

Film Horor “Songko” Memberi Kesegaran yang Menakutkan dari Cerita Rakyat Minahasa dan Membebaskan Kita dari Kebosanan Horor Jawa

23 April 2026
6 Dosa Penjual Cilok yang Bikin Pembeli Kapok Jajan Lagi Mojok.co

6 Dosa Penjual Cilok yang Bikin Pembeli Kapok Jajan Lagi 

21 April 2026
4 Alasan Samarinda Ideal untuk Bekerja, tapi Tidak untuk Menua

Curahan Mahasiswa Baru Samarinda: Harus Mencicil Motor karena Tak Ada Kendaraan Umum di Samarinda, padahal Bukan Orang Berduit

22 April 2026
Cepu, Kecamatan di Blora yang Paling Pantas Dikasihani Mojok.co

Satu Dekade Merantau, Transportasi Umum di Blora Masih Gaib dan Jalanannya Bikin Cepat Menghadap Tuhan

24 April 2026
Purwokerto Dipertimbangkan Orang Kota untuk Slow Living, Warlok: Bisa Jadi Masalah Baru Mojok.co

Purwokerto Jadi Tempat Slow Living Orang Kota, Warlok: Bisa Jadi Masalah Baru

22 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Kasih Tip Rp5 Ribu ke Driver Ojol Tak Bikin Rugi tapi Bikin Hidup Lebih Bermakna di Tengah Situasi Hidup yang Kacau
  • Tahlilan Ibu-ibu di Desa: Kegiatan Positif tapi Sialnya Jadi Kesempatan buat Flexing Perhiasan, Mengorek Aib, hingga Saling Paido
  • Merawat Nilai Luhur di Dalam Candi Plaosan agar Tak Memudar Seiring Zaman
  • Bagi Pelari Kalcer, Kesehatan Tak Penting: Gengsi dan Diterima Sirkel Elite Jadi Prioritas Mereka
  • 4 Jurusan Kuliah yang Kerap Disepelekan tapi Jangan Dihapus, Masih Relevan dan Dibutuhkan di Bisnis Rezim Manapun
  • UU PPRT Menyelamatkan Manusia dari Perbudakan Modern: Harus Kita Rayakan, Meski Jalan Kemenangan Masih Panjang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.